Hormati Salib saat Jumat Agung Tanpa Berisiko Tertular Covid-19
Mgr. Robertus Rubiyatmoko. (Instagram—mgr.robertus.rubiyatmoko)

Solopos.com, SEMARANG — Keuskupan Agung Semarang merilis tata cara penghormatan salib saat Jumat Agung 2020 tanpa berisiko tertular virus corona (covid-19). Uskup Agung Semarang Mgr. Robertus Rubiyatmoko tampil memberikan penjelasan.

Lewat Instagram pribadinya @mgr.robertus.rubiyatmoko, Senin (16/3/2020), ia mengunggah sebuah rekaman video tata cara penghormatan salib saat perayaan Jumat Agung 2020 mendatang.

"Saudara-saudariku umat Keuskupan Agung Semarang yang saya cintai, mari simak video dari Komsos KAS 'Penghormatan Salib Jumat Agung 2020'," tulisnya sebagai caption seperti yang terpantau Semarangpos.com, Selasa (17/3/2020).

Pengusaha Truk Jateng Lakukan Ini Jika Lock Down Diberlakukan

Dalam captionya, Rama--biasa juga  ditulis "Romo"--Rubi, panggilan akrab Mgr. Robertus Rubiyatmoko, menjelaskan bahwa video tersebut sesuai dengan imbauan yang ia tulis terkait pencegahan covid-19 di kawasan Keuskupan Agung Semarang (KAS).

Sebagai informasi, Rama Rubi pada Rabu (4/3/2020) silam mengunggah surat tertulis tentang perubahan tata cara Ekaristi guna pencegahan virus corona. Salah satunya penghormatan salib pada Jumat Agung 2020.

Ia mengimbau saat ibadah Jumat Agung, penghormatan salib dapat dilakukan secara sederhana. Umat diharapkan berlutut atau membungkuk di hadapan salib yang telah disediakan, tanpa memegang atau menciumnya.

Pelajar Korea Selatan Jadi Pasien Pengawasan Virus Corona di Salatiga

Karena hal itulah ia mengunggah sebuah video tentang tata cara penghormatan salib. Video dengan durasi tiga menit tersebut berasal dari channel Youtube Komisi Komunikasi Sosial (Komsos) Keuskupan Agung Semarang.

Dua Cara Penghormatan

Terdapat dua cara yang ditunjukkan saat melakukan penghormatan salib misa Jumat Agung sembari menangkal covid-19. Yang pertama menghormati salib dengan membungkuk, bukan menunduk. Umat dianjurkan membungkukkan badan 90 derajat dengan tangan yang dilipat di depan dada.

Ada Makhluk Jumbo di Hutan Tinjomoyo Semarang, Tapi Bukan Wewe Gombel...

Cara selanjutnya adalah melakukan penghormatan salib dengan cara berlutut. Umat bertekuk lutut dihadapan salib yang dibawa Asisten Imam. Saat berlutut, umat juga diharapkan menundukkan kepala dengan tangan yang dilipat di depan dada.

Dalam video dijelaskan jika masing-masing paroki KAS bisa membuat kebijakan sendiri, tergantung kondisi dan situasi. Menurut Komsos KAS, jika anjuran Rama Rubi diterapkan, kedua cara tersebut bisa digunakan mencegah covid-19 saat Jumat Agung.

"Jangan panik, mari kita saling menjaga kondisi tubuh supaya tetap bisa beraktivitas seperti biasanya. Berkah Dalem," tutup Rama Rubi dalam unggahan Instagramnya.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho