Heboh Sepatu Berlogo PKI Dijual di Jalan Kramat Jaya, Cek Faktanya

Foto yang diunggah pengguna Facebook Akhwat DiRantau juga ditemukan dalam unggahan akun Instagram @hytrape.sneakers.

 Sepatu sneakers berlogo PKI yang diklaim dijual di Jakarta. (Istimewa)

SOLOPOS.COM - Sepatu sneakers berlogo PKI yang diklaim dijual di Jakarta. (Istimewa)

Solopos.com, SOLO - Jagat media sosial kembali digegerkan postingan foto palu arit di salah satu gedung di Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat. Beredar unggahan foto yang memperlihatkan sejumlah sepatu dengan logo palu dan arit yang diklaim mirip simbol PKI atau komunis.

Video Viral Sitkom Bajaj Bajuri 2002 Bahas Virus Corona, Cek Faktanya!

Sempat dikabarkan gedung itu dijadikan markas para pendukung ideologi komunis. Dalam unggahan foto itu, disebutkan sebuah narasi yang menilai foto itu menjadi langkah berani PKI untuk membuktikan eksistensinya di Indonesia.

"Kebenaran info ini: Alhamdulillah sudah kelacak, atas izin Allah.... Markas komunis sedang direnovasi. Kantornya sebelah Hotel Akasia, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat. Mari kita gagalkan !!!," tulis caption foto yang belakangan dikonfirmasi adalah hoax.

Kabar Penjahat Turun Serentak dan Gerilya di Solo Dipastikan Hoaks, Cek Faktanya!

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Heru Novianto menegaskan bahwa posting tersebut merupakan berita hoax. "Itu sudah dua minggu lalu viral. Gak bener tuh. Hoaks," tegasnya, sebagaimana dilansir Okezone, Rabu (3/6/2020).

Oleh sebab itu, Heru meminta agar masyarakat tidak mudah percaya dan terprovokasi dengan postingan yang tidak bisa dipertanggung jawabkan.

Pihak kepolisian juga tengah melakukan penyelidikan dan perburuan pelaku yang memposting gambar tersebut.

Beredar Video Perampokan di Alfamart Baluwarti Solo? Cek Faktanya!

Sepatu PKI Hoax

Ditelusuri Solopos.com, Rabu (3/6/2020) foto serupa diunggah dengan bahasa Spanyol. Foto yang diunggah pengguna Facebook Akhwat DiRantau juga ditemukan dalam unggahan akun Instagram @hytrape.sneakers yang dikenal sebagai akun reseller dengan produk-produk dari produsen perorangan.

Sepatu berlogo palu arit berasal dari akun berbahasa Spanyol. (Istimewa)
Sepatu berlogo palu arit berasal dari akun berbahasa latin. (Istimewa)

Dalam keterangannya, sepatu bergambar palu arit dibuat oleh perancang Spanyol Tete Calvente. Bahkan, sepatu itu memang sengaja dirancang dengan tema "Air Communist".

Lebih lanjut, tema ini dapat dibuktikan dari segi tampilan sepatu itu yang memang terdapat logo palu arit.

Berita Terkait

Espos Premium

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Peneliti Asal Indonesia Menuju Penemuan Penting Energi Terbarukan

Pemerataan akses listrik di Indonesia bisa banyak terbantu dengan teknologi panel surya. Teknologi ini ramah lingkungan dan bisa dibangun di banyak tempat dan banyak pulau di Indonesia.

Berita Terkini

Benarkah Ruqyah Bisa Obati Covid-19? Cek Faktanya

Sebuah unggahan menyebutkan ruqyah(rukiah) bisa menjadi obat Covid-19 yang disebabkan virus Corona SARS-Cov2. Benarkah demikian?

Cek Fakta: Tabung Elpiji 12 kg Biru Diganti BrightGas Gratis

Baru-baru ini grup aplikasi perpesanan WhatsApp sedang ramai dengan beredarnya informasi tentang tabung elpiji biru ukuran 12 kilogram yang dapat ditukar menjadi tabung BrightGas secara gratis.

Cek Fakta: Hoaks Covid-19 Tak Masuk Akal

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook mengenai virus Corona yang dinilai tak masuk akal. Klaim itu berangkat dari kebijakan-kebijakan penanganan Covid-19 di Indonesia yang dirasa berubah-ubah dan sesuai nalar.

Cek Fakta: Makan Kumbang Bisa Bikin Kebal Covid-19?

Solopos.com, SOLO Sebuah pesan beredar di Facebook perihal mengonsumsi rampal atau sejenis kumbang diklaim bisa mencegah virus Corona Covid-19.

Viral Kabar Satpol PP Karanganyar Bubarkan Hajatan di Karangpandan, Begini Faktanya

Solopos.com, KARANGANYAR -- Satpol PP Karanganyar menegaskan tidak membubarkan penyelenggaraan hajatan warga Ngemplak, Karangpandan, Kamis (8/10/2020). Klarifikasi itu disampaikan menyusul adanya postingan</em> warga di media sosial yang mengeluhkan adanya pembubaran hajatan oleh polisi dan Satpol PP Karanganyar.

Cek Fakta: Hoax Mantan Menkes Anjurkan Jemur Uang Buat hindari Covid-19

Solopos.com, SOLO -- Baru-baru ini di grup-grup Whatsapp beredar pesan berantai mencatut nama mantan Menteri Kesehatan Nila Moeloek. Dalam pesan itu, Nila disebut menganjurkan warga tidak memegang uang kembalian dan menjemurnya untuk membunuh virus corona.

Cek Fakta: Memeriksa Klaim Yahya Waloni Soal Tudingan Bisnis Corona

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video berisi potongan ceramah seorang mualaf Yahya Waloni beredar di Facebook. Video itu berisi sejumlah klaim sesat mengenai Covid-19 mulai dari masker hingga keberadaan penyintas.

Cek Fakta: Gibran Ingin Bebaskan Palestina dari Israel?

Solopos.com, SOLO -- Akun Facebook AnNde AnNde Lumut pada 9 September 2020 mengunggah pertanyaan soal kemungkinan Gibran Rakabuming Raka membebaskan Palestina dari Israel. Kabar ini ditulis di grup Facebook Kancah Politik dan ramai dibagikan di sejumlah akun Instagram.

Hoaks Tes Covid-19 dengan Menahan Napas, Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Sebuah video pendek berdurasi 45 detik beredar di grup-grup Whatsapp. Video berisi sebuah animasi bergambar paru-paru disebut-sebut bisa dipakai sebagai tips melakukan tes Covid-19.

Cek Fakta: Foto Jurnalis Solopos.com Dicatut Jadi Janda Dory Harsa

Solopos.com, SOLO -- Channel Youtube Big Video mengunggah konten yang menerangkan soal sosok mantan istri penyanyi Dory Harsa. Akun ini mengkompilasi sejumlah video dan foto yang beberapa diantaranya justru bukan sosok mantan istri Dory Harsa.

Cek Fakta: Lemon Bisa Bunuh Virus Corona? Ini Faktanya

Solopos.com, SOLO -- Grup-grup whatsapp kembali diriuhkan oleh sebuah gambar berisi informasi mengenai kit medis hingga cara mengatasi Covid-19. Tidak jelas siapa pembuat gambar itu.

Cek Fakta: Hoaks Utas Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland

Solopos.com, SOLO -- Sebuah pesan beredar di grup-grup Whatsapp mengutip pernyataan Kepala Klinik Penyakit Menular Universitas Maryland. Pesan itu berisi poin-poin atau intisari sebuah artikel online.

Cek Fakta: Rocky Gerung Mualaf dan Mendadak Jadi Ustaz?

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar foto akademisi Rocky Gerung berada di atas mimbar dengan penampilan menggunakan peci dan mengalungkan sarung. Foto tersebut beredar dengan narasi Rocky Gerung telah memeluk Islam atau mualaf dan mendadak menjadi seorang ustaz.

Cek Fakta: Surat Panggilan Calon Karyawan Pertamina DIY & Solo Hoax

Solopos.com, SOLO – Surat panggilan yang mengatasnamakan PT Pertamina (Persero) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Surakarta beredar ke sejumlah alamat email dan Whatsapp. Surat yang diberi nomor 816/SDM-31704/2020 itu berisi enam lampiran yang tertulis untuk kepentingan panggilan tes seleksi “rekrutmen” karyawan PT Pertamina (Persero).

Cek Fakta: Covid-19 Sengaja Disebar untuk Bisnis Vaksin?

Solopos.com, SOLO -- Klaim berbahaya beredar di Instagram lewat akun @ayoe2146. Akun ini menyebut virus corona Covid-19 atau SARS-Cov2 sengaja disebarkan lewat tenaga medis untuk melancarkan praktik bisnis vaksin.

Cek Fakta: Hati-Hati! Link Pendaftaran Kartu Indonesia Pintar Hoax

Solopos.com, JAKARTA -- Beredar informasi siswa sekolah bisa mendaftar Kartu Indonesia Pintar (KIP) lewat daring. Informasi ini juga menyertakan tautan yang mengarah pada situs tertentu.