Hoaks Mantan Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi Meninggal Dunia, Cek Faktanya
Tangkapan layar pesan hoaks meninggalnya mantan Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi.

Solopos.com, SOLO – Mantan Bupati Wonogiri Begug Purnomosidi dikabarkan meninggal dunia. Kabar itu beredar di grup-grup whatsapp, Kamis (25/6/2020).

Dalam pesan itu disebutkan Begug meninggal dunia pada Kamis (25/6/2020) pukul 5.49 WIB di RS Mayapada, Jakarta. Menurut rencana, pemakaman dilakukan dilakukan di Astana Girilayu, Solo, langsungdari RS Mayapada.

“Telah berpulang dengan tenang eyang/ayah/suami, bapak KPH Notohadiningrat Hoedhiono Kadarisman ( Begug Purnomo Sidi ) pada hari Kamis tanggal 25 Juni 2020 jam 05.49 di RS Mayapada, Jakarta,” bunyi pesan yang beredar di grup-grup whatsapp.

Namun, dalam pesan itu, nama Begug Purnomosidi tertulis sebagai Begug Purnomo Sidi. Nama itu ditulis dalam kurung setelah nama KPH Notohadiningrat Hoedhiono Kadarisman.

Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tembus 52.812 per 27 Juni, Jateng Nomor 4

Pesan itu diikuti dengan foto selebaran layu-layu dengan logo Keraton Mangkunegaran di bagian atasnya. Dalam surat layu-layu itu disebut yang meninggal dunia yakni KPH Hoedhiono Kadarisman Notohadiningrat.

Solopos.com berupaya meminta konfirmasi kepada Begug Purnomosidi melalui nomor telepon pribadinya. Namun, pesan itu dibalas oleh asisten pribadi Begug, Sigit.

Sigit menyatakan kabar yang beredar terkait meninggalnya Begug itu salah. Begug Purnomosidi tidak sakit dan juga tidak dirawat di RS Mayapada, Jakarta.

Kakak Ipar Sri Paduka Mangkunegara IX Meninggal

“Berita yang beredar itu salah dan saat ini Bapak [Begug Purnomosidi] tidak diperkenankan pegang HP karena disarankan oleh dokter untuk istirahat total sementara waktu dulu. Maturnuwun,” balas Sigit kepada Solopos.com melalui nomor ponsel Begug Purnomosidi, Kamis (25/6/2020).

Tetap Meriah, 120 Siswa SDIT di Sukoharjo Ini Ikuti Wisuda Virtual

Sigit menjelaskan saat ini mantan Bupati Wonogiri itu sedang berada di Jakarta dan dalam keadaan sehat.

“Saat ini Bpk [Begug Purnomosidi] hanya kecapekan dan butuh istirahat total sementara wktu saja mas....Maturnuwun,” sambung dia.

Pejabat Humas Puro Mangkunegaran, Joko Pramudya, mengatakan yang meninggal dunia pada Kamis yakni KPH Hoedhiono Kadarisman Notohadiningrat, pada usia 83 tahun. Ia merupakan suami GRAy Retno Rosati Kadarisman Notohadiningrat. Mendiang Hoedhiono juga merupakan kakak ipar Sri Paduka Mangkunegara IX.

“Kalau Mangkunegaran sesuai Layu Lalyu tersebut. Kakak ipar dari Sri Paduka MN IX,” kata Joko, melalui pesan whatsapp, Sabtu (27/6/2020).

Joko mengirimkan foto surat layu layu kepada solopos. Dalam surat disebut Hoedhiono meninggal pada Kamis, 25 Juni 2020 pukul 5.49 WIB di RS Mayapada, Jakarta. Jenazah mendiang Hoedhiono akan dimakamkan di Astana Girilayu, Matesih, Karanganyar, Jumat (26/6/2020). Jenazah diberangkatkan dari nDalem Prangwedanan Puro Mangkunegaran Surakarta, pukul 9.00 WIB.

Berkumpul, Forum BPD Klaten Tegaskan Bukan Tukang Stempel


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho