Elpiji bersubsidi kemasan tabung kapasitas 3 kg. (Antara-Ali Khumaini)

Solopos.com, MADIUN -- Permintaan LPG 3 kg di Madiun meningkat antara 3% sampai 4% pada pekan awal Ramadan tahun 2019. Diperkirakan permintaan akan terus meningkat hingga Lebaran.

Ketua Hiswana Migas Madiun, Agus Wiyono, mengatakan Pertamina menjamin ketersediaan elpiji 3 kg pada saat Ramadan dan Lebaran 2019. Pada pekan awal Ramadan kenaikan hanya di angka 3% sampai 4% dibandingkan hari biasa.

Kebutuhan harian di setiap kabupaten/kota se-Madiun Raya rata-rata sebanyak 20.000 tabung.

"Kalau polanya kan biasa awal Ramadan memang meningkat terus nanti sampai Lebaran. Kami justru mengantisipasi jalur distribusi terutama di jalur wisata," katanya kepada wartawan, Kamis (16/5/2019).

Agus menegaskan LPG 3 kg merupakan barang bersubsidi sehingga harus ada pembatasan barang. Selain itu, distribusinya juga harus tepat sasaran.

Pihaknya mengakui kewalahan mengurus pengecer LPG 3 kg. Karena pengecer bisa seenaknya menentukan harga ke konsumen.

Pangkalan LPG 3 kg harus membatasi barang ke pengecer. "Pengecer itu dinomorsekiankan. Yang diutamakan itu ya konsumen. Baik UMKM maupun rumah tangga," jelas dia.

Agus mengimbau kepada masyarakat untuk membeli LPG 3 kg di pangkalan.

"Jangan membeli di pengecer. Untuk harga di tingkat pangkalan harganya pasti sesuai dengan harga eceran tertinggi (HET). Masyarakat juga bisa beli di SPBU," ungkap dia.

Silakan KLIK dan LIKE untuk lebih banyak berita Madiun Raya 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten