Hore! Belasan Pasar Nonesensial Kota Solo Boleh Buka Mulai Selasa

Pemerintah Kota Solo akhirnya membolehkan 14 pasar nonesensial termasuk Pasar Klewer buka lagi mulai Selasa (27/7/2021).

 Kondisi depan Pasar Klewer, Solo, lengang karena masih tutup untuk PPKM level 4, Rabu (21/7/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

SOLOPOS.COM - Kondisi depan Pasar Klewer, Solo, lengang karena masih tutup untuk PPKM level 4, Rabu (21/7/2021). (Solopos/Nicolous Irawan)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo mengizinkan belasan pasar tradisional nonesensial kembali beroperasi terbatas seiring perpanjangan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 mulai Selasa (26/7/2021).

Perpanjangan kali ini diikuti sejumlah kelonggaran bagi pelaku usaha. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, mengatakan 14 pasar mulai buka pada Selasa. Kebijakan itu sudah disesuaikan dengan Instruksi Menteri (Inmen) dan aturan pemerintah pusat.

Aturan tertuang dalam Surat Edaran (SE) Wali Kota No 067/2284 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 4 Covid-19. Pasar bahan-bahan kebutuhan pokok atau esensial diperbolehkan beroperasi hingga pukul 17.00 WIB.

Sedangkan pasar nonesensial Kota Solo dibatasi sampai pukul 15.00 WIB. Pengunjung dua kategori pasar tersebut dibatasi maksimal 50 persen dari total kapasitas bangunan.

Baca Juga: Stok Sempat Menipis, Pemkot Solo Langsung Dikirimi 20.000 Dosis Vaksin Sinovac

Sebelumnya, pada 3-26 Juli, Pemkot menutup 14 pasar tradisional nonesensial yakni, Pasar Kabangan, Pasar Singosaren Pusat HP, Pasar Notoharjo. Kemudian Pasar Klewer, Pasar Cinderamata, Pasar Panggungrejo, Pasar Triwindu.

Berikutnya Pasar Ngarsopuro, Pasar Ngudi Rejeki, Pasar Bambu, Pasar Elpabes, Pasar Mebel, Pasar Ledoksari, dan Pasar Burung dan Ikan Hias Depok. Selain itu Beteng Trade Center (BTC) dan Pusat Grosir Solo (PGS) juga tutup.

Penutupan pasar nonesensial bertujuan mengurangi potensi kerumunan dan mobilitas masyarakat Kota Solo. Wali Kota menekankan masyarakat tidak boleh abai terhadap protokol kesehatan sekalipun ada pelonggaran kegiatan.

“Protokol kesehatan harus terus dijaga. Ada kelonggaran bukan berarti euforia. Angka kasus Covid-19 sampai sekarang masih tinggi,” imbuh Gibran.

Baca Juga: Sidak, Komisi III DPRD Solo Temukan Potensi Masalah di Lahan Eks HP 16 Mojo

Batas Jam Operasional

Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Solo, Heru Sunardi, mengatakan SE Wali Kota yang terbit pada Senin sore baru berlaku pada Selasa pagi. Pasar nonesensial Kota Solo baru bisa buka sampai dengan batas akhir jam operasional, yakni pukul 15.00 WIB. “Aturan tersebut mulai disosialisasikan melalui paguyuban-paguyuban pedagang,” ucapnya.

Kepala Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Solo, Arif Darmawan, mengatakan pelonggaran juga berlaku bagi rumah makan, restoran, kafe, dan angkringan. Mereka boleh melayani makan di tempat maksimal 20 menit dengan pembatasan pengunjung 25% dari total kapasitas.

“Kami akan patroli intensif, sekarang pelonggaran makin ketat. Perintah Pak Sekda kalau mau melanggar tutup saja. Resto dan warung makan, kalau PKL belum. Pengawasan di daerah rawan lebih ketat, seperti Selter Manahan, Jl Jaya Wijaya, Klitikan, dan sebagainya,” ucap Arif.

Baca Juga: 8 Lowongan Rekrutmen CPNS Solo Ini Minim Pelamar Lho, Minat?

Ketua Bolo Pasar Solo, Suwarjono, merespons positif kebijakan yang membolehkan pasar nonesensial Kota Solo kembali buka tersebut.

“Kami menerima kebijakan buka terbatas itu dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Salah satunya, pembatasan kapasitas maksimal 50 persen. Ya, pedagang harus pandai2 mengatur waktu biasa pasar tutup pukul 17.00 WIB sekarang dibatasi tutup jam 15.00 WIB. ,” katanya dihubungi terpisah.

Selama Pandemi, lanjut Suwarjono, pengunjung pasar yang tidak memakai masker langsung disuruh keluar dari pasar.


Berita Terkait

Berita Terkini

Bupati Sukoharjo! Ayo Warga, Jangan Sampai Tidak Ikut Vaksinasi

Bupati Sukoharjo, Etik Suryani, meminta warga untuk tidak melewatkan kegiatan vaksinasi.

Innalillahi! Pelajar SMP di Sragen Yang Tertimpa Pohon Meninggal Dunia

Pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, yang tertimpa pohon akhirnya meninggal dunia.

Tragis! Pelajar SMP di Sragen Tertimpa Pohon Saat Naik Motor

Seorang pelajar SMP, Dwi Riyanto, 14, asal Dukuh Gandrung RT 004, Desa Klandungan, Ngrampal, Sragen, tertimpa pohon saat mengendarai motor.

Main Bulu Tangkis 5 Set, Gibran Jadi Bulan-Bulanan Rudy

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, merasakan ketangguhan mantan Wali Kota Solo yang juga politikus senior PDIP, F.X. Hadi Rudyatmo, dalam bermain bulu tangkis.

Pengumuman! Keraton Solo Kembali Tiadakan Gerebeg Maulud, Ini Alasannya

Keraton Solo tahun 2021 ini kembali meniadakan acara Grebeg Maulud untuk peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.

Pamit ke Sawah, Nenek-nenek di Sragen Tersambar Kereta Api

Nenek dari Kecamatan Sumberlawang, Kabupaten Sragen, Hartini, 69, ditemukan meninggal diduga tersambar KA saat pergi ke sawah pada Senin (18/10/2021).

Muncul Klaster PTM di Solo, Ini Tanggapan Gibran

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memastikan pembelajaran tatap muka (PTM) di Solo tak terganggu dengan kasus Covid-19 di sejumlah sekolah.

Puting Beliung Terjang Gantiwarno, 5 Rumah Rusak

Sebanyak 5 rumah di Dukuh Sangiran, Desa Katekan, Kecamatan Gantiwarno rusak setelah diterjang puting beliung, Senin (18/10/2021) pukul 16.00 WIB.

Klaster PTM Solo Berkembang ke 5 SD, 47 Warga Sekolah Positif Covid-19

Sedikitnya 47 siswa dan pengajar SD di Kota Solo terpapar Covid-19 dalam masa pembelajaran tatap muka (PTM).

4 Peserta CPNS Sukoharjo Diundang Ujian Susulan, Ini Penyebabnya

Sebanyak empat orang peserta ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Sukoharjo diundang untuk mengikuti ujian susulan pada Rabu (20/10/2021) dan Minggu (31/10/2021).

Perlintasan KA Bedowo Sudah Berpintu Palang, Tapi Tak Ada yang Jaga

PT KAI telah memasang pintu palang di perlintasan KA Bedowo, Sragen. Sayangnya, pintu palang itu tak berfungsi lantaran tak ada petugas yang mengoperasikannya.

2022, Pemkab Karanganyar Usul Tambah 718.000 Tabung Melon

Kabupaten Karanganyar mengusulkan tambahan 718.000 tabung elpiji bersubsidi pada 2022.

Jatuh Bangun Menjaga Nyala Para Pendamping ADS

Pandemi Covid-19 berdampak buruk pada perkembangan ADS, para orangtua pendamping harus melakukan berbagai upaya untuk menjaga anak-anak mereka di tengah minimnya layanan fisioterapi.

Siapkan Hadiah Untuk Atlet, Dispora Sukoharjo Rahasiakan Wujudnya

Dispora Sukoharjo merahasiakan hadiah bagi atlet asal Sukoharjo yang berprestasi di PON XX Papua.

Sudah 20 Kali Naik Haji, Ini Komentar Pimpinan KBIH Solo soal Dana Haji

Dari pengawasan yang dilakukan DPR, dapat dipastikan tidak terdapat penggunaan dana haji untuk membiayai proyek infrastruktur pemerintah.

Asosisasi Penghulu Sragen Bicara Keabsahan Nikah Siri, Kesimpulannya?

Asosiasi Penghulu Republik Indonesia (APRI) Sragen mengatakan lembaga pemerintah tidak bisa menerbitkan atau menyimpulkan pernikahan siri.