Tutup Iklan
Kepala SMKN 1 Sragen Budi Isnanik menyerahkan potongan tumpeng nasi kuning dan lauknya kepada perwakilan sesepuh sekolah saat perayaan HUT ke-54 di halaman sekolah, Kamis (12/9/2019). (Solopos-Tri Rahayu)

Solopos.com, SRAGEN – Seribuan siswa merayakan HUT ke-54 SMKN 1 -sragen">Sragen di halaman sekolah, Kamis (12/9/2019). Pada perayaan HUT kali ini, Kepala SMK N 1 Sragen berharap siswanya mampu mempertahankan prestasi.

Perayaan hari ulang tahun (HUT) SMK N 1 -sragen">Sragen dilakukan Selasa-Rabu (10-11/9/2019). Acara puncaknya berupa pemotongan tumpeng oleh kepala sekolah disaksikan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Sragen Suwardi, Kepala Cabang Disdikbud Wilayah IV Karanganyar, komite sekolah, dan Lurah Sragen Wetan dan para kepala SMK/SMA tetangga

“Rangkaian HUT sudah dilakukan sejak Selasa-Rabu. Sebelumnya dilakukan lomba literasi, bazar, dan puncaknya diisi dengan seni pertunjukan dari 17 ekstrakurikuler yang dimiliki sekolah. Selain itu ada tampilan bintang tamu dari DJ Affandi Yuda Solo, Goes Star Tangerang, dan KMB Campursari Gedruk Kedawung,” ujar Ketua Panitia HUT sekaligus Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 1 Sragen, Winardi, kepada Solopos.com.

Di usia lebih dari setengah abad itu Kepala SMKN 1 -sragen">Sragen, Budi Isnanik, berharap siswanya menang lomba kompetensi siswa (LKS) dan mempertahankan penghargaan sebagai Sekolah Berintegritas I dalam pelaksanaan UNBK.

“Kami ingin para siswa sekolah ini ada yang lolos menjadi juara dalam LKS. Dulu pernah maju ke provinsi dan nasional meskipun persiangannya luar biasa. Gengsinya SMK berada pada kejuaraan LKS itu,” ujarnya kepada Solopos.com.

Budi Isnanik mengatakan semua siswa di SMK N 1 -sragen">Sragen yang jumlahnya lebih dari 1.500 orang berhak mendapatkan sertifikat profesi setelah lulus. Sebelum mengikuti ujian nasional (UN), para siswa wajib mengikuti uji kompetensi profesi dari Lembaga Sertifikasi Profesional (LSP).

“Kami sudah memiliki LSP yang mendapat lisensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP)Jadi setelah lulus mereka sudah siap masuk dunia kerja karena memiliki sertifikasi kompetensi pada keahliannya. Sertifikasi itu jadi senjata ampuh saat memasuki dunia usaha,” katanya.

Sebagai kepala sekolah, Budi Isnanik, patut berbangga lantaran SMK N 1 -sragen">Sragen telah enam kali mendapat penghargaan sebagai Sekolah Berintegritas ujian nasional berbasis komputer (UNBK). Penghargaan tersebut diperoleh dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama enam tahun berturut-turut. Hal itu sekaligus membuat SMK N 1 -sragen">Sragen menjadi sekolah adiwiyata.

Sebagai informasi, ada enam kompetensi yang dimiliki SMKN 1 -sragen">Sragen yang dulunya merupakan SMEA, yakni kompetensi akuntansi, pemasaran, administrasi perkantoran, teknik komputer jaringan (TKJ), multimedia, dan tata busana.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten