Hore! Area Pemancingan Gumiwang Lor Wonogiri Dibuka Mulai 1 Juli
Warga melintas di jalan Dusun Jatisari, Gumiwang Lor, Wuryantoro, Wonogiri yang diportal, Sabtu (27/6/2020). Jalan dusun yang akses juga menuju area pemancingan Waduk Gajah Mungkur (WGM) itu ditutup sejak Mare lalu. Pemdes setempat akan membuka area pemancingan pada Rabu (1/7/2020) mendatang. (Solopos/Rudi Hartono)

Solopos.com, WONOGIRI — Pemerintah Desa (Pemdes) Gumiwang Lor, Wuryantoro, Wonogiri akan mulai membuka area pemancingan Waduk Gajah Mungkur (WGM) yang masuk wilayah desa setempat mulai Rabu (1/7/2020) mendatang. Pembukaan area pemancingan di desa tersebut paling terakhir.

Area pemancingan WGM di desa lain sudah membuka akses sejak lebih kurang sebulan terakhir. Sebelumnya, seluruh area pemancingan WGM ditutup sejak Maret untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19). Warga menutup masuk menuju area pemancingan dengan cara memortal. Gang-gang kecil pun ditutup menggunakan bambu atau kayu.

Kepala Desa (Kades) Gumiwang Lor, Parman, kepada Solopos.com, Sabtu (27/6/2020), menyampaikan warga sekitar area pemancingan, tokoh masyarakat, karang taruna, dan Pemerintah Desa (Pemdes) sepakat membuka area pemancingan mulai Rabu pekan depan.

Facebook Diboikot, Mark Zuckerberg Jatuh Miskin?

Pertimbangannya untuk menggerakkan ekonomi pelaku usaha kecil yang mengandalkan pendapatan dari para pemancing. Tiga bulan terakhir usaha mereka harus tutup lantaran tidak ada pemancing yang diperbolehkan masuk area pemancingan.

Selain itu lantaran sekarang ini psikologi warga sudah lebih baik dari pada saat awal pandemi dulu. Terlebih, pemerintah sudah mencanangkan kenormalan bau. Pembukaan area pemancingan sebagai langkah awal menuju kenormalan baru tersebut tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Setelah area pemancingan dibuka nanti warga pendatang boleh memancing dengan syarat menerapkan protokol pencegahan penularan Covid-19, seperti mengenakan masker dan jaga jarak saat memancing.

“Banyak warga yang membuka warung kecil-kecilan untuk melayani para pemancing. Meski usahanya kecil tapi warga bisa memperoleh tambahan pendapatan yang lumayan. Selama pemancingan ditutup usaha mereka tutup juga. Meski nanti akses dibuka kami akan ketat mengawasi untuk memastikan pemancing melaksanakan protokol kesehatan,” kata Kades saat dihubungi.

Dipadati Pemancing

Parman menginformasikan di Gumiwang Lor terdapat sejumlah area pemancingan di Dusun Jatisari, Nglingi, Sekar, dan Platarombo. Setiap dusun ada beberapa area pemancingan yang biasanya dipadati para pemancing dari berbagai daerah di Soloraya, terutama setiap akhir pekan.

Dia tak memungkiri pembukaan area pemancingan di desanya paling terakhir. Desa lainnya sudah membuka area pemancingan sejak lebih kurang sebulan terakhir. Pemdes Gumiwang Lor tak mengikuti langkah desa lain saat itu lantaran memandang pandemi Covid-19 di berbagai daerah masih mengkhawatirkan.

“Seperti desa lainnya, karang taruna nanti akan menarik iuran ke area pemancingan. Kemungkinan penarikan iuran tidak diterapkan di semua area pemancingan,” ucap Kades.

Awas! Mulai 1 Juli 2020 Kena Razia Masker di Klaten KTP Disita

Pemuda setempat, Beni, mengatakan pembukaan area pemancingan ditanggapi beragam oleh warga. Pembukaan area pemancingan bagi warga yang membuka usaha pembukaan area pemancingan seperti angin segar.

Bagi nelayan masuknya para pemancing dari luar desa dipandang bisa memperkecil peluang mendapatkan ikan lebih banyak. Warga lainnya masih khawatir ada pemancing yang membawa Covid-19. “Tapi sudah disepakati area pemancingan akan dibuka. Warga tidak mempermasalahkan,” kata dia.

Seperti diketahui, Pemdes Pondoksari, Gebang, dan Wonoharjo, ketiganya Kecamatan Nguntoronadi, dan Sendang, Kecamatan Wonogiri sudah membuka area pemancingan sejak awal Juni lalu. Pemdes Tegalharjo, Eromoko mengikuti jejak tak lama setelah desa-desa tersebut membuka area pemancingan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho