Tutup Iklan
Hidung pesawat Boeing 737-800 yang dioperasikan Aeromexico rusak diduga menabrak drone saat hendak mendarat di Bandara Internasional Tijuana, Baja California, Meksiko, Jumat (14/12/2018). (Metro.co.uk)

Solopos.com, BAJA CALIFORNIA — Pesawat penumpang Boeing 737-800 yang dioperasikan maskapai penerbangan Meksiko, Aeromexico, mengalami http://news.solopos.com/read/20181030/497/949338/5-kecelakaan-pesawat-paling-tragis-sepanjang-2018">kecelakaan saat hendak mendarat di Bandara Internasional Tijuana, Baja California, Meksiko, Jumat (14/12/2018).

Hidung pesawat tersebut rusak diduga karena menabrak drone atau pesawat kecil tanpa awak.

Dikutip dari Metro.co.uk, Senin (17/12/2018), pesawat tersebut terbang dari Bandara Costilla di Guadalajara, Meksi, Jumat (14/12/2018) pukul 06.41 waktu setempat. Saat hendak mendarat di Bandara Internasional Tijuana pada pukul 07.40, pilot merasakan pesawat seperti menabrak sesuatu, namun tak tampak dari pandangan pilot.

Setelah mendarat dan dilakukan pengecekan, hidung pesawat tersebut hancur. Dugaan paling kuat terkait penyebab rusaknya hidung http://soloraya.solopos.com/read/20181031/494/949561/kecelakaan-lion-air-bangkitkan-trauma-bupati-karanganyar">pesawat itu adalah tabrakan dengan drone.

Namun demikian, hingga Senin (17/12/2018), Aeromexico menyatakan insiden tersebut masih dalam penyelidikan. "Penyebab pastinya masih diselidiki," kata pihak Aeromexico melalui pernyataan tertlisnya.

Meski mengalami kecelakaan dan hidung pesawat rusak, pesawat Boeing 737-800 itu berhasil mendarat dengan selamat. Seluruh penumpang dan awak http://news.solopos.com/read/20181102/496/949915/buntut-tragedi-lion-air-tiket-pesawat-dinaikkan">pesawat pun tak ada yang terluka.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten