Hujan Deras Disertai Angin, Billboard di Jalan Adi Sumarmo Colomadu Nyaris Ambruk
Anggota Polsek Colomadu dan Tim SAR Karanganyar Kecamatan Colomadu mengamankan lokasi billboard nyaris patah di Jalan Adi Sumarmo pada Kamis (19/11/2020). (Istimewa/Dokumentasi Polsek Colomadu)

Solopos.com, KARANGANYAR – Satu unit billboard di Jalan Adi Sumarmo Colomadu Karanganyar nyaris ambruk karena diterjang hujan disertai angin kencang pada Kamis (19/11/2020).

Cara Cegah Risiko Tertular Covid-19 Saat Bepergian

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari berbagai sumber, peristiwa itu terjadi saat hujan deras disertai angin melanda wilayah Kecamatan Colomadu pada Kamis sekitar pukul 15.00 WIB. Kapolsek Colomadu, Iptu Imam, mewakili Kapolres Karanganyar, AKBP Leganek Mawardi, membenarkan kejadian tersebut. Imam menuturkan tidak ada korban jiwa akibat kejadian itu.

"Wilayah Colomadu tadi sore itu hujan deras disertai angin kencang. Sekitar jam 15.00 WIB. Kemudian kami mendapat laporan bahwa billboard itu nyaris roboh. Kami dan Tim SAR Karanganyar ke lokasi untuk mengamankan lokasi kejadian dan mengatur lalu lintas," kata Imam saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Petugas polisi dan Tim SAR Karanganyar mengamankan lokasi billboard yang nyaris roboh. Menurut Imam, billboard itu belum roboh seluruhnya. Bagian kepala billboard masih terkait dengan tiang tetapi posisi kepala billboard nyaris patah.

Ganti Rugi Lahan Terdampak Tol Solo-Jogja di Colomadu Mulai Dibayarkan

"Tidak ada korban jiwa. Pas kejadian itu lalu lintas itu memang ramai tetapi lancar. Anggota langsung ke lokasi untuk mengatur lalu lintas," tutur dia.

Di Jalur Boyolali Karanganyar

Billboard yang nyaris roboh itu berada di lajur Boyolali-Karanganyar. Imam menceritakan bahwa bagian kepala billboard nyaris roboh ke arah jalan raya. Tetapi tidak menutup seluruh bagian jalan pada lajur tersebut. Hal senada disampaikan Koordinator Tim SAR Karanganyar Kecamatan Colomadu, Wartono.

Dia menyampaikan proses evakuasi masih berlangsung hingga pukul 19.30 WIB. "Dari pihak pemilik billboard sudah datang ke lokasi. Ini dipotong pada bagian yang patah. Pemotongan menggunakan alat las, alat berat. Tadi memang hujan deras dan angin kencang sekitar jam 15.00 WIB. Lalu kami dapat laporan ada billboard patah itu jam 15.30 WIB. Kami langsung ke lokasi untuk mengecek dan mengamankan lokasi," jelas Wartono saat dihubungi Solopos.com, Kamis.

Pembuatan Vaksin Sinovac untuk Lawan Covid-19 Diawasi Ketat

Menurut Wartono, patahan billboard mengenai bagian depan atau teras rumah warga. Tetapi, menurut dia, kerusakan tidak terlalu banyak. "Menimpa teras tetapi enggak banyak. Enggak menutup setengah jalan. Hanya menjorok sedikit ke jalan. Kami menghubungi pemilik billboard dan lapor ke BKD Karanganyar. Itu lokasi billboard ada di pintu masuk lapangan Pulosari, Malangjiwan," ujar dia.

Menurut Wartono kondisi billboard masih laik. Dia memprediksi billboard tersebut nyaris patah karena faktor alam. Kapolsek Colomadu, Iptu Imam, menambahkan bahwa pemilik billboard harus mengecek kondisi billboard masing-masing.

"Musim hujan, angin. Billboard yang lama dan sudah tidak laik ya harus diganti. Dicek lagi jangan sampai terjadi roboh, patah. Kalau ada korban kan bahaya."



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom