Solopos.com, KLATEN — Tri Wulandari, bocah 13 tahun asal Dusun Kembangan RT 012/005, Desa Kebondalem Lor, Kecamatan Prambanan, tak hanya mengaku menangkap satu tuyul. Menurut pengakuannya, dia juga telah menangkap tiga tuyul lainnya sehingga total dia menangkap empat tuyul pada hari yang sama.

Setelah menangkap tuyul pada Senin (17/3/2014) siang, Tri mengaku kembali menangkap tiga tuyul lain. Saat itu, menjelang berbuka puasa sekitar pukul 17.00 WIB, dia kembali melihat tiga tuyul berkeliaran di sekitar kebun rumahnya. Ketiga tuyul itu pun ditangkap setelah dia kejar hingga puluhan meter di sekitar kebun. Setelah tertangkap, tuyul dimasukkan ke dalam botol.

“Tuyul yang saya tangkap itu ukuran tubuhnya sekitar 50 cm, kepalanya gundul ada sedikit rambut dan hanya mengenakan celana dalam,” kata Tri saat ditemui wartawan di rumahnya, Selasa (18/3/2014) siang. Dia mengaku bisa melihat makhluk gaib setahun lalu.

Kabar tentang penangkapan tuyul itu pun dengan cepat menyebar ke masyarakat. Bahkan, jalanan di desa setempat sempat macet total karena warga yang penasaran ingin melihat makhluk gaib tersebut.

Melihat situasi yang rawan tersebut, Kepala Desa Kebondalem Lor, Agus Nugroho, melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Prambanan. Setelah itu, polisi datang dan menyita empat botol yang dianggap menjadi tempat disanderanya tuyul itu. Selain itu, polisi juga menyita potongan rambut yang diduga menjadi bagian tubuh dari tuyul itu.

“Sebenarnya tidak masalah banyak masyarakat yang datang untuk melihat makhluk itu. Tetapi karena sudah meresahkan masyarakat akhirnya kami meminta bantuan polisi untuk mengamankan,” jelasnya saat ditemui wartawan di lokasi, Selasa.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten