Hujan dan Angin Kencang Landa Grobogan, Pohon Tumbang Timpa Rumah

Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, mengakibatkan sejumlah pohon tumbang ke jalan dan rumah.

 Pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang menimpa dapur rumah milik Sudarmin di Desa Klambu, Kecamatan Klambu, Grobogan, Sabtu (27/11/2021). (PMI Grobogan)

SOLOPOS.COM - Pohon tumbang akibat hujan dan angin kencang menimpa dapur rumah milik Sudarmin di Desa Klambu, Kecamatan Klambu, Grobogan, Sabtu (27/11/2021). (PMI Grobogan)

Solopos.com, PURWODADI – Hujan deras disertai angin kencang melanda Kecamatan Klambu, Kabupaten Grobogan, Sabtu (27/11/2021). Akibat kejadian tersebut sejumlah pohon tumbang. Menyebabkan kemacaten di jalur Purwodadi-Kudus.

Selain itu, akibat pohon yang tumbang menimpa dapur rumah warga hingga mengalami kerusakan. Kemudian akibat terjangan angin kencang, sejumlah genting rumah warga rusak. Bahkan parkiran di SDN 2 Klambu ambruk.

Kepala Pelaksana Badan Penanunggalangan Bencana Daerah atau BPBD Grobogan, Endang Sulistyoningsih menyebutkan, Kecamatan Klambu terdampak hujan dan angin kencang. Akibatnya beberapa pohon tumbang ke jalan Purwodadi-Kudus, sehingga menimbulkan kemacetan.

Baca juga: Mantap! Ikut Vaksinasi, Warga Kudus Dapat Sepeda Motor

Kapolsek Klambu, Iptu Ma’arif menjelaskan, akibat hujan deras dan angin kencang pohon mahoni di sebelah timur KUD Klambu, roboh menutup jalan Purwodadi-Kudus. Hal ini mengakibatkan kemacetan arus lalu lintas.

“Namun kemacetan tidak berlangsung lama. Karena anggota Polsek Klambu, dibantu warga, sukarelawan, BPBD Grobogan, dan PMI melakukan pemotongan ranting dan batang pohon,” jelas Kapolsek Klambu.

Menurut Endang, dari pendataan ada lima pohon yang tumbang akibat angin kencang saat hujan mengguyur Kecamatan Klambu. Selain menyebabkan kemacetan, juga merusak rumah dan parkiran sekolah dasar.

Baca juga: Pengembala Kambing di TPA Ngembak Grobogan Temukan Mayat Bayi

pohon tumbang Grobogan
Pemotongan batang pohon yang tumbang melintang di Jalan Purwodadi-Kudus di Kecamatan Klambu, Grobogan, Sabtu (27/11/2021). (PMI Grobogan)

“Angin kencang menyebakan genting rumah warga rusak. Angin juga menyebabkan parkiran di SDN 2 Klambu roboh. Saat kejadian tidak aktivitas pembelajaran di sekolah tersebut,” ujarnya.

Pohon tumbang akibat angin kencang juga menimpa salah satu rumah warga. Rumah tersebut milik Sudarmin, warga Dusun Krajan Timur, Desa Klambu. Menyebabkan dapur di rumah tersebut rusak parah.

Menurut Endang, untuk pohon tumbang yang menimpa dapur rumah Sudarmin sudah tertangani. Warga diingatkan untuk selalu waspada adanya fenomena La Nina, berupa hujan deras dan angin kencang.

 

 

 

Berita Terkait

Espos Plus

Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

+ PLUS Rehabilitasi Pencandu Narkoba Lebih Efektif Secara Sukarela

Kesukaleraan menjalani rehabilitasi lebih efektif mengentaskan pencandu narkoba. Pendekatan hukum acap kali membuat pengguna narkoba tiarap dan enggan melaporkan diri ke institusi penerima wajib lapor.

Berita Terkini

Wow, Tangkapan Ikan Hiu di Cilacap Capai 90 Ton

Jumlah tangkapan ikan hiu oleh nelayan di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, mencapai 90 ton.

Waspada! Omicron Sudah Masuk Jateng, 9 Orang Terpapar

Covid-19 varian Omicron telah terdeteksi menyebar di wilayah Jawa Tengah (Jateng), di mana 9 orang telah terpapar.

Ramalan Sabdo Palon Ini Terbukti Benar, Simak Kisahnya

Inilah deretan ramalan Sabdo Palon yang konon telah terbukti terjadi di Indonesia.

Murah, Biaya Hidup di Jawa Tengah Cuma Rp1 Jutaan?

Biaya hidup di Jawa Tengah yang diklaim sebagai salah satu yang termurah di Indonesia ternyata berkisar antara Rp1 jutaan.

Diklaim Termurah, Berapa Biaya Hidup di Jawa Tengah?

Inilah besaran biaya hidup di Jawa Tengah yang diklaim termurah se-Indonesia.

Biaya Hidup di Jawa Tengah Paling Murah Se-Indonesia?

Biaya hidup di Jawa Tengah diklaim menjadi salah satu yang terendah di Indonesia.

Ojo Sambat! Ini Cara Laporkan Jalan Rusak di Jateng Via Jalan Cantik

Begini mekanisme menyampaikan pengaduan tentang kondisi jalan rusak di Jawa tengah melalui aplikasi Jalan Cantik.

Soal Jalan Rusak di Jateng, Ganjar: Jangan Sampai Rakyat Celaka!

Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta masyarakat pro-aktif melaporkan kondisi jalan rusak agar tidak menimbulkan korban.

Ada Jalan Rusak di Jawa Tengah, Segera Lapor Via Aplikasi Jalan Cantik

Warga Jawa Tengah dapat melaporkan langsung kondisi jalan maupun jembatan yang rusak kepada pihak terkait melalui aplikasi Jalan Cantik.

Pemprov Jateng: Tol Yogyakarta-Bawen Berefek Positif ke Candi Borobudur

Pembangunan Tol Yogyakarta-Bawen disebut-sebut akan turut menunjang pariwisata di kawasan Candi Borobudur.

BNPB: Banjir di Pekalongan Berangsur Surut

BPBD Kabupaten Pekalongan melalui BNPB menginformasikan kondisi banjir yang melanda wilayah tersebut sejak Rabu (19/1/2022) sore.

Umbul Senjoyo Salatiga, Situs Peninggalan Pajang di Lereng Merapi

Umbul Senjaoyo di Kota Salatiga ini disebut-sebut sebagai situ peninggalan Kerajaan Pajang yang berada di kawasan timur lereng Gunung Merapi.

Banjir Landa Kota Pekalongan, Ratusan Warga Mengungsi

Hujan deras yang mengguyur Kota Pekalongan sejak Rabu (19/1/2022) sore hingga Kamis (20/1/2022) dini hari membuat sejumlah wilayah tergenang air atau dilanda banjir.

Diguyur Hujan, Kudus Dilanda Banjir & Longsor

Sekitar 200 unit rumah warga di Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah teredam banjir akibat curah hujan tinggi.

Wanita Boyolali Ngaku Diperkosa, Polda: Pelaku Bukan Polisi

Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol M. Iqbal Alqudusy, membantah pelaku yang diduga memperkosa wanita asal Simo, Boyolali, adalah anggota polisi.