Hilang dari Day Care, Bocah Balita Ditemukan Tak Bernyawa Tanpa Kepala
Ilustrasi (Dokumentasi/JIBI/SOLOPOS)

Solopos.com, SAMARINDA -- Masyarakat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat anak balita tanpa kepala.

Mayat bocah balita yang ditemukan di parit itu diketahui berjenis kelamin laki-laki atas nama Muhammad Yusuf Gazali, 4.

Dilansir Detikcom, mayat anak balita tanpa kepala ditemukan di sebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Minggu (8/12/2019). Warga sekitar parit, Jumadi, 50, mengatakan jasad anak balita malang kali pertama ditemukan istrinya sekitar pukul 05.30 Wita.

"Seperti biasa istri buka jendela usai Salat Subuh dan ketika melihat ke parit terlihat ada sosok seperti boneka di parit, setelah itu saya dipanggil untuk memastikan saya pun kemudian memanggil tetangga untuk memastikan," kata Jumadi saat diwawancara wartawan di lokasi.

Waduh, Kalori Kerupuk Setara Sepiring Nasi

Polisi mengaku pernah mendapat kabar anak balita hilang sebelum penemuan mayat balita tanpa kepala dari penitipan anak di lokasi sekitar TKP penemuan mayat bayi.

Batik Modern, Trend Fashion Kekinian yang Kian Mendunia

"Kita lidik dulu apakah ini benar korban yang hilang beberapa waktu lalu atau korban lain lagi," ujar Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M. Ridwan, saat dimintai konfirmasi secara terpisah.

Patut Dicoba! Tips Agar Tidak Mendengkur Saat Tidur

Ayah Muhammad Yusuf Gazali, Bambang, memastikan balita tanpa kepala itu ialah anaknya berdasarkan pakaian yang dipakai.

Bambang menjelaskan, anaknya dititipkan di tempat penitipan anak atau day care Jl. A.W. Syahranie dan hilang sejak Jumat (22/11/2019).

Tips Siapkan Anak Agar Tak Iri dengan Kehadiran Adik Baru

Pramugari Garuda Indonesia Curhat, Erick Thohir Memerah Karena Malu

"Ia benar ini anak saya, tadi ibu lihat pakaian yang digunakan sama dengan pakaian yang digunakan saat ia hilang di tempat penitipan anak," kata Bambang di ruang jenazah RSUD Samarinda, Kaltim, Minggu sore.

Bambang mengaku anaknya diantar ke day care tersebut sekitar pukul 11.00 WITa.

Spesifikasi Gahar Asus ROG Phone II, Smartphone Gaming Terkuat di Dunia

Dia lalu mendapat kabar sekitar pukul 14.30 Wita dari istrinya bahwa anaknya hilang.

"Waktu itu ibu kepala sekolah bilang anaknya hilang saat hujan deras melanda sekolah," tuturnya.

Ladies, Ini Warna yang Jadi Tren Fashion di 2020

Bambang dan istrinya Meliasari berharap dapat mengetahui pasti penyebab anaknya meninggal dunia.

Sumber: Detik.com



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom