HUT Ke-22, Solopos Merayakan Perubahan

Bertepatan hari jadi ke-22, Solopos memperkenalkan tiga situs barunya yakni Jeda.id, Newcapital.id, dan Ibukotakita sebagai simbol semangat baru dan perubahan tanpa meninggalkan akar koran.

HUT Ke-22, Solopos Merayakan Perubahan

SOLOPOS.COM - Presiden Direktur PT Aksara Solopos, Lulu Terianto, menyampaikan sambutan pada malam perayaan HUT ke-22 Solopos dengan tema Party Night di Griya Solopos, Solo, Kamis (19/9/2019). (Solopos-M. Ferri Setiawan)

Solopos.com, SOLO — Kerlip lampu mungil warna-warni berpendar memayungi lobi utama Griya Solopos, Kamis (19/9/2019) malam. Iringan musik dari band yang diawaki personel redaksi setempat melantunkan lagu-lagu akrab di kuping pecinta musik pop. Di sela-sela kesibukan merampungkan tenggat, para penghuni gedung di Jl. Adisucipto 190 itu sesaat melepas penat merayakan hari jadinya ke-22.

“Solopos, berubah!” Yel-yel tersebut berulang kali didengungkan di acara bertajuk Night Party itu. Diikuti kepalan sebelah tangan ke udara, tanda penuh semangat menghadapi dinamika industri media yang bergerak sangat cepat.

Senyum semringah dan tawa para karyawan pecah di sesi pemutaran pemenang Lomba Video HUT ke-22 Solopos. Mereka menyaksikan adu kreatif video kompetisi internal perusahaan bertema Perubahan, dengan ketentuan durasi maksimal 1 menit dan wajib diambil dengan telepon pintar.

Dari seratusan video yang diunggah ke akun Instagram masing-masing peserta, dipilih tiga video favorit dan tiga video terbaik. Di luar perkiraan, konten audio visual diganjar yang diapresiasi bukan didominasi divisi terkait editing, grafis, atau reportase. Mereka datang dari tim iklan sampai sirkulasi.

Tekniknya juga beragam; mulai dari stop motion dengan pengambilan gambar frame by frame, vlog, sampai mempercantik tampilan dengan efek spesial laiknya film aksi.

Seperti video Patriot 190 unggahan Adhika A.P. dari divisi layout yang menyabet Juara II. Dhika merancang konsep pahlawan super bertarung melawan musuh perubahan seperti sikap apatis dan era mager. Simbol tersebut digambarkan secara komikal dengan membuat kolase dari kertas yang digerakkan lewat teknik pengambilan gambar stop motion.

“Ide bikin video ini karena malu [nampang]. Terus kepikiran cari cara biar idenya lebih muda. Jadi pakai teknik ini,” tutur Dhika.

Sang jawara, Malida dari divisi iklan, juga membuat video transformasi perubahan media dari konvensional cetak ke digital lewat teknik sejenis. Berbeda dari karya Dhika, ia menyelipkan pesan kontemplatif alih-alih cemas memikirkan era shifting media, dibutuh aksi nyata untuk merespons perubahan.

Malida yang baru mengirimkan karyanya sehari jelang tenggat menyempatkan membuat videonya selepas pulang kerja mulai jam tujuh malam sampai pukul 11 malam. “Ini the power of kepepet. Bikinnya kayak tantangan buat menyemangati diri sendiri. Bisa enggak melakukannya. Ternyata memang harus berani dulu,” tutur dia.

Perubahan media tak hanya selebrasi. Namun juga menjadi keseharian awak redaksi. Reporter Desk Wonogiri, Rudi Hartono, merasakan betul perubahan pola pikir sebagai jurnalis cetak kini menjadi jurnalis kiwari yang mampu memenuhi tuntutan era digital.

“Awalnya merasa [jurnalisme] cetak superior. Seiring berjalannya waktu ketika menjalaninya, mindset berubah. Dulu bangga jadi HL [headline]. Sekarang pembaca online berlipat ganda. Tantangannya sekarang gimana enggak melulu ikut arus viral tapi bisa bikin sesuatu jadi viral,” ujar jurnalis dengan masa kerja nyaris satu dekade ini.

Bertepatan hari jadi ke-22, Solopos memperkenalkan tiga situs barunya yakni Jeda.id, Newcapital.id, dan Ibukotakita sebagai simbol semangat baru dan perubahan tanpa meninggalkan akar koran.

Pemimpin Perusahaan PT Aksara Solopos, Bambang Natur Rahadi, merasakan usia 22 tahun merupakan titik awal media yang diawakinya kembali ke semangat titik nol di era transisi media dari konvensional ke digital. “Ini jadi cara baru kita,” kata dia.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Aksara Solopos dan PT Aksara Dinamika Jogja, Lulu Terianto, menyampaikan gimmick seperti lomba video diharapkan turut memantik perubahan pola berpikir sampai bekerja. Dengan kreativitas, diharapkan karyawan bisa menaklukkan era perubahan media. “Kita semua punya mimpi besar,” pesannya.

Berita Terkait

Berita Terkini

Hukuman Dipotong 4,5 Tahun, Mantan Direktur RSUD Sragen yang Tersandung Kasus Korupsi Segera Bebas

Mantan direktur RSUD Sragen yang terlibat kasus korupsi segera bebas karena permohonan kasasi dikabulkan Mahkamah Agung.

Gerobak Bakul Cilok Jatuh Saat Diangkut Satpol PP, Isinya Berceceran di Jalan Bikin Netizen Emosi

Video viral gerobak cilok kuah yang diangkut mobil Satpol PP jatuh hingga isinya berceceran di jalan yang membuat netizen emosi.

Hati-Hati Lur! Begal Payudara Gentayangan di Grobogan, Ini Lokasinya

Begal payudara menghantui warga Grobogan, Jawa Tengah.

Tempati Posisi Ketiga, Rio Waida Harus Lalui Babak Eliminasi Selancar Olimpiade Tokyo 2020

Rio Waida harus melalui babak eliminasi pada putaran kedua karena berada di posisi ketiga pada putaran pertama.

Gregoria Mariska Lewati Tantangan Pertama di Olimpiade Tokyo Seusai Taklukkan Pemain Myanmar

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung melewati tantangan pertama setelah mengalahkan pemain asal Myanmar Thet Htar Thuzar.

Kisah Bagas Pemanah Indonesia di Olimpiade Tokyo: Anak Pak Bon SD Asal Klaten & Mantan Atlet Panahan Andalan Jateng

Kisah inspiratif tentang Bagas, atlet panahan Klaten, anak pak bon SD di Jatinom dan mantan atlet pemanah andalan Jateng yang berlaga di Olimpiade Tokyo.

Gawat! Lonjakan Kasus Positif Corona di Klaten Melampaui Kudus

Jumlah kasus Corona aktif di Klaten saat ini dinilai melebihi lonjakn kasus yang sempat terjadi di Kudus beberapa waktu lalu.

Beredar Selebaran Kritikan Penanganan Covid-19, Ini Tanggapan Kapolres Kudus

Polisi turun tangan menelusuri sejumlah selebaran berisi kritikan kepada pemerintah tertempel di sejumlah ruas jalan di Kudus.

Hotel dan RS di Solo Ini Buka Layanan Isoman, Segini Tarifnya

Hotel di Solo yang membuka layanan isolasi mandiri (Isoman) bekerja sama dengan rumah sakit untuk memantau kesehatan para tamu yang positif Covid-19 berstatus orang tanpa gejala (OTG).

Ortu Meninggal karena Covid-19, Bocah Yatim Piatu di Kaltim akan Dibantu Dinsos Sragen

Dinsos Sragen menindaklanjuti informasi adanya bocah berumur 10 tahun, Alviano Dafa Raharjo, yang menjadi yatim piatu karena ortu meninggal karena Covid-19.

Asale Pesanggrahan, Saksi Bisu Kejayaan Kopi di Desa Deles, Klaten pada Zaman Kolonial

Kawasan Pesanggrahan PB X di Deles, Klaten dikenal sebagai tempat yang berkaitan perkebunan kopi sekaligus tempat produksi.

WHO Ajak Seluruh Negara Lacak Asal Virus Corona

World Health Organization atau WHO menyerukan seluruh negara di dunia melacak asal-usul virus corona pemicu Covid-19.