HEWAN PELIHARAAN : Pasar Burung Depok Siapkan Unggas Unik
Ayam mutiara di kios milik Atik, Pasar Burung Depok, Sabtu (9/8/2014) (A. Nindya Paramita/ JIBI/ Solopos.com)

Solopos.com, SOLO – Sesuai namanya, Taman Pasar Burung dan Ikan Hias Depok, Solo, Jawa Tengah menyediakan aneka burung dan ikan hias bagi calon konsumennya. Tetapi bukan hanya aves dan pisces biasa dengan variasi harga yang beragam yang bisa didapatkan pengunjungnya, sentra hewan peliharaan terbesar di Jawa Tengah itu juga menjadi incaran pencinta binatang piaraan yang berburu unggas unik.

Mulyono, 59, salah seorang pedagang di Pasar Depok misalnya menjual beraneka jenis merpati hias. Ia mendapatkan pasokan dari berbagai daerah di Soloraya maupun luar kota. Merpati hias ini beragam, tentu harganya pun bervariasi. “Saya jual di sini per pasang, mau beli satuan juga bisa,” ungkap Mulyono, 59.

Saat ditemui Solopos.com, Sabtu (9/9/2014), ia menjelaskan jenis-jenis merpati hias yang ia jual dan kisaran harganya. Jenis merpati hias yang dijual antara lain merpati king Rp500.000, merpati lahore Rp300.000, merpati old german cropper Rp1 juta, merpati gondok dijual dengan harga Rp800.000, sedangkan merpati jacobin Rp450.000.

Selain merpati hias, masih ada beraneka jenis unggas yang tentu menarik perhatian pengunjung karena keunikannya. Menurut Ati, 40, pedagang lain unggas di Pasar Depok, keindahan bulu ayam juga bisa menjadi daya tarik, mulai dari warna hingga coraknya.

Ayam mutiara, salah satu ayam yang digemari karena keunikan bulunya. Ayam mutiara yang ada di pasar burung ini berwarna abu-abu dan putih. Ayam mutiara warna abu-abu terdapat titik putih seperti taburan mutiara yang menempel di bulu ayam itu. Namun, ayam mutiara berwarna putih terlihat polos.

Ayam mutiara banyak diminati pembeli karena jumlah telur yang dihasilkan mencapai puluhan butir. Selain itu, ayam itu bertelur seperti kura-kura, memendam telur dalam pasir. Namun, ayam yang sebenarnya masuk dalam keluarga aves bukan ayam ini merupakan ayam hias bukan ayam untuk dikonsumsi.

“Harga sepasang ayam mutiara Rp450.000 untuk warna abu-abu dan putih diberi harga Rp600.000,” ungkap Atik kepada Solopos.com, Sabtu (9/8/2014). Selain menjual ayam mutiara, ia juga menjual ayam batik berwarna cokelat. Ayam batik Kanada dan Italia pun menjadi incaran pembeli, corak bulunya pun unik harga jual sepasang ayam batik dibanderol Rp250.000. (A.Nindya Paramita/JIBI/Solopos.com)

 



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya






Kolom