Sebuah mobil Nissan Grand Livina milik Waka Humas Ponpes Dimsa Ustaz Khoiron tertimpa pohon saat parkir di halaman ponpes tersebut, Sabtu (23/3/2019). (Istimewa-Udi Riyanto)

Solopos.com, SRAGEN — Angin kencang menghajar Kota Sragen saat hujan deras mengguyur sekitar pukul 15.00 WIB, Sabtu (23/3/2019). Puluhan pohon di wilayah Kota Sragen tumbang melintang di jalan dan dua unit mobil ringsek lantaran tertimpa pohon.

Pohon tumbang itu terjadi mulai dari Jl. Sragen-Ngawi, Paldaplang, Ngrampal, Sragen; dekat terminal lama Kota Sragen; Jl. Raya Sukowati tepatnya depan roti pojok Sragne; depan Masjid Al Falaq Pilangsari, Ngrampal, selatan perlintasan kereta api (KA) Alun-alun Sasana Langen Putra, Jl. Ring Road utara timur Hotel Palma Sine, Sragen Kota; dan barat Poltas Sragen Kota.

Sementara itu, simpang tiga Tegrat ke utara hingga simpang tiga Tangkil lumpuh total. Pohon-pohon juga tumbang di depan Surya Motor Sragen; depan minimarket Indomart Gendingan belakang Pemkab Sragen; dekat IPHI Krpayak Sragen; sebelah utara simpang tiga tegrat Sragen Wetan; dan dekat kompleks Yonif 408/Suhbrastha Widoro, Sragen Wetan.

Ratusan sukarelawan dari berbagai search and rescue (SAR) se-Kabupaten Sragen turun tangan menyisir dan mengevakuasi pohon tumbang dengan gergaji mesin. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen, Sugeng Priyono, mengoordinasi penyebaran sukarelawan SAR agar proses evakuasi pohon tumbang cepat selesai sehingga lalu lintas bisa lancar.

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, saat ditemui Solopos.com di lokasi evakuasi pohon tumbang di Tegrat, Tangkil, Sabtu petang, mengatakan jalan sepanjang Tegrat sampai Tangkil lumpuh. Dia mengatakan ada belasan pohon tumbang di sepanjang 1 km di jalan tersebut. Puluhan sukarelawan dari BPBD, Tagana, Himalawu, ICWS, dan potensi SAR lainnya mengevakuasi pohon tumbang.

“Salah satu pohon tumbang mengenai mobil pikap merek Daihatsu berpelat nomor AD 1836 MY milik pedagang buah-buahan. Mobil tersebut ringsek di bagian depan tetapi tidak parah. Mobil langsung dibawa pulang pemiliknya. Pedagang itu sudah diingatkan petugas tetapi malah nekat,” ujarnya.

Sugeng menggerakan beberapa sukarelawan SAR untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa teras gedung di wilayah Widoro, Sragen Wetan, tepatnya di sebelah timur pusat perikanan atau sebelah selatan simpang tiga Tegrat. “Yang lainnya saya minta untuk menyisir di wilayah perkotaan. Jaringan HT [handy talky] juga putus. Listrik juga banyak yang putus,” ujarnya.

Sementara itu, pohon tumbang juga terjadi di lingkungan Pondok Pesantren Darul Ihsan Muhammadiyah Sragen (Dimsa). Pohon tumbang itu menimpa mobil Nisan Livina warna hitam berpelat B 1509 UKN. Seorang pengajar mata pelajaran Bahasa Indonesia di Ponpes Dimsa, Udi Riyanto, mengatakan mobil itu milik Ustaz Khoiron yang juga Wakil Kepala Bidang Humas Polres Dimsa.

“Mobilnya ringsek. Kaca depan rusak dan kaca samping pecah. Kerugiannya banyak, bisa puluhan juta rupiah. Mobil itu diparkir di bawah pohon lalu pohonnya tumbang. Peristiwa itu terjadi di halaman tengah Ponpes,” ujarnya saat dihubungi Solopos.com,Sabtu petang.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten