HUJAN ASAM : Ribuan Ikan di Polanharjo Klaten Mati

 Musim penghujan mengundang mendung tebal di Solo, Senin (9/3/2015). (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Musim penghujan mengundang mendung tebal di Solo, Senin (9/3/2015). (Reza Fitriyanto/JIBI/Solopos)

Hujan asam membuat ribuan ikan di Desa Jimus, Polanharjo, Klaten, mati.

Solopos.com, KLATEN — Intensitas hujan yang meningkat beberapa waktu terakhir membuat ikan para peternak di wilayah Desa Jimus, Polanharjo, Klaten, mati. Guna mengantisipasi kerugian bertambah, peternak menabur garam di kolam mereka.

PromosiBorong Penghargaan, Tokopedia Jadi Marketplace Favorit UMKM

Salah satu peternak, Heru Subagiyo, 40, mengungkapkan matinya ikan-ikan di belasan kolam miliknya terjadi awal Maret lalu. Ia memelihara ikan nila serta bawal. Sebanyak 4 kuintal ikan berumur 1,5 bulan hingga 3 bulan mati. “Jumlahnya mencapai ribuan,” jelas Heru saat ditemui di Jimus, Sabtu (14/3/2015).

Akibat matinya ikan-ikan tersebut, Heru mengaku merugi hingga Rp6 juta. Nominal itu belum termasuk biaya pakan yang sudah dikeluarkan. “Padahal ada yang sudah memasuki panen. Saya juga sempat menawarkan ikan ke para pedagang. Belum sempat dibeli, ikan sudah mati,” ungkapnya.

Menurut dia, matinya ribuan ikan lantaran intensitas hujan yang mengguyur wilayah Jimus beberapa waktu terakhir meningkat. Hal tersebut membuat air kolam memiliki kadar asam tinggi.

Selain kadar asam meningkat, sirkulasi air yang tak lancar salah satunya akibat tumpukan sampah membuat kadar oksigen di dalam kolam berkurang. Alhasil, ikan-ikan sulit bernapas hingga mati. “Sebenarnya kalau aliran air cukup deras sehingga sirkulasi air lancar tidak masalah. Karena ada pergantian air,” urai dia.

Guna mengurangi risiko merugi akibat kondisi itu, Heru mengaku menabur garam grasak ke kolam setiap harinya. Penaburan garam tersebut dimaksudkan untuk menetralkan kandungan asam air. “Tentu ada biaya tambahan untuk itu [pembelian garam grasak],” katanya.

Kepala Desa Jimus, Harjono, mengungkapkan di wilayahnya terdapat 30an kolam budi daya ikan. Dari jumlah itu, ikan di 12 kolam mati beberapa waktu terakhir. Dia mengaku kondisi itu kerap terjadi ketika musim hujan tiba. Air hujan yang mengguyur kolam membuat kadar asam meningkat. “Kami berharap kedepan aliran air untuk daerah sini bisa lancar kembali sehingga para peternak tetap bisa panen maksimal ketika musim hujan tiba,” jelasnya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Berita Terkini

      Lawan Vietnam di Final Piala AFF U-16, Indonesia Yakin di Top Performa

      Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berjanji mendatangkan orang tua seluruh pemain Timnas Indonesia U-16 untuk menyaksikan penampilan anak-anak mereka di final.

      Tenang, Bos Indofood Sebut Harga Indomie Tidak akan Naik 3 Kali Lipat

      Direktur PT Indofood Sukses Makmur Tbk. (INDF) Franciscus Welirang memastikan harga mi instan Indomie tidak akan meningkat sampai 3 kali lipat sebagaimana dikhawatirkan publik belakangan.

      Hadapi Barito Putera, Seto Berharap Mental PSS Sleman di Level Terbaik

      PSS Sleman berharap mental dan psikologi pemain berada di level terbaik saat menghadapi PS Barito Putera, Sabtu (13/8).

      Simak! Ini Wilayah Semarang yang Alami Pemadaman Listrik Hari Ini

      Sejumlah wilayah di Kota Semarang bagian barat akan mengalami pemadaman listrik pada hari ini, Kamis (11/8/2022).

      Pembebasan Lahan Underpass Joglo, Sejumlah Aset Pemkot Solo Ikut Kena

      Sejumlah bangunan dan aset milik Pemkot Solo bakal ikut terkena pembebasan lahan untuk pembangunan underpass di Simpang Joglo, Banjarsari.

      Catat! Berikut Prakiraan Cuaca di Madiun Kamis Ini

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Madiun pada 11 Agustus 2022.

      Pengacara Keluarga Usulkan Brigadir J Jadi Pahlawan Kepolisian

      Ferdy Sambo berpotensi sampai ke puncak karier sebagai orang nomor satu di Polri seperti halnya Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

      Ingin Juara Piala AFF U-16, PSSI Hadirkan Orang Tua Pemain ke Stadion

      Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan berjanji mendatangkan orang tua seluruh pemain Timnas Indonesia U-16 untuk menyaksikan penampilan anak-anak mereka di final.

      MPKU Muhammadiyah Berkomitmen Akselerasi Kesehatan Umat

      Majelis Pembina Kesehatan Umum (MPKU) Muhammadiyah berkomitmen mengakselerasi kesehatan umat.

      Gantikan Robert, Budiman Dampingi Persib Bandung Hadapi PSIS Semarang

      Manajemen Persib Bandung melalui Komisaris Umuh Muchtar telah sepakat menunjuk pelatih interim yakni Budiman yang selama ini menjadi asisten pelatih Robert.

      Siapkan Payung! Prakiraan Cuaca Jogja Kamis Ini: Hujan Tipis Siang-Sore

      Berikut ini prakiraan cuaca di Kota Jogja pada Kamis 11 Agustus 2022.

      Guru TK Meninggal di Kamar Mandi, Diduga Dibunuh

      Jenazah guru TK itu ditemukan di kamar mandi rumahnya oleh ibu kandungnya.

      Soal Vietnam vs Thailand di Piala AFF U-19, PSSI Hormati Keputusan AFF

      Sekjen PSSI Yunus Nusi mengatakan sampai saat ini Indonesia merupakan bagian dari ASEAN dan tetap menjadi anggota AFF.

      Cuaca Boyolali Kamis 11 Agustus Ini: Berawan Pagi, Gerimis Sore Hari

      Prakiraan cuaca Boyolali hari ini, Kamis (11/8/2022), tersaji dalam artikel ini secara lengkap.

      Prakiraan Cuaca Solo Kamis 11 Agustus, Stabil Berawan Sepanjang Hari

      Prakiraan cuaca dari BMKG untuk Kota Solo pada hari ini, Kamis (11/8/2022), stabil berawan sepanjang hari.

      Simpang Joglo Solo Ditutup 1 Jam, Pengguna Jalan Pilih Jalur Alternatif

      Warga yang kerap melewati Simpang Joglo, Solo, memilih jalur alternatif saat penutupan simpang tersebut untuk switch over jalur KA selama satu jam, Rabu (10/8/2022).