Kategori: Solo

Hujan Deras, Viaduk Gilingan Dan Beberapa Ruas Jalan Solo Tergenang


Solopos.com/Ichsan Kholif Rahman

Solopos.com, SOLO -- Beberapa ruas jalan di Kecamatan Banjarsari, Solo, tergenang air setinggi 30 sentimeter hingga 90 sentimeter menyusul hujan deras pada Minggu (7/3/2021) pukul 14.00 WIB.

Arus lalu lintas di kawasan Jl Ahmad Yani bahkan sempat dialihkan untuk menghindari genangan air di viaduk Gilingan. Anggota Patroli BPBD Solo, Hananto, kepada Solopos.com, mengatakan wilayah Solo timur hujan deras sekitar pukul 13.50 WIB.

Hujan yang sangat deras mengarah ke barat hingga mengakibatkan kawasan viaduk Gilingan tergenang pada pukul 14.15 WIB.

Baca Juga: Sangat Berbisa! 11 Ekor Ular Hijau Ekor Merah Ditemukan Di Lapangan Kampung Sewu Solo

"Saya tengah patroli langsung mengecek ke viaduk Gilingan. Ternyata benar, air sudah menggenang. Segera kami bersihkan saluran pembuangan air,” paparnya.

Jalan Sutan Syahrir, Solo, tergenang saat hujan deras, Minggu (7/3/2021). (Instagram @info.cegatan.solo)

Menurutnya, jalan viaduk Gilingan, Solo, tergenang dengan ketinggian air mencapai 90 sentimeter. Ia pun meminta petugas lain untuk mengalihkan arus lalu lintas.

Hananto menyebut sepeda motor dan mobil sedan tidak memungkinkan melalui viaduk. "Air di viaduk mengantre ke saluran, hujan sangat deras. Tadi kami siagakan satu truk tangki, tetapi dalam 60 menit air surut dan lalu lintas bisa dibuka,” paparnya.

Baca Juga: Hapus Stigma Kelompok Preman, 120-An Anggota DMC Awesome Soloraya Sumbangkan Darah

Pasar Legi

Hananto menambahkan beberapa ruas jalan di kawasan pasar darurat Pasar Legi Solo juga tergenang air setinggi 30 sentimeter. Ia memerinci ruas jalan yang tergenang yakni Jl Sutan Syahrir, Jl Abdurrahman Saleh, dan kawasan Jl Urip Sumoharjo.

“[Penanganan] Hanya pembersihan, ada tanah dan sampah. Jadi saya bersihkan, tetapi berhati-hati karena tidak jelas mana gorong-gorong dan genangan biasa,” imbuhnya.

Baca Juga: Inilah Sosok Bakul Ikan Segar Sukoharjo Yang Viral Gara-Gara Iklan Ala Kampanye

Menurutnya, saluran gorong-gorong tersumbat sehingga harus dibersihkan. Sementara itu, di rumahnya, kawasan Pucangsawit, Jebres, juga terjadi genangan air cukup tinggi.

Menurutnya, hal itu tidak pernah terjadi selama curah hujan tidak tinggi.

Share
Dipublikasikan oleh
Suharsih