Hentikan Glorifikasi Taliban!

Skenario masa depan yang harus dihadapi Taliban adalah akan terpaksa dan dipaksa lebih terbuka dan inklusif.

 Sejumlah warga negara indonesia yang dievakuasi dari Afganistan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) dini hari. (Antara/Galih Pradipta)

SOLOPOS.COM - Sejumlah warga negara indonesia yang dievakuasi dari Afganistan tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Sabtu (21/8/2021) dini hari. (Antara/Galih Pradipta)

Solopos.com, SOLO – Glorifikasi Taliban di Indonesia harus selekasnya dihentikan. Upaya menggunakan isu kemenangan Taliban di Afganistan menjadi komoditas politik menjelang pemilihan umum 2024 sangat berbahaya bagi eksistensi Indonesia.

Demikian kata pengamat politik Timur Tengah dan dosen di Program Studi Hubungan Internasional Universitas Padjadjaran Dina Y. Sulaeman dan anggota staf Perserikatan Bangsa-Bangsa di Kabul, Afganistan, pada 2019-2021 Dhyana Paramita.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Terpopuler Hari Ini

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta?

Kenapa Solo Tidak Jadi Daerah Istimewa Seperti Yogyakarta? Begini jawaban dan penjelasan dari sejarawan dari UGM.

Al Firdaus, Sekolah International Baccalaureate Pertama di Jawa Tengah

Al Firdaus World Class Islamic School saat memutuskan bekerja sama dengan International Baccalaureate (IB), yayasan pendidikan internasional asal Jenewa, Swiss. Tahun ini Primary Years Programme (PYP) untuk usia 3-12 tahun serta Middle Years Programme (MYP) untuk usia 11-14 tahun di Al Firdaus resmi terotorisasi IB.

Kejutan! Rival Persis Solo Dibekuk Persebi Boyolali di Laga Uji Coba

Persebi Boyolali secara mengejutkan mampu menaklukkan PSCS Cilacap dalam laga uji coba. Persebi menang dengan skor tipis 2-1.

Dipicu Sesar Aktif, Inilah Rentetan 8 Kali Gempa Salatiga-Ambarawa

Dampak gempa berupa guncangan dirasakan di Ambarawa, Salatiga, Banyubiru, dan Bawen dalam skala intensitas II MMI dimana benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

2 Sahabat Karib di Klaten Berkelahi Hebat, 1 Meninggal Dibacok

Dua warga Klaten yang saling berteman akrab terlibat baku hantam hingga menyebabkan salah satunya meninggal dunia terkena senjata tajam.

Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama Hindu, Akan Jalani Sudhi Wadani

Putri Presiden Pertama RI, Diah Mutiara Sukmawati Soekarnoputri, pindah ke agama Hindu dan akan menjalani proses Sudhi Wadani di Bali.

Salatiga & Ambarawa Diguncang Gempa, Netizen: Setiap 15 Menit Gempa

Rentetan gempa bumi yang terjadi di Salatiga, Ambarawa, dan sekitarnya membuat warganet panik.

Perkelahian 2 Sahabat Karib, 1 Meninggal Kena Sabetan Pedang di Leher

Perkelahian maut antarsahabat karib di Klaten pada Jumat (22/10/2021) pukul 20.00 WIB menyebabkan salah satunya meninggal karena sabetan pedang di leher.

Partai Gerindra Jateng Deklarasikan Prabowo Capres 2024

Acara deklarasi dipimpin Ketua DPD Partai Gerindra Jateng, Abdul Wahid, diikuti para pengurus DPC Partai Gerindra se Jateng.

Diduga Perkosa Anak Tersangka, Kapolsek Parigi Dipecat Tidak Hormat

Kapolsek Parigi, Iptu IDGN, yang diduga memerkosa anak tersangka diberhentikan secara tidak hormat setelah menjalani sidang kode etik, Sabtu (23/10/2021).

1 Meninggal Akibat Perkelahian 2 Sahabat, Pelaku Dikenal Jagoan Kampung

Soleman, 65, warga Bangunrejo Kidul, Desa Granting, Kecamatan Jogonalan, yang tega membunuh sahabat karibnya, Trimo Lewong, 65, dikenal sebagai jagoan kampung.

2 Gempa Susulan Kembali Goyang Ambarawa

Gempa susulan pada 09.34 WIB berkekuatan Magnitudo 3.0 dan gempa kedua pada pukul 09.51 WIB berkekuatan Magnitudo 3.3.

Gempa Guncang Salatiga, Diduga Dipicu Sesar Merbabu, Merapi, & Telomoyo

Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas sesar aktif.

Rentetan 15 Kali Gempa Terjadi di Salatiga & Ambarawa, Ini Kata BMKG

Sejak Sabtu (23/10/2021) dini hari hingga siang pukul 14.00 WIB, rentetan 15 kali gempa bumi terjadi di wilayah Kota Salatiga dan Ambarawa.

Tak Hanya di Salatiga, Gempa Juga Guncang Semarang & Temanggung

Gempa bumi di daratan atau gempa darat tidak hanya terjadi di Kota Salatiga, Jawa Tengah (Jateng), tapi juga di wilayah Kabupaten Semarang dan Temanggung.

Profil Sukmawati Soekarnoputri, Ibunda Paundra yang Pindah Agama Hindu

Ini dia sederet profil menarik dari Sukmawati Soekarnoputri, adik Megawati Soekarnoputri yang pindah agama Hindu.