Ilustri Lion Air/(Solopos-Sunaryo Haryo Bayu)

Solopos.com, SOLO - Maskapai Lion Air Group resmi menerapkan bagasi bergayar untuk layanan mereka. Untuk rute terbang dari Bandara Adi Soemarmo, biaya bagasi dipatok mulai Rp23.000 per 1 kilogram (kg) hingga Rp210.000 per 15 kg.

Station Manager Lion Air Bandara Adi Soemarmo, Aditya Yudha, mengatakan ada penurunan jumlah penumpang setelah layanan bagasi cuma-cuma untuk maskapai low cost carrier (LCC) ini dihapus. Kondisi itu diperparah masa low season sehingga tingkat keterisian tidak maksimal. “Ada penurunan penumpang setelah bagasi cuma-cuma menjadi berbayar. Tingkat keterisian dari 80% turun 40% hingga 50%,” kata dia kepada Solopos.com, Rabu (23/1/2019).

Yudha memaparkan sebelumnya penghapusan bagasi cuma-cuma pada penerbangan Lion Group berlaku tanggal issued 8 Januari 2019 dan tanggal keberangkatan 16 Januari 2019. Regulasi ini berlaku untuk seluruh rute domestik Lion Group. Tiket yang telah issued sebelum 8 Januari 2019 tetap mendapatkan bagasi cuma-cuma, yakni 20 kg untuk Lion Air dan 10 kg untuk Wings Air.

Harga prepaid bagasi untuk Lion Group ke sejumlah rute melalui bandara berkode SOC itu adalah untuk rute Solo–Denpasar senilai Rp25.000 per 1 kg, Rp70.000 per 5 kg, Rp140.000 per 10 kg, dan Rp210.000 per 15 kg. Sedangkan, untuk rute Solo–Jakarta bagasi berbayar ditawarkan Rp23.000 per 1 kg, Rp65.000 per 5 kg, Rp130.000 per 10 kg, dan Rp195.000 per 15 kg.

Awalnya maskapai LCC ini melayani tujuh penerbangan via Bandara Adi Soemarmo, yakni enam penerbangan rute SOC–CGK (Soekarno-Hatta) dan satu penerbangan SOC–DPS (Denpasar). Namun, selama low season manajemen memutuskan membatalkan dua penerbangan rute Solo–Jakarta hingga April. Penerbangan yang masih terjadwal atau terbang untuk rute SOC-CGK pada pukul 06.00 WIB, 07.50 WIB, 09.45 WIB, dan 17.45 WIB, serta SOC–DPS pukul 06.10 WIB.

“Terkait harga tiket, sebenarnya kami tidak ada batas bawah. Kami sempat menjual tiket dengan harga Rp300.000-an, tapi ini oleh Kementerian Perhubungan dinilai terlalu rendah. Bulan ini kami di angka Rp500.000-an yang masih terbilang paling murah dibandingkan kompetitor,” imbuh dia.

Pada Rabu pagi, Komisi V DPR mengadakan inspeksi mendadak (sidak) ke Bandara Adi Soemarmo Solo untuk melihat dampak penerapan bagasi berbayar serta tarif pesawat terbang. Anggota Komisi V DPR, Bambang Haryo Soekartono, bakal memanggil sejumlah maskapai terkait dengan penghapusan bagasi dan kenaikan tarif pesawat terbang ini.

 


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten