Barang dagangan unik di toko milik Henry Scragg (Essex Live)

Solopos.com, ESSEX Suatu toko di Battlebridge, Essex, Inggris, menarik perhatian banyak orang karena barang dagangannya yang tak wajar. Dari pintu masuk toko terdengar musik khas Skandinavia. Toko itu dipenuhi asap dari buah saga yang dibakar.

Aneka barang yang dijual di toko tersebut cukup aneh dan misterius. Betapa tidak, toko itu menjual anggota tubuh manusia, mulai dari ovarium wanita, janin, daging manusia, dan aneka benda aneh lainnya dari manusia dan hewan. Harga barang yang ditawarkan di toko tersebut bervariasi, mulai dari 10-2.650 Euro atau sekitar Rp158.000-Rp42 juta. Barang-barang tersebut diawetkan dalam wadah khusus.

Mengutip Essex Live, Kamis (14/2/2019), Henry Scragg adalah pria yang menjual ratusan barang tak biasa itu. Dia berhenti dari pekerjaannya sebagai tukang kebun di Anglia Ruskin University lima tahun lalu demi mengejar minatnya mempelajari hal-hal unik tersebut.

"Ketika masih muda, saya tidak tahu apa yang ingin saya lakukan. Saya tersesat. Jadi saya menghabiskan sebagian besar hidup saya mencoba untuk mengikuti orang lain tetapi saya tidak pernah bahagia dan saya tidak pernah jadi diri sendiri," ujarnya.

 Henry Scragg memamerkan dagangan uniknya (Essex Live)

Henry Scragg menghabiskan waktu berjam-jam mencari barang-barang yang menarik di situs belanja eBay. Setelah itu, dia memajang semua benda aneh yang dibelinya di dalam toko khusus. Dia kali pertama memajang benda unik tersebut di pameran Colchester Castle pada 2011.

Henry Scragg pertama kali memajang barang-barang unik milikinya di sebuah pameran benda-benda kuno di Colchester Castle pada 2011. Ketika dia menghubungi panitia, mereka memberikannya sebuah ruangan yang seperti penjara dan bagi Scragg hal itu cocok bagi barang-barangnya. Dia sadar banyak orang yang merasa aneh dengan kelakuannya. Namun, dia tidak pernah mempermasalahkan anggapan tersebut.

Lebih lanjut Henry Scragg menambahkan, pelanggannya merupakan orang yang berpikiran terbuka. Pelanggan tersebut berasal dari berbagai kalangan, termasuk pekerja di bidang kesehatan. Maklum saja, benda-benda tersebut memang cukup bermanfaat untuk peneliti di bidang kesehatan.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten