ilustrasi anti-hoax. (Antara)

<p><strong>Solopos.com, SOLO</strong> -- Berbagai disinformasi atau informasi yang tidak benar alias hoaks berseliweran pascabencana <a href="http://news.solopos.com/read/20181002/496/943359/1.800-an-tahanan-kabur-saat-gempa-palu-ditunggu-hingga-kamis" target="_blank" rel="noopener">gempa bumi dan tsunami di wilayah Donggala, Palu dan Mamuju</a>, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018).&nbsp; Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) pun telah mengidentifikasi sejumlah hoaks, mulai dari foto yang tidak benar, isu meninggalnya Wali Kota Palu, hingga isu bendungan retak.</p><p>Sejak Sabtu (29/09/2018) lalu, Kominfo telah melakukan pemantauan atas konten negatif yang beredar di jaringan internet baik melalui situs maupun media sosial dan <em>platform chatting</em>. Hasilnya ditemukenali konten yang berisi informasi hoaks yang beredar.</p><p>Berikut fakta sesungguhnya dari informasi yang telah beredar tersebut:</p><p><strong>1. Hoaks Bendungan Bili-Bili di Kab. Gowa Retak [gambar hoaks]</strong><br /><br />Faktanya bendungan Bili-bili masih dalam keadaan aman dan terkendali setelah dilakukan pengecekan oleh pihak Polsek Mamuju Gowa.</p><p><strong>2. Hoaks Korban Musibah [gambar hoaks]</strong></p><p>Faktanya foto yang digunakan tersebut adalah foto kejadian gempa tsunami aceh 26 Desember 2004 yang disebarluaskan kembali sebagai dokumentasi korban gempa tsunami Palu.</p><p><strong>3. Hoaks Wali Kota Palu Meninggal [gambar hoaks]</strong></p><p>Faktanya Wali Kota Palu Hidayat tidak meninggal dan kini turut melakukan tanggap darurat <a href="http://news.solopos.com/read/20181002/496/943345/bnpb-penjarahan-pasca-gempa-palu-karena-periode-panik" target="_blank" rel="noopener">gempa bumi di Palu</a>, Sulawesi Tengah.</p><p><strong>4. Hoaks Gempa Susulan [gambar hoaks]</strong></p><p>Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi gempa secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB)</p><p><strong>5. Hoaks Gerak cepat relawan FPI evakuasi korban gempa Palu 7.7</strong></p><p>Faktanya dalam gambar ini adalah relawan FPI membantu korban longsor di Desa Tegal Panjang, Sukabumi.</p><p><strong>6. Hoaks Mayat yang minta gempa [gambar hoaks]</strong></p><p>Faktanya gambar itu diambil dari kejadian di Sungai Siak Pekanbaru, Riau</p><p><strong>7. Hoaks 2 Oktober Terjadi Gempabumi Lagi [gambar hoaks]</strong></p><p>Faktanya tidak ada satu pun negara di dunia dan iptek yang mampu memprediksi <a href="http://news.solopos.com/read/20181002/496/943229/5-atm-center-mall-palu-dijarah-45-orang-ditangkap" target="_blank" rel="noopener">gempa</a> secara pasti, konfirmasi dari Sutopo Purwo Nugroho (Kepala Humas BNPB)</p><p><strong>8. Hoaks penerbangan gratis dari Makasar menuju Palu gratis bagi keluarga korban</strong></p><p>Faktanya Pesawat Hercules TNI AU menuju ke Palu diutamakan membawa bantuan logistik, paramedis, obat-obatan, makanan siap saji, dan alat berat. Pemberangkatan dari Palu prioritas untuk mengangkut pengungsi diutamakan lansia, wanita dan anak-anak, serta pasien ke Makasar.</p><p>"Kementerian Kominfo mengimbau agar seluruh masyarakat tidak mudah mempercayai dan menyebarluaskan informasi yang tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya atau tidak jelas sumbernya," kata&nbsp;Plt. Kepala Biro Humas Kemkominfo Ferdinandus Setu dalam pernyataan tertulis, Selasa (2/10/2018).</p><p></p>


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten