IAIN Surakarta Pertama Kukuhkan Perempuan Guru Besar
Kampus IAIN Surakarta. (Iainsurakarta.ac.id)

Solopos.com, SOLO — Institut Agama Islam Negeri Surakarta mengukuhkan Erwati Aziz sebagai guru besar bidang Ilmu Studi Islam di Fakultas Ushuluddin dan Dakwah. Erwati Aziz merupakan perempuan guru besar pertama di IAIN Surakarta.

Rektor IAIN Surakarta Mudofir, dalam pidato pengukuhan yang diselenggarakan Rabu (17/2/2021) pekan lalu berharap dengan bertambahnya guru besar tersebut semakin meneguhkan IAIN Surakarta sebagai lingkungan akademik yang produktif menuju perubahan lembaga IAIN menjadi universitas.

Baca Juga: Peluang Bisnis Air Minum Isi Ulang

“Kita juga harus senantiasa berusaha menjadi intelektual yang mampu mengolah informasi dan pengetahuan menjadi tindakan moral dan sebagai sarana memberikan kemaslahatan sebesar-besarnya untuk masyarakat,” imbuhnya sebagaimana dikutip dari laman resmi IAIN Surakarta.

Sementara itu, dalam pengukuhan itu Erwati Aziz menyampaikan orasi berjudul “Metode Integratif Sebuah Solusi Penafsiran Ayat-Ayat yang Tampak Kontradiktif”.

Ayat Kontradiktif

Menurutnya, Alquran merupakan pedoman hidup umat manusia yang di dalamnya tidak ada pertentangan sebagaimana dijamin oleh Allah SWT. Namun, secara tekstual di dalam Alquran terdapat ayat-ayat yang tampak kontradiktif sehingga dapat menimbulkan kesalahpahaman.

“Metode integratif merupakan sebuah metode merangkai kaidah atau teori untuk menyatukan pemahaman dalam menafsirkan ayat-ayat Alquran yang tampak kontradiktif melalui beberapa tahap, yakni melacak keberadaan ayat-ayat yang tampak kontradiktif, tabulasi ayat-ayat yang tampak kontradiktif, identifikasi ayat-ayat yang tampak kontradiktif, analisis perbandingan antara ayat-ayat yang tampak kontradiktif, dan analisis kritis terhadap ayat-ayat yang tampak kontradiktif. Sebagai suatu produk ijtihadi, adanya kelebihan dan kekurangan merupakan suatu hal yang lumrah,” ujarnya.

KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Solopos



Berita Terkini Lainnya








Kolom