Heboh Pelat Nomor Dewa, Begini Aturan Terkait Nomor Khusus dan Rahasia

Peraturan Polri No. 7/2021 tentang Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor atau Regident Ranmor mengatur ketentuan penggunaan pelat nomor khusus dan rahasia.

 Ilustrasi: Pelat nomor (Antara)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi: Pelat nomor (Antara)

Solopos.com, SOLO — Komisi III DPR RI, Arteria Dahlan, belakangan menyita perhatian publik. Ini setelah politisi dari PDIP itu ketahuan menggunakan pelat nomor dinas Polri yang serupa pada lima mobil miliknya.

Polri mengatakan pelat tersebut memang sengaja diberikan kepada Arteria Dahlan. Polisi beralasan pemberian pelat nomor serupa tersebut bertujuan menunjang kegiatan pengamanan dan pengawalan. Alasan kedua, Arteria adalah pejabat pemerintah. Pelat dinas Polri tersebut diperuntukkan mobil Mitsubishi Pajero Sport Dakar nomor polisi 4196-07 atas nama Arteria Dahlan.

Espos Plus

Gerakan Ilmu Kebal Srikaton, Konflik Pribumi dan Eropa Akhir Abad 19

+ PLUS Gerakan Ilmu Kebal Srikaton, Konflik Pribumi dan Eropa Akhir Abad 19

Pada akhir abad ke-19 hingga awal abad ke-20, ribuan warga kulit putih Eropa tinggal di Vorstenlanden Surakarta atau Soloraya, yang memunculkan konflik antaretnis antara penduduk Eropa dan Pribumi, salah satunya Gerakan Ilmu Kebal Srikaton.

Espos Plus Lainnya

+ PLUS Pembatasan Lalu Lintas dan Cap and Tax Jadi Andalan Turunkan Emisi GRK

Sebanyak 47% emisi gas rumah kaca (GRK) di DKI Jakarta berasal dari sektor transportasi. Hal itu melatarbelakangi perlunya pembatasan lalu lintas kendaraan di Ibu Kota.

+ PLUS Tiga Manfaat Penggunaan PLTS Atap di Sektor Bisnis

Ketika suatu entitas bisnis menggunakan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) atap—sebagai salah satu energi terbarukan—pada bisnisnya terdapat tiga manfaat sekaligus yang diperoleh.

+ PLUS Kerusuhan Babarsari Gotham City, Buah Masyarakat Multietnis

Tawuran yang terjadi di Kawasan Babarsari, Kalurahan Caturtunggal, Kapanewon Depok, Sleman, DIY, Jogja, Senin (4/7/2022) hingga berjuluk Gotham City tak lepas dari situasi sosial masyarakat yang multietnis atau heterogen.

+ PLUS Laju Lambat Transportasi Umum Aglomerasi Soloraya

Cakupan layanan bus Batik Solo Trans (BST) akan diperlus ke luar Kota Solo sampai Alun-alun Kabupaten Karanganyar. Ini bagian dari strategi mewujudkan angkutan umum aglomerasi Soloraya.

+ PLUS Limbah Plastik Jadi Ancaman Serius Si Jidat Merah dari Kepunahan

Sebagai herbivora, makanan asli dari tuntong yang berjuluk Si Jidat Merah ini adalah buah dan sayuran. Akan tetapi, tak jarang hewan reptil ini kedapatan makan plastik karena parahnya tingkat pencemaran laut di Indonesia.

+ PLUS Tidur Lama, Letusan Gunung Ungaran Pernah Hancurkan Tubuh Sendiri

Abad modern memang tak pernah mencatat aktivitas vulkanik Gunung Ungaran, namun berdasarkan penelitian, gunung setinggi 2.050 Mdpl tersebut pernah meletus dahsyat hingga menghancurkan dua per tiga tubuhnya sendiri.

+ PLUS Raih Kejayaan pada 1990-an, Pager Masih Jadi Andalan di Rumah Sakit

Sebagai alat komunikasi, pager meraih kejayaan hingga dipakai 61 juta pengguna pada 1990-an. Tidak peduli seberapa canggih smartphone saat ini, pager tetap jadi andalan di kalangan tenaga medis.

+ PLUS Karakter Calon Presiden pada 2024 yang Paling Dikehendaki Rakyat

Ciri-ciri pemimpin, termasuk calon presiden dan calon wakil presiden, pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 adalah punya perhatian pada persoaal riil yang dihadapi rakyat, dekat dengan rakyat, dan mampu mengatasi berbagai persoalan mendesak yang dihadapi masyarakat.

+ PLUS Napi Solo Kabur, Beban Rutan dan Lapas Indonesia Over Kapasitas

Narapidana (napi) kasus pencurian di Rutan Solo, Rachmad Fauzi, mencoba kabur dengan memanjat atap masjid pada Senin (4/7/2022) sore, di sisi lain beban rumah tahanan (rutan) dan lembaga pemasyarakatan (lapas) di Indonesia per Januari 2022 sudah melampaui kapasitas.

+ PLUS Pekerja Migran Sirkuler di Sekitar Kita

Mobilitas penduduk mengalami perubahan pesat dalam beberapa dekade terakhir. Salah satu perubahan yang signifikan adalah kecenderungan mobilitas penduduk tanpa tinggal menetap di daerah tujuan yang dikenal dengan mobilitas sirkuler.

+ PLUS Teknologi Virtual Metaverse Tawarkan Solusi Kerusakan Candi Borobudur

Dalam kurun waktu 20 tahunan, fondasi Candi Borobudur telah ambles sedalam beberapa sentimeter. Teknologi virtual metaverse menawarkan solusi atas ancaman kerusakan candi tertua di dunia itu.

+ PLUS Kondisi Global Ancam Stok Gandum Lokal dan Menakar Peluang Budidaya 

Kondisi global seperti Perang Rusia-Ukraina dan larangan ekspor gandum oleh India telah berdampak pada meningkatnya harga dan pasokan gandum lokal, yang dikhawatirkan berpengaruh pada produksi makanan olahan gandum, lalu bagaimana peluang budidaya di Indonesia?

+ PLUS Ombak Besar Terbelah, Fenomena Rip Current di Pantai Selatan Jawa

Dua wisatawan asal Kecamatan Grogol, Sukoharjo terseret ombak besar yang diduga fenomena rip current di Pantai Drini, Kabupaten Gunungkidul, D.I.Y., Minggu (3/7/2022) petang.

+ PLUS Hikmah Nostalgia Bersama Mahakarya Pembesar Sastra Indonesia

Nostalgia bersama mahakarya pembesar sastra Indonesia mengingatkan bahwa sastra bukan hanya tentang susunan kata dan kalimat berbunga-bunga.

+ PLUS Menilik Fasilitas Mewah Haji Furoda Tanpa Antre Berbiaya Rp300 Juta

Sejumlah fasilitas mewah ditawarkan kepada calon haji furoda tanpa antre dengan biaya mulai Rp225 juta hingga Rp300 juta.

+ PLUS Faktor Penyebab Hubungan Inses dan Dampaknya Bagi Keturunan

Kelainan genetik yang berujung meninggalnya bayi seusai dilahirkan merupakan salah satu dampak buruk dari hasil hubungan sedarah atau inses.

+ PLUS Mengembalikan Musik Metal ke Jantung Klenengan

Rencana konser grup band rock progresif Dream Theater dan rencana penyelenggaraan lagi Rock in Solo pada 2022 layak disebut ikhtiar mengembalikan musik metal ke jantung klenengan.

+ PLUS Apa Kabar Sumanto Pemakan Mayat dan Kisah Kanibalisme di Indonesia

Pada awal 2000an lalu, Jawa Tengah digegerkan dengan kabar kasus kanibalisme sosok pria bernama Sumanto asal Purbalingga yang menjadi pemakan mayat Nenek Rinah.

+ PLUS Narasi Kontra Polarisasi di Tengah Manuver Politik

Politikus dan cendekiawan berulang kali memperingatkan bahaya polarisasi, terutama yang berbasis keagamaan, terhadap demokrasi Indonesia.

+ PLUS Taman Siswa dan Sisa-Sisa Romantisisme

Tanggal 3 Juli 2022 tepat seabad Perguruan Nasional Taman Siswa berdiri. Pada 3 Juli 1922, Ki Hajar Dewantara mendirikan perguruan nasional tersebut di Kota Jogja. Kini tersisa romantisisme dari idealisme Taman Siswa.