Hingga Hari Ini, Kuota Ruang Isolasi Covid-19 di Karanganyar Aman
Ilustrasi penanganan pasien Covid-19. (Reuters)

Solopos.com, KARANGANYAR -- Dinas Kesehatan (Dinkes) Karanganyar mengklaim jika jumlah tempat tidur untuk perawatan pasien Covid-19 di rumah sakit Karanganyar masih dalam kategori aman hingga Jumat (18/9/2020). Hal ini lantaran banyaknya pasien yang melakoni isolasi mandiri.

Kian Murah, Rapid Test di Bandara Adi Soemarmo Solo Kini Hanya Rp85.000

Hal tersebut diungkapkan oleh Sekretaris Dinkes Karanganyar, Purwati, mewakili Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Karanganyar, Juliyatmono, ketika dihubungi Solopos.com, Jumat (18/9/2020).

Dia mengatakan kondisi pasien Covid-19 dari Karanganyar saat ini masih bisa ditangani semua di rumah sakit. Selain itu, menurutnya masih terdapat tempat tidur kosong di rumah sakit rujukan perawatan Covid-19 di Karanganyar.

Kasus Positif Covid-19 Wonogiri Tembus 214 Orang, Begini Perinciannya

“Kalau untuk sampai saat ini masih dalam kategori aman. Belum ada kasus kekurangan tempat tidur di ruang isolasi. Faktornya karena kebanyakan kasus pasien itu banyak yang isolasi mandiri. Ditambah lagi untuk ruang isolasi rujukan III juga masih banyak yang belum digunakan, di RSUD Karanganyar juga masih ada yang kosong termasuk isolasi di ruang gawat darurat. Untuk wilayah Karanganyar barat juga lebih dekat di Solo untuk ke rumah sakitnya,” ungkap dia.

Rawat Inap 29 Pasien

Berdasarkan data yang diunggah oleh Dinkes Karanganyar di akun instagram @dinkeskaranganyar per Kamis (17/9) sore, jumlah pasien isolasi mandiri sebanyak 26 pasien dan rawat inap sebanyak 29 pasien.

Bertugas di Zona Merah Covid-19, Para Camat di Klaten Perketat Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, sempat menyampaikan sudah menyiapkan skenario antisipasi apabila kekurangan tempat isolasi untuk merawat pasien Covid-19. Balai Pelatihan Kerja di Karangpandan sudah disiapkan sebagai rumah sakit darurat untuk menampung apabila terjadi lonjakan jumlah pasien.

Dirut RSUD Karanganyar, Cucuk Heru Kusumo, mengatakan sebanyak 40 pasien suspect Covid-19 dan 10 pasien positif Covid-19 dirawat di tempatnya. 40 pasien suspect menurutnya saat ini dirawat di bangsal steril yang dimodifikasi untuk karantina. “Total 25 yang kami miliki. Tapi ini yang 10 masih proses perombakan ruangannya untuk dibuat sebagai ruang isolasi,” ujar dia belum lama ini.



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom