Hore! Pasar Hewan di Klaten Sudah Buka Hari Ini, Cek Dulu SOP-nya

Pemkab Klaten kembali membuka seluruh pasar hewan di Klaten mulai Rabu (29/6/2022) setelah ditutup selama lebih dari sebulan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku (PMK).

 Personel Polres Klaten dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten menyemprot disinfektan di Pasar Hewan Jatinom sebagai salah satu antisipasi persebaran PMK, Minggu (15/5/2022). (Istimewa/Humas Polres Klaten)

SOLOPOS.COM - Personel Polres Klaten dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Klaten menyemprot disinfektan di Pasar Hewan Jatinom sebagai salah satu antisipasi persebaran PMK, Minggu (15/5/2022). (Istimewa/Humas Polres Klaten)

Solopos.com, KLATEN — Pemerintah Kabupaten atau Pemkab Klaten kembali membuka seluruh pasar hewan di Klaten, Jawa Tengah mulai Rabu (29/6/2022) setelah ditutup selama lebih dari sebulan untuk mencegah penyebaran penyakit mulut dan kuku atau PMK.

Namun, pembukaan kembali pasar hewan tersebut diterapkan dengan pembatasan dan khusus transaksi jual beli ternak untuk memenuhi kebutuhan kurban menjelang Iduladha.

PromosiRekomendasi Merek Jeans Terbaik Pria & Wanita, Murah Banget!

Terkait pembukaan pasar hewan, Pemkab membuat standar operasional prosedur (SOP). Hal itu sesuai Surat Edaran (SE) No.11/2022 tentang SOP Pembukaan Pasar Hewan dalam Rangka Kewaspadaan Terhadap PMK wilayah Kabupaten Klaten.

SE ditandatangani Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Klaten, Jajang Prihono, tertanggal 28 Juni 2022. Isi SE itu dalam rangka memudahkan pemenuhan hewan kurban saat Hari Raya Iduladha dan menekan penyebaran virus PMK.

Berikut ini SOP pembukaan pasar hewan di Klaten:

Baca Juga : Vaksinasi PMK Tahap I Klaten Dikebut hingga Akhir Pekan, Ini Sasarannya

1. Pedagang/blantik wajib menunjukkan bukti surat keterangan domisili/KTP asli Klaten.

2. Hewan ternak yang dibawa ke pasar adalah hewan ternak kondisi sehat, dewasa, dan siap potong.

3. Pengelola pasar wajib melakukan penyemprotan disinfektan sebelum pasaran dan sesudah pasaran, baik kendaraan angkut yang membawa hewan ternak dan menjaga kondisi pasar agar tetap bersih.

4. Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) secara teknismelakukan pemeriksaan kesehatan ternak sebelum masuk pasar.

5. Pada saat ternak masuk pasar hewan harus langsung ditambatkan di tempat tambatan yang telah tersedia.

6. Satpol PP berkoordinasi dengan TNI/Polri dalam pengawasan dan pengamanan lalu lintas hewan ternak di perbatasan dan lingkungan pasar.

Baca Juga : Pasar Hewan Klaten Akhirnya Dibuka Lagi Besok, tapi…

Ada tujuh pasar hewan di Klaten dengan hari pasaran berbeda-beda. Ketujuh pasar hewan itu Pasar Hewan Prambanan (hari pasaran Legi dan Pon), Pasar Hewan Jatinom (hari pasaran Legi).

Kemudian, Pasar Hewan Wedi (hari pasaran Pahing), Pasar Hewan Pedan (hari pasaran Wage). Selanjutnya, Pasar Hewan Cawas (hari pasaran Pahing dan Kliwon), Pasar Hewan Bayat (hari pasaran Pahing), dan Pasar Hewan Plembon (hari pasaran Pahing dan Kliwon).

Bupati Klaten, Sri Mulyani, menjelaskan pasar hewan di Klaten kembali dibuka pada Rabu (29/6/2022). “Pasar hewan di Klaten dibuka dalam rangka Hari Raya Iduladha. Sehingga masyarakat tidak perlu mencari-cari hewan ternak untuk kurban,” kata Mulyani saat ditemui di Desa Socokangsi, Kecamatan Jatinom, Klaten, Selasa (28/6/2022).

Mulyani menjelaskan hewan ternak yang dibawa ke pasar hewan, yakni hewan yang sehat serta hanya ternak lokal atau asal Klaten. Hewan ternak dari luar Klaten dilarang masuk ke pasar hewan untuk sementara.

Bakal ada proses skrining terhadap hewan ternak ketika akan memasuki pasar hewan. Ternak yang tidak sehat dilarang masuk ke pasar alias balik kandang. Selain petugas kesehatan hewan, Mulyani mengatakan akan melibatkan Polri dan TNI hingga pemerintah desa untuk pengawasan.

Baca Juga : Prihatin dengan Wabah PMK, Perpatin Klaten Gelar Doa dan Selawatan

Soal ketersediaan hewan ternak untuk Iduladha, Mulyani menjelaskan stok hewan dari peternak lokal mencukupi. Populasi sapi potong di Klaten mencapai lebih dari 108.000 ekor. Sementara, populasi kambing mencapai 106.000 ekor.

Mulyani berharap ada kerja sama dari para blantik maupun peternak terkait ketentuan hanya ternak lokal yang bisa dijual di pasar hewan. Hal itu dilakukan untuk mencegah persebaran PMK.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

      Espos Plus

      Antiklimaks Penuntasan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

      + PLUS Antiklimaks Penuntasan Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu

      Penerbitan Keputusan Presiden tentang Pembentukan Tim Penyelesaian Nonyudisial Pelanggaran HAM Berat Masa Lalu bisa menjadi antiklimaks penyelesaian kasus-kasus pelanggaran HAM berat pada masa lalu.

      Berita Terkini

      Pemanfaatan Aset BUMDes Girimarto, Kejari: Tak Perlu Tunggu Putusan

      Pemanfaatan aset Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bersama Lenggar Bujo Giri tidak perlu menunggu putusan pengadilan.

      Sukoharjo Gudangnya Tanaman Obat dan Kosmetik, Ini Daftar Lokasinya

      Penanaman biofarmaka di Sukoharjo tersebar di 12 kecamatan. Daerah Sukoharjo Selatan  seperti Nguter, Tawangsari, Bulu dan Bendosari menjadi lokasi persebaran terbanyak tanaman biofarmaka.

      Kuasa Hukum Ahli Waris: Silakan Bersih-Bersih Sriwedari Solo, Tapi...

      Kuasa hukum ahli waris tanah Sriwedari, Solo, mempersilakan Pemkot melakukan bersih-bersih kawasan tanah sengketa itu, tapi juga mengingatkan ihwal putusan pengadilan.

      Walah, Proyek Rel Layang Joglo Solo Munculkan Lokasi Kemacetan Baru

      Pengerjaan tahap II proyek rel layang memunculkan lokasi kemacetan baru di Simpang Tujuh Joglo, Banjarsari, Solo.

      Penjual Jamu di Nguter Sukoharjo Bungah Banget, Ini Penyebabnya

      Bahan baku jamu tradisional di Sukoharjo terbilang mencukupi  meskipun beberapa diambilkan dari daerah lain. Oleh karena itu, penjual bahan baku jamu tidak perlu mengimpor untuk mencukupi kebutuhan penjualan.

      Ada Fashion Show Batik Ciprat Karya Disabilitas di Karnaval Wonogiri

      Batik ciprat buatan penyandang disabilitas asal Desa Pucung, Kecamatan Kismantoro, Kabupaten Wonogiri, turut ditampilkan saat karnaval kebangsaan di Kecamatan Kismantoro, Kamis (18/8/2022).

      Soto Budhe Djiman Boyolali, 31 Tahun Gratis untuk Anak Yatim Piatu

      Pasangan suami istri pemilik Warung Soto Budhe Djiman, Jiman, dan Sri Arbaini, selalu menggratiskan makan dan minum bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu sejak tahun 1991.

      Pengusutan Jual Beli Lahan Bong Mojo Solo Lanjut, Ada Tersangka Lain?

      Meski sudah menetapkan dua tersangka, penyidik Polresta Solo memastikan penyidikan kasus jual beli lahan makam Bong Mojo masih terus berlanjut.

      Soal Sriwedari Solo, Gibran Disarankan Konsultasi ke Kementerian Ini

      Pemkot Solo disarankan untuk berkonsultasi ke pemerintah pusat sebelum melakukan upaya penataan di lahan kawasan Sriwedari.

      Banyak Ditemukan di Wonogiri Bagian Selatan, Ini Manfaat Tanaman Sorgum

      Wonogiri bagian selatan dinilai menjadi sentra produksi tanaman sorgum.

      Murah dan Segar Soto Kuah Rempah Budhe Djiman di Nogosari Boyolali

      Menikmati kuliner legendaris yakni Warung Soto Budhe Djiman milik Jiman yang berdiri sejak 1991 di Dusun Nogosari Baru, Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali.

      Tersangka Ungkap Alasannya Nekat Jual Lahan Makam Bong Mojo Solo

      Dua tersangka, S dan G, mengungkapkan alasannya nekat jual lahan Bong Mojo yang merupakan aset Pemkot Solo.

      Produktivitas Kedelai Lebihi Target, Cawas Dilirik Jadi Soybean Village

      Kecamatan Cawas digadang-gadang menjadi soybean village, perkampungan yang mengembangkan kedelai dari hulu hingga hilir.

      Asal Usul Kenapa Kaki Gunung Lawu di Karanganyar Dinamakan Tawangmangu

      Asal usul kenapa wilayah kaki Gunung Lawu di Karanganyar dinamakan Tawangmangu tak lepas dari sejarah tentang Raden Mas Said alias Pangeran Sambernyawa.

      Ditetapkan, Ini 2 Tersangka Kasus Jual Beli Lahan Makam Bong Mojo Solo

      Polresta Solo menetapkan dua orang berinisial S dan G sebagai tersangka dalam kasus jual beli lahan makam Bong Mojo, Jebres, Solo.