Tutup Iklan

Hendak Dilantik, Sandiaga Uno Tak Penuhi Panggilan Polda Metro

Hendak Dilantik, Sandiaga Uno Tak Penuhi Panggilan Polda Metro

SOLOPOS.COM - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Sandiaga Uno (tengah) di gedung KPK, Jakarta, Jumat (14/7/2017). (JIBI/Solopos/Antara/Hafidz Mubarak A)

Sandiaga Uno tak memenuhi panggilan Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan penggelapan dalam penjualan tanah di Tangsel.

Solopos.com, JAKARTA -- Gubernur terpilih DKI Jakarta Sandiaga Uno yang seyogyanya diperiksa Rabu (11/10/2017) ini tidak hadir dengan alasan persiapan pelantikannya yang akan digelar pada Senin (16/10/2017) depan.

Sandiaga rencananya diperiksa sebagai terlapor terkait kasus dugaan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jl. Raya Curug, Tangerang Selatan, Banten, pada 2012 lalu.

"Ya, memang hari ini agendanya diperiksa terkait laporan itu, tapi yang bersangkutan menyampaikan tidak bisa hadir karena untuk persiapan proses pelantikan Gubernur-Wakil Gubernur tanggal 16," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol RP Argo Yuwono, Rabu (11/10/2017).

Untuk itu, pihaknya akan mengagendakan pemanggilan kembali atas Sandiaga. Namun, Argo belum bisa memastikan kapan tepatnya Wakil Gubernur Terpilih DKI Jakarta itu akan kembali dihadirkan.

Sebelumnya, Sandiaga dan satu orang lainnya yakni Andreas Tjahjadi dilaporkan ke Polda Metro Jaya karena diduga melakukan penggelapan dalam penjualan sebidang tanah di Jl. Raya Curug. Fransiska Kumalawati Susilo selaku kuasa dari pihak pelapor membuat laporan di Polda Metro Jaya.

"Pak Edward menitipkan tanah hampir sehektare ke Andreas dan Sandiaga. Tanahnya di bawah perusahaan PT Japirex," kata Fransiska beberapa waktu lalu.

Berita Terkait

Berita Terkini

Songsong Pilkada 2024, Puan Maharani Konsolidasikan PDIP di Jatim

Baliho bergambar Ketua DPR Puan Maharani bermunculan di Jawa Timur menjelang Pemilihan Presiden 2024 dan Pilkada 2024.

Ditinjau Menteri PUPR, Proyek Pintu Air Demangan Baru Capai 60%

Selain kondisi pintu air Demangan lama yang sudah mengkhawatirkan, terjadinya perubahan iklim turut mengubah debit air sungai.

Kim Jong-un Sebut K-Pop Seperti Kanker Ganas

Pimpinan tertinggi Korea Utara Kim Jong-un menyebut hallyu atau Korean wave bagaikan kanker ganas yang merusak anak muda Korea Utara.

Asyik, Wisata Kuliner Pasar Doplang Wonogiri Mulai Buka

Wisata Pasar Doplang Wonogiri khusus menyajikan kuliner/penganan tradisional dengan mengadopsi konsep transaksi zaman dahulu.

Teken MoU dengan LSPPO, FP UNS Bekali Lulusan dengan Kompetensi Pertanian Organik

FP UNS bakal menjadi tempat uji kompetensi dan membekali lulusan dengan sertifikat kompetensi bidang pertanian organik.

Kediri Canangkan Gempur Rokok Ilegal

Pemerintah Kota Kediri, Jawa Timur menggandeng Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai untuk mencanangkan kampanye Gempur Rokok Ilegal.

Waduh, Ada Titik Api Baru di Pembatas Tangki Pertamina Cilacap

Pihak Pertamina Cilacap menjelaskan ada titik api baru di area 39 yang menjadi lokasi kebakaran tangki di kawasan kilang Jumat malam.

Christian Eriksen Kolaps, Denmark Vs Finlandia Dihentikan

Christian Eriksen tersungkur ke lapangan saat menerima bola lemparan ke dalam di sisi kanan pertahanan Finlandia.

Zodiak Ini Kata Astrologi Pandai Bergaul

Beberapa zodiak cenderung pemalu dan tertutup, sementara zodiak lainnya pandai bergaul sehingga sangat menarik perhatian.

Persib Bandung 1-1 PS Tira Persikabo: Robert Petik Hal Positif

Persib memimpin lewat gol Febri Hariyadi pada menit ke-40 namun disamakan oleh gol balasan Ciro Alves pada menit ke-56.

Kasus Covid-19 di Klaten Bertambah 80 Orang, 6 Meninggal Dunia

Penambahan kasus baru Covid-19 terbanyak di Kabupaten Klaten berasal dari Kecamatan Manisrenggo, yakni mencapai 17 orang.

Ivermectin Viral Disebut Obat Covid-19

Ivermectin yang lazim digunakan untuk mengobati berbagai jenis infestasi parasit viral disebut sebagai obat virus corona pemicu Covid-19.