Sukarelawan mengevakuasi pohon angsana yang roboh menimpa mobil Honda BRV di Desa Pelemgadung, Karangmalang, Sragen, Senin (29/4/2019) malam. (Istimewa/Sugeng Priyono)

Solopos.com, SRAGEN — Sebuah mobil Honda BRV berwarna putih ringsek tertimpa pohon angsana yang lapuk saat melintas di jalan Sragen-Balong, Senin (29/4/2019) petang pukul 18.30 WIB. Kejadian itu tepatnya di Dukuh Bulak Asri RT 001/RW 003, Desa Pelemgadung, Karangmalang, Sragen.

Mobil berpelat nomor B 1084 KKJ yang nahas itu dikemudikan Suranto Heru Istiyanto, 51, warga Dukuh/Desa Ngarum RT 006/RW 003, Ngrampal, Sragen. Akibat kejadian itu, pemilik mobil mengalami kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta.

Kapolres Sragen AKBP Yimmy Kurniawan melalui Kapolsek Karangmalang AKP Mujiyono saat dihubungi Solopos.com, Senin malam, mengatakan kecelakaan tersebut tidak mengakibatkan korban jiwa tetapi korban material cukup berat. Dia mengatakan peristiwa nahas tersebut berawal saat mobil melaju daru arah barat ke timur. Hujan yang mengguyur Sragen sejak pukul 15.00 WIB sudah reda.

“Saat melintas di wilayah Dukuh Bulak Asri, tidak ada hujan dan angin tiba-tiba pohon angsana ambruk melintang jalan dan menimpa mobil yang dikemudikan Suranto itu. Bagian atap mobil ringsek,” ujar Kapolsek.

Peristiwa itu dilaporkan kepada Palang Merah Indonesia (PMI) dan PSC 119 serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sragen. Tim sukarelawan kemanusiaan berdatangan untuk mengevakuasi pohon tumbang tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Sragen, Sugeng Priyono, menjelaskan selama evakuasi pohon lalu lintas di jalan tersebut macet. Evakuasi berlangsung pada selama hampir satu jam.

“Pohon angsana itu berdiameter 1 meter dan tiba-tiba roboh melintang ke jalan dan menimpa mobil yang lewat. Akar pohon lapu sehingga tidak mampu menahan pohon yang basah dan besar setelah diguyur hujan. Kondisi mobil rusak berat dan kerugian diperkirakan mencapai Rp200 juta,” ujarnya.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten