Hiks, Pengemudi Travel di Solo Ini Curhat Hampir Empat Bulan Tak Dapat Penghasilan
Bhabinkamtibmas Kelurahan Sriwedari, Aiptu Tatang Iskandar (kiri), menyerahkan bantuan kepada perwakilan pengemudi di Elf Wisata di kompleks Stadion Sriwedari, Solo, Selasa (19/5/2020). (Solopos/Ichsan Kholif Rahman)

Solopos.com, SOLO -- Dampak pandemi Covid-19 membuat pengemudi travel di Solo nyaris tak memiliki pendapatan selama hampir empat bulan. Ratusan pesanan travel yang sedianya dilayani, dibatalkan karena pembatasan sosial.

Perwakilan komunitas elf Kota Solo, Oky Orlando, menyebut sudah sejak Februari 2020, dia dan rekan-rekannya tidak memperoleh pendapatan sama sekali. Hal itu dikarenakan ratusan pesanan yang masuk dibatalkan untuk mencegah penularan virus corona

"Sudah empat bulan armada kami tidak ada yang berjalan. Para pengemudi sudah tidak ada yang bekerja. Owner kami juga tidak memiliki pendapatan, termasuk para pekerjanya,” papar dia saat ditemui Solopos.com seusai menerima bantuan sembako dari Polda Jawa Tengah (Jateng) di Sriwedari, Solo, Selasa (19/5/2020).

Saham Bank Pelat Merah Menghijau, Isu Bank Jangkar Tak Ngefek Lagi?

Oky menambahkan saat ini pengemudi elf wisata dalam kondisi sulit. Para pengemudi asal luar Kota Solo sudah jauh-jauh hari kembali ke tempat asal mereka. Padahal, dalam kondisi normal, sepekan jelang Lebaran biasanya pesanan travel melonjak hingga seratus persen.

Lantaran itu, bantuan seperti yang diberikan polisi tersebut sangat dinanti. “Kami mengapresiasi bantuan semacam ini," imbuh dia.

Pada Selasa, Polda Jawa Tengah menyerahkan ratusan paket sembako kepada pengemudi travel di Solo yang tergabung dalam paguyuban travel dan pariwisata Soloraya di kompleks Stadion Sriwedari. Hal itu menyusul minimnya pendapatan para pekerja pariwisata itu di tengah pandemi virus corona.

Round Up Covid-19 Sragen: Peserta Ijtima Gowa Selamat Berkat Obat Herbal, Kasus Tak Bertambah

Bantu Warga Terdampak Pandemi

Perwakilan Polda Jateng, AKBP Iskandar Sitorus, saat dijumpai wartawan mengatakan bakti sosial dari Polda Jateng masih terus berjalan selama pandemi virus corona. Bakti sosial dikhususkan untuk membantu warga yang terdampak pandemi secara ekonomi.

Para paguyuban pariwisata dan pekerja travel, termasuk pengemudi travel Solo, beberapa waktu terakhir kehilangan pendapatan mereka karena tidak ada pesanan perjalanan pariwisata.

Mau Gadaikan Barang untuk Modal Lebaran? Simak Dulu Daftar Bunga Gadai Ini

"Kami berempati kepada saudara-saudara kami yang bergerak di bidang pariwisata. Ada ratusan paket berupa beras, minyak goreng, dan mi instan. Rencana setelah ini kami bergeser ke kota lain seperti di Semarang dan Banyumas," papar dia mewakili Kapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol. Ahmad Lutfi.

Dia menambahkan pemilihan pengemudi travel Solo sebagai sasaran penyerahan bantuan telah mempertimbangkan beberapa faktor, salah satunya kondisi mereka yang serbasulit. Pertimbangan lainnya, komunitas tersebut saat ini jarang memperoleh bantuan dari pihak lain.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho