Tutup Iklan

Solopos.com, SOLO – Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menandatangani Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu) tentang kebiri sebagai hukuman tambahan untuk pelaku kejahatan seksual. Tetapi apa sebenarnya hukuman kebiri itu?

Kebiri secara fisik dilakukan dengan memotong organ testis dan mengamputasinya untuk menekan produksi hormon testosteron. Kurangnya hormon tersebut akan menyebabkan pelaku kejahatan kehilangan dorongan seksual dan mandul permanen.

Sedangkan pada era modern seperti sekarang, hukuman kebiri dapat dilakukan secara kimiawi. Proses kebiri dilakukan dengan memasukkan zat kimia bernama antiandrogen ke dalam tubuh melalui suntikan maupun pil yang ditelan.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten