Horor 2 Mobil Berisi Petasan Meledak, 5 Luka-Luka
Karung berisi petasan dikumpulkan petugas sebelum dimusnahkan di Lapangan Tembak, Brimob Sumut, di Pancur Batu, Sumatra Utara, Minggu (29/7/2012). (Bisnis-Andi Rambe)

Solopos.com, SUKABUMI -- Dua unit mobil jenis minibus bernomor polisi F 8255 SL dan F 8936 TB yang bermuatan penuh dengan petasan meledak di Jl Stasion Timur, Kota Sukabumi, Jawa Barat, Senin (13/5/2019) sekitar pukul 16.00 WIB. Sebanyak lima orang terluka akibat ledakan tersebut.

"Kejadiannya sangat cepat, tiba-tiba terjadi ledakan seperti bom dan saya pun tidak berani mendekat ke kedua mobil itu karena takut ada ledakan susulan. Tidak lama terlihat ada empat korban terluka cukup parah di bagian wajah dan anggota tubuh lainnya," kata saksi mata yang merupakan sopir angkutan kota Ujang Supriadi di Sukabumi, Senin (13/5/2019).

Ledakan dahsyat tersebut terdengar hingga radius 5 kilometer. Menurut warga yang berada di lokasi, ledakan itu terjadi saat bongkar muat ratusan ribu butir petasan dari berbagai jenis dari dalam mobil.

Entah apa penyebabnya, namun diduga akibat adanya gesekan dan menimbulkan percikan api petasan berukuran besar tersebut meledak. Ledakan langsung melukai lima warga yang terdiri atas seorang pemilik petasan, tiga pegawai, dan satu lainnya merupakan pengendara sepeda motor.

Kelima korban tersebut diketahui bernama Sultan, 40; Herman, 48; M Yudi, 18; Hamdan, 23; dan Zakiyah (Engka), 56. Seluruh korban sudah dievakuasi ke RSUD R Syamsudin SH Kota Sukabumi.

Tiga korban mengalami luka cukup serius di bagian wajah, dada, tangan, dan kaki yakni Herman, Hamdan, dan Sultan. Saat ini ketiganya masih menjalani pengobatan dan perawatan terhadap lukanya itu.

Sementara itu, salah seorang korban Zakiyah mengatakan saat kejadian dirinya sedang melintas menggunakan sepeda motor. Tiba-tiba terdengar suara ledakan yang berasal dari dalam mobil. Dirinya yang panik langsung menjatuhkan motornya dan langsung menepi ke pinggir jalan.

"Saat terdengar ledakan sempat tidak sadar bahkan luka di tangan dan kaki saya pun belum terasa. Setelah di bawah ke rumah sakit baru terlihat darah dari luka yang disebabkan akibat percikan petasan itu," katanya.

Hingga saat ini kasus ledakan petasan yang terjadi di wilayah Kecamatan Cikole masih ditangani pihak kepolisian dari Polres Sukabumi Kota. Barang bukti petasan sudah dievakuasi dan disiram air terlebih dahulu agar tidak aktif kembali dan lokasi kejadian masih dipasang garis polisi.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom