Honorer Dihapus, Pemkot Solo Bingung Cari Solusi Kekurangan Pegawai

Pemkot Solo belum menemukan solusi untuk mengatasi masalah kekurangan pegawai terutama untuk bidang pendidikan dan kesehatan apabila tenaga honorer atau TKPK dihapus 2023 mendatang.

 Ilustrasi tenaga honorer k2 (Dok/JIBI/Solopos)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi tenaga honorer k2 (Dok/JIBI/Solopos)

Solopos.com, SOLO — Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bingung mencari solusi bagaimana memenuhi kekurangan pegawai jika pemerintah benar-benar melaksanakan rencana menghapus status tenaga honorer pada 2023 mendatang.

Selama ini, tenaga mereka dibutuhkan utamanya untuk pelayanan kesehatan dan pendidikan. Di Solo, tenaga honorer atau tenaga kontrak dengan perjanjian kerja (TKPK) mendapatkan gaji sesuai upah minimum kota (UMK) berikut jaminan kesehatan dan ketenagakerjaan.

Promosi”Filipinaisasi” Indonesia

Mereka digaji bersumber dari anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Solo, Dwi Ariyatno, mengatakan kebutuhan guru masih disuplai dari TKPK karena jumlah guru yang pensiun per tahun mencapai 400 orang.

Baca Juga: Menpan RB: Pemda Jangan Lagi Rekrut Tenaga Honorer

Sementara rekrutmen penggantinya per tahun hanya separuhnya. Hal yang sama juga berlaku untuk sektor kesehatan. “Kalau layanan penunjang yang sifatnya subtitusi bisa ditambah bisa tidak. Tapi kalau untuk layanan langsung prinsipnya kebutuhan pokok yang harus tersedia,” katanya kepada wartawan, Rabu (26/1/2022).

Sampai saat ini, kata Dwi, proses tambal sulam terkait kebutuhan untuk layanan dasar pendidikan dan kesehatan itu saja belum tercukupi. Jumlah TKPK atau honorer untuk tenaga pendidikan di Kota Solo mencapai 900-an orang, sedangkan tenaga kesehatan 300-an orang.

Pada sisi lain, untuk organisasi perangkat daerah (OPD) lain di Kota Solo juga ada 100-200-an honorer atau TKPK. Totalnya hampir 5.000-an orang termasuk tenaga kebersihan, persampahan, dan sebagainya.

Baca Juga: Tenaga Honorer di Instansi Pemerintah Dihapus pada 2023, Ini Alasannya

Anggaran Gaji

Apabila kebutuhan tenaga kesehatan dan pendidikan bisa digantikan lewat rekrutmen CPNS atau PPPK maka persoalan itu bisa selesai dalam dua hingga tiga tahun sebelum benar-benar menghapus status honorer.

“Jadi kalau untuk selain kedua sektor yakni kesehatan dan pendidikan, seumpama nanti dihapuskan ya memang ada beberapa alternatif yang sedang direncanakan, misalnya lewat tenaga alih daya atau outsourching. Apakah itu untuk kebersihan dan keamanan,” jelas Dwi.

Untuk kekurangan tenaga kesehatan dan pendidikan, apabila dipenuhi dilewat rekrutmen, untuk menutup kekurangan sebanyak itu Dwi tak yakin bakal bisa pada 2023. “Soalnya sekali kami minta itu kan hanya dapatnya 400-500 lowongan per tahun. Itu pun dibagi rata dengan tenaga teknis lain.”

Baca Juga: Bakal Dihapus, Nasib 4.700-an Tenaga Honorer di Sragen Terancam

Ia tak bisa memperinci kebutuhan anggaran untuk menggaji ribuan TKPK atau honorer di Koat Solo itu namun khusus untuk tenaga pendidikan, nilainya hampir Rp27 miliar. Sementara apabila membandingkan segi efisiensi anggaran antara TKPK dan tenaga alih daya, ia menyebut jauh lebih menghemat TKPK.

“Yang jelas kan posisi kaitannya dengan ukuran kemampuan keuangan daerah,” katanya. Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengaku belum banyak berbicara mengenai persoalan itu. “Itu belum, ya, nanti,” katanya singkat.

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Berita Terkini

Kenapa Candi Gana di Klaten Disebut Candi Asu?

Candi Gana di Klaten, Jawa Tengah, yang dibangun pada abad IX Masehi disebut masyarakat sebagai Candi Asu. Kira-kira kenapa ya?

Ini Identitas Korban Kecelakaan Maut Dua Truk di Teras Boyolali

Polisi merilis identitas korban kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) pukul 04.30 WIB.

Tabrak Pohon & Masuk Parit di Jaten Karanganyar, Warga Solo Meninggal

Pengendara motor asal Kadipiro, Banjarsari, Kota Solo, Danis Wisnu Murti, 23, meninggal seusai terlibat kecelakaan tunggal di Jl. Solo-Sragen tepatnya Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada Selasa (17/5/2022).

Apa Itu Onggo-Inggi, Sosok yang Kerap Muncul di Jembatan Jurug Solo?

Apa sih itu Onggo-Inggi, sosok yang dikabarkan kerap muncul di Jembatan Jurug Lama Solo, Jawa Tengah?

Lahan 20,1 Hektare di Sragen Dihibahkan ke Kemenparekraf, Ini Lokasinya

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk pembangunan Poltekpar Negeri, lokasi lahan itu tersebar di tiga kelurahan.

Pemkab Klaten Kembali Mendapatkan Opini WTP, Ini Komentar Bupati

Pemerintah Kabupaten Klaten sukses mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) Tahun Anggaran 2021.

Pemkab Sragen Hibahkan Lahan 20,1 Hektare ke Kemenparekraf, Buat Apa?

Pemkab Sragen menghibahkan lahan seluas 20,1 hektare kepada Kemenparekraf untuk lokasi pembangunan Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Negeri.

Kenapa Nama Sala Berubah Jadi Solo? Ternyata Ini Sejarahnya

Kira-kira kenapa nama Sala bisa berubah menjadi Solo, salah satu kota yang ada di Jawa Tengah? Ternyata begini sejarahnya.

Butuh 2 Crane Evakuasi 2 Truk Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Evakuasi kedua truk yang terlibat kecelakaan di Jl. Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) membutuhkan dua crane.

Polisi Ungkap Penyebab Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Kecelakaan maut melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022) diduga karena sopir mengantuk.

Dua Orang Meninggal Kecelakaan 2 Truk di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Polisi menyebut dua orang meninggal dalam kecelakaan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Bluar! Dikira Truk BBM Terbakar di Jl. Solo-Semarang Boyolali, Ternyata

Salah seorang warga menyampaikan kesaksian saat kecelakaan melibatkan dua truk di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur SPBU Teras, Kabupaten Boyolali, pada Selasa (17/5/2022).

Breaking News! Dua Truk Alami Kecelakaan di Jl. Solo-Semarang Boyolali

Dua unit truk terlibat kecelakaan di Jl. Raya Solo-Semarang, tepatnya di timur Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah pada Selasa (17/5/2022).

Mirip Punya Pemkot, Di Keraton Solo Juga Ada Wahana Kereta Listrik Lho

Di kawasan wisata Keraton Solo ada wahana baru kereta listrik yang bentuknya mirip kendaraan listrik wisata milik Pemkot Solo, mau coba?

Rudy Ikut Donor, DPC PDIP Solo Himpun 221 Kantong Darah

DPC PDIP Solo mengadakan aksi donor darah dan berhasil menghimpun 221 kantong dari pengurus dan kader. Aksi dipimpin langsung oleh FX Hadi Rudyatmo yang juga menjadi donor.