Hotel Bintang Berdiri di Boyolali Kota, Langsung Jadi Gedung Tertinggi

Saat MaxOneHotel.com Loji Kridanggo Boyolali mulai dibuka, tercatat 60 lebih pemesanan kamar via online.

 Pemandangan kota Boyolali terlihat dari rooftop MaxOneHotel.com Loji Kridanggo Boyolali, Rabu (8/12/2021). (Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi)

SOLOPOS.COM - Pemandangan kota Boyolali terlihat dari rooftop MaxOneHotel.com Loji Kridanggo Boyolali, Rabu (8/12/2021). (Solopos.com/Bayu Jatmiko Adi)

Solopos.com, BOYOLALI—Kabupaten Boyolali kini memiliki hotel bintang 3 yang berlokasi di pusat kota. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Boyolali berharap keberadaan hotel di Boyolali mampu menggairahkan sektor pariwisata Boyolali.

Hotel bernama MaxOneHotel.com Loji Kridanggo Boyolali itu berdiri tidak jauh dari simpang lima Kridanggo, Boyolali. Hotel dengan desain pop art culture  yang instagramable itu dibangun delapan lantai, dengan 65 kamar.

Selain itu ada restoran dan kafe, sky lounge rooftop, kolam renang, panoramic lift, multifunction & meeting room dan sebagainya.

Baca Juga: PPKM Level 3 Batal, Warga Boyolali Tetap Diimbau Tak Mudik saat Nataru

Founder PT Kuas Loji Kridanggo, Aloys Sutarto, sebagai pihak yang menghadirkan hotel tersebut mengatakan telah melakukan soft opening hotel pada Rabu (8/12/2021). Dengan pelayanan yang akan diberikan kepada pelanggan, pihaknya optimistis hotel tersebut akan menjadi pilihan masyarakat menginap saat berkunjung ke Boyolali.

Sikap optimis itu dia katakan setelah banyak orang yang booking kamar meski hotel baru saja dibuka. Jumlah pesanan kamar yang masuk mencapai 60 lebih secara online. “Itu sesuatu yang mengejutkan bagi kami. Permintaan untuk meeting juga sudah masuk,” lanjut dia.

Wakil Bupati Boyolali, Wahyu Irawan, yang hadir dalam pembukaan hotel itu berharap kehadiran hotel bintang 3 di pusat kota itu bisa menggeliatkan sektor pariwisata di Boyolali.

Baca Juga: Sah! 24 Pasangan Ikuti Sidang Isbat Nikah di Boyolali

Dia juga menyebut, MaxOneHotel.com Loji Kridanggo Boyolali menjadi hotel bintang 3 pertama sekaligus bangunan tertinggi di pusat kota Boyolali.

“Semoga dengan kehadiran hotel ini bisa lebih banyak orang mengunjungi Boyolali. Banyak wisatawan menginap, berkeliling ke Selo, Cepogo, Tumang untuk melihat [kerajinan] tembaga, kemudian Pengging dan sebagainya. Mungkin bisa dibuat paket wisata,” kata dia.

Berita Terkait

Berita Terkini

Polresta Solo Ungkap 8 Kasus Narkoba, 10 Orang Ditangkap

Satresnarkoba Polresta Solo mengungkap delapan kasus penyalahgunaan narkoba dan menangkap 10 orang pelaku baik pengedar, kurir, maupun pemakai.

Perlu Peran Akademisi untuk Atasi Kekeringan di Gilirejo Baru Sragen

Upaya mitigasi bencana kekeringan di Gilirejo Baru, Kecamatan Miri, Sragen, perlu melibatkan akademisi dari perguruan tinggi.

Duh, 86 Ha Sawah di Bulu Sukoharjo Terendam Banjir Luapan Kali Buntung

Hujan yang mengguyur wilayah Sukoharjo mengakibatkan ketinggian air Kali Buntung bertambah signifikan pada Minggu (16/1/2022) malam.

Gede Banget! Pemkot Solo akan Bangun Gedung Berkapasitas 15.000 Orang

Pemkot Solo berencana membangun gedung pertemuan atau hall yang diklaim sangat besar dan mampu menampung hingga 15.000 orang.

Vaksinasi Anak Dosis II Boyolali Dimulai, Targetkan 5.360 Sasaran

Vaksinasi anak usia 6-11 tahun dosis pertama di Boyolali hingga Senin ini sudah mencapai 94.514 sasaran atau sekitar 98,7 persen dari target 95.713 sasaran.

+ PLUS Keraton Pengging, Cikal Bakal Kerajaan Pajang yang Hilang di Boyolali

Joko Tingkir yang menjadi raja pertama Kesultanan Pajang merupakan cucu dari Andayaningrat yang pernah memimpin Keraton Pengging.

Tim Gabungan di Bulu dan Mojolaban Gencarkan Patroli Tegakkan Prokes

Sasaran patroli yakni menyampaikan imbauan kepada masyarakat yang masih beraktivitas malam agar tetap melaksanakan protokol kesehatan (prokes), terutama saat berada di luar rumah.

Berkat KIP, Mahasiswa asal Miri Sragen Ini Bisa Kuliah Sekaligus Usaha

Berkat Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, seorang warga Miri, Sragen, dari keluarga miskin bisa kuliah bahkan membuka usaha.

Segini Kerugiannya, Gara-Gara Bakul Pasar Tanjung Klaten Mogok Jualan

Sebanyak 256 pedagang Pasar Tanjung, Klaten mendadak mogok berjualan Senin (17/1/2022) sehingga menyebabkan perputaran uang mencapai Rp100 juta per hari terhenti.

Kearifan Lokal Boyolali, Kerajinan Logam Cepogo Kian Mendunia

Produk kerajinan seni kriya logam dari Desa Tumang, Kecamatan Cepogo, Boyolali, merupakan kearifan lokal yang kian mendunia.

Waduh! Pasar Tanjung di Klaten Sepi, Pembeli Kecele

Sejumlah pembeli kecele saat datang ke Pasar Tanjung di Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah pada Senin (17/1/2022) pagi.

+ PLUS Piala Dunia U-20 Jadi Momen Emas Eksplorasi Sport Tourism di Kota Solo

Datanganya wisatawan domestik dan mancanegara saat gelaran Piala Dunia U-20 pada 2023 bisa menjadi momen emas untuk pengoptimalan potensi destinasi sport tourism di Kota Solo.

Hipmi Boyolali Punya Ketua Baru, Program ke Depan Ingin Dampingi UMKM

Anggota Hipmi Boyolali sekitar 40 orang, terdiri dari pengusaha jasa kontruksi, pengusaha apotek, pengusaha tempat wisata, kuliner, peternak, konter, dan lain-lain.

Ini Lo Penyebab Retribusi di Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan

256 pedagang di Pasar Tanjung, Juwiring, Klaten, Jateng mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi karena memprotes kenaikan retribusi ugal-ugalan pada awal 2022.

Retribusi Pasar Tanjung Klaten Naik Ugal-Ugalan, Bakul Mogok Berjualan

Sebanyak 256 pedagang di Pasar Tanjung, Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah mendadak mogok berjualan di pasar setempat, Senin (17/1/2022) pagi.

Nunggak Semi Boyolali-Sukoharjo Angon Rasa ke Magelang, Ini Tujuannya

Komunitas Nunggak Semi adalah komunitas yang bergerak di bidang sosial, seni dan budaya.