Ilustrasi kebakaran hutan. (JIBI/Solopos/Antara/Dok.)

Solopos.com, KLATEN –Musibah kebakaran melanda hutan milik Perhutani di barat Embung Krikilan, Desa Krikilan, Bayat, Sabtu (21/9) pukul 13.15 WIB. Luas lahan yang terbakar mencapai kurang lebih 5 hektare.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Solopos.com, warga di Krikilan dikagetkan dengan kondisi hutan milik Perhutani yang terbakar di siang bolong. Melihat hal itu, warga melapor ke sukarelawan di Bayat.

 

Kebakaran Merbabu Tak Kunjung Padam, Pemkab Boyolali Tetapkan Status Darurat

Viral Foto Sepatu Jokowi Sebelum dan Sesudah Masuk Lokasi Kebakaran Hutan

Setelah Merbabu, Kebakaran Landa Candi Gedong Songo

 

Sukarelawan dan elemen masyarakat lainnya bahu-membahu memadamkan kobaran api secara manual. Kobaran api dapat padam sekitar pukul 15.30 WIB. Hingga berita ini ditulis, belum diketahui pasti penyebab terjadinya kebakaran.

“Pemadaman dilakukan secara manual dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat. Di antaranya Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Klaten, Bagana Banser, KSB Pandanaran, Sukarelawan Sambilencir Krikilan, masyarakat peduli api (MPA), dan Tagana,” kata Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Klaten, Sri Yuwana Haris Yulianta, kepada Espos, Sabtu sore.

Terpisah saat dihubungi Solopos.com, menghubungi Camat Bayat, Edy Purnomo, belum memberikan jawaban detail terkait musibah kebakaran di Krikilan. Sebelumnya, pemerintah Kecamatan Bayat secara rutin mengingatkan warganya agar selalu waspada dan berhati-hati. Hal itu termasuk larangan membakar sampah secara sembarangan di musim kemarau.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten