Tutup Iklan

Hemat Modal Lur, Petani Selo Boyolali Tanam Bawang Merah dengan Biji

Setiap satu hektare lahan bawang merah membutuhkan 10 hingga 11 bungkus bibit biji dengan harga sekitar Rp600.000.

 Petani di Jrakah, Selo, Boyolali, menunjukkan bawang merah yang dipanen belum lama ini. (Istimewa-Diskominfo Boyolali)

SOLOPOS.COM - Petani di Jrakah, Selo, Boyolali, menunjukkan bawang merah yang dipanen belum lama ini. (Istimewa-Diskominfo Boyolali)

Solopos.com, BOYOLALI – Penanaman bawang merah dengan biji mulai dilakukan petani di Dukuh Sepi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Penggunaan bibit dari dari biji dinilai lebih hemat.

Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Boyolali, Bambang Jiyanto, mengatakan inovasi penanaman bawang merah dengan biji tersebut sudah disampaikan oleh penyuluh.

“Ini edukasi yang sudah disampaikan teman-teman penyuluh dan sudah direplikasi oleh teman-teman kelompok tani yang rata-rata pemuda. Ini akan kami replikasi yang lebih besar,” kata dia dalam rilis yang diterima Solopos.com, belum lama ini.

Baca juga: Buah Kesemek Khas Selo Boyolali, Direndam 6 Hari Baru Bisa Dikonsumsi

Dia menyebutkan setiap satu hektare lahan bawang merah membutuhkan 10 hingga 11 bungkus bibit biji dengan harga sekitar Rp600.000. Jika petani menggunakan bibit bawang merah dari umbi, membutuhkan modal sebesar Rp40 juta untuk pembelian bibit.

Pada Kamis (10/6/2021), panen perdana bawang merah dengan bibit biji sudah dilakukan. Petani yang tergabung dalam Kelompok Tani Ngudi Tani, mampu panen di lahan seluas delapan hektare.

Disebutkan, hasil panen dalam satu hektare mencapai 9 ton hingga 10 ton.

Baca juga: 116 Lulusan Pertama SMA Pradita Dirgantara Lolos SBMPTN 2021

“Panen pangkas langsung dihargai Rp10.000 – Rp12.000 sehingga ini sangat menguntungkan dan ini edukasi untuk mengalihkan bibit yang semula memakai umbi sekarang memakai biji,” lanjut dia.

Bimbingan dan Arahan

Ketua Kelompok Tani Ngudi Tani, Sawit, mengaku sangat terbantu dengan inovasi penanaman bawang merah melalui metode baru tersebut.

Pihaknya meminta kepada pemerintah dalam hal ini penyuluh pertanian untuk memberikan bimbingan dan arahan agar hasil panen bawang merah bisa lebih meningkat.

“Kepada petugas dari penyuluh petani maupun pemerintah agar ada bimbingan dari kelompok supaya ada kemajuan,” kata dia.

Baca juga: Kisah Warga Boyolali Terjerat Pinjaman Online Ilegal, Utang Rp900.000 Bengkak Jadi Rp75 Juta

Berita Terkait

Berita Terkini

Kemah Bela Negara di Delingan Karanganyar Digelar Luring Tapi Terbatas

Kemah Bela Negara nanti akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan ketat seperti menjaga jarak dan tidak berkerumun.

Pelajar di Boyolali Juga Masuk Sasaran Vaksinasi Desa

Vaksinasi untuk pelajar dilakukan melalui pendekatan desa untuk mendukung rencana pembelajaran tatap muka di Boyolali.

SDN 1 Wonogiri Deklarasi Sekolah Ramah Anak

Deklarasi Sekolah Ramah Anak untuk mempertegas SDN 1 Wonogiri konsisten mengaplikasikan pembiasaan yang ramah anak.

Gibran Soal Prostitusi Gay di Nusukan Solo: Tak Ada Toleransi!

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mengatakan tidak akan menoleransi pelanggaran hukum termasuk praktik prostitusi gay di Nusukan.

Prostitusi Gay di Nusukan Solo Terbongkar, Ini Kata Warga Sekitar

Warga sekitar tempat indekos yang jadi lokasi prostitusi gay di Nusukan, Solo, mengaku tidak tahu ada penggerebekan oleh Polda Jateng.

Waduh, Mayoritas Pasar di Sragen Ternyata Rawan Kebakaran

Untuk antisipasi potensi kebakaran, pedagang diimbau lebih berhati-hati dan bila memungkinkan dilakukan simulasi kebakaran pasar.

Percepatan Vaksinasi di Wonogiri Terkendala SDM Vaksinator dan Internet

Joko Sutopo menyiapkan langkah strategis untuk merampungkan vaksinasi sesuai target, seperti penjadwalan ulang, kesiapan SDM vaksinator, data, dan stok vaksin.

Ngeri Lur! Eks Terminal Kartasura Jadi Lokasi Pesta Miras dan Esek-Esek

Lahan bekas Terminal Kartasura, Sukoharjo, yang mangkrak bertahun-tahun malah disalahgunakan untuk pesta miras dan mangkal PSK.

Pengakuan Pria Sragen Nekat Bakar Mobil Tetangga: Merasa Terganggu

Aaksi nekat bakar mobil tetangga tersebut dilakukan AN secara sadar tanpa melibatkan pihak lain dan tidak berkaitan dengan peristiwa di mana pun.

Asyik! 8 Mobil Listrik Bergaya Klasik Siap Antar Turis Keliling Solo

Pemkot Solo dapat bantuan delapan unit mobil listrik bergaya klasik untuk mengantar wisatawan blusukan tempat wisata di Kota Solo.

PTM di Wonogiri Tunggu Vaksinasi Siswa dan Guru Rampung

Wonogiri akan menggelar PTM jika seluruh murid dan guru selesai divaksinasi dan fasilitas pendukung memenuhi syarat.

Jumlah Petani Muda Makin Banyak

Gerakan menarik kaum muda di Kabupaten Klaten agar mau berkecimpung di dunia pertanian makin masif, salah satunya dilakukan Komunitas Petani Muda Klaten.

Jejak Limbah Ciu Hilang Tersapu Hujan, Kali Samin Sukoharjo Bersih Lagi

Air Kali Samin yang sempat berubah hitam karena tercemar limbah ciu dari sentra industi ciu Mojolaban dan Polokarto, Sukoharjo, kembali bersih.

Rp4 M Insentif Pemulasaraan Jenazah Covid-19 Karanganyar Belum Dibayar

Anggaran insentif pemulasaraan jenazah Covid-19 ini akan ditagihkan melalui Belanja Tak Terduga (BTT) APBD Kabupaten Karanganyar.

Harga Cabai dan Bawang Putih di Wonogiri Naik Tipis

Cabai merah besar, cabai keriting, rawit hijau, dan hijau besar di Wonogiri naik harga selama beberapa pekan terakhir.

145 Siswa 2 SMP di Sragen Mendadak Dites Antigen, Hasilnya...

Tes swab antigen kepada pelajar SMP dimulai Senin untuk antisipasi munculnya klaster sekolah atau pembelajaran tatap muka (PTM).