Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan (Badmintonindonesia.org)

Solopos.com, JAKARTA - Pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan sukses menembus peringkat kedua dunia. Mereka pun berpotensi menyalip Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo yang sudah lama berada di peringkat pertama dunia.

Hendra/Ahsan melesat ke peringkat kedua setelah berprestasi dalam beberapa turnamen terakhir. Dalam ranking Badminton World Federation (BWF), Hendra/Ahsan mengoleksi 89,937 poin. Sedangkan Kevin/Marcus di posisi pertama punya 101,353 poin.

Dengan selisih 11,416 poin tersebut, bukan tak mungkin The Daddies, julukan fan bulutangkis kepada Hendra/Ahsan, bisa melewati The Minions. Menanggapi itu, Hendra/Ahsan kompak tak ingin berandai-andai. Mereka menyadari faktor usia dan kecepatan menjadi kelemahan dalam ketatnya persaingan di level dunia.

"Enggak lah (melewati Kevin/Marcus). Sekarang mereka memang menjadi peringkat yang terbaik, tapi saya maunya stabil di peringkat dua saja dulu," kata Hendra seperti dikutip dari detik.com, Rabu (11/9/2019).

"Susah [untuk mengalahkan mereka] karena Kevin/Marcus sedang top-topnya dan ada faktor usia kami juga," imbuhnya.

Meski tak memiliki ambisi melewati juniornya, Hendra/Ahsan mengaku terbuka dengan pola permainan cepat yang saat ini tengah tren dalam dunia bulu tangkis. Meski saat di lapangan mereka tetap menggunakan gaya main sendiri.

"Kami tetap bermain dengan gaya kami karena kalau mau mengikuti sudah enggak nyampe [mengimbangi] kecepatannya," kata Hendra.

Selain itu, kata Hendra, pola main bisanya mengikuti kondisi yang terjadi di lapangan dan tergantung dari musuh. Tetapi tidak bisa satu gaya main untuk semua lawan dan jenis lapangan. "Jadi mesti melihat di lapangannya seperti apa. Maksudnya, jika main cepat kemudian mendapat poin banyak ya teruskan," ujar juara All England 2019 itu.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten