Tutup Iklan
Ilustrasi bisnis esek-esek di media online (JIBI/Dok)

Solopos.com, BOGOR -- Dalam sebulan terakhir, warga Bogor dihebohkan dengan praktik prostitusi yang menawarkan pekerja seks komersial (PSK) perawan ting-ting. Praktik tersebut berhasil diungkap polisi. Para PSK itu memakai kapsul perawan.

Kapsul perawan ini dimasukkan ke organ intim PSK. Ketika terjadi hubungan seksual, kapsul yang berisi cairan menyerupai darah itu pecah sehingga kerap dikira darah perawan.

PSK kapsul perawan ini diungkap Polres Bogor, seusai menangkap Y dan GG. Keduanya merupakan muncikari PSK kapsul perawan. Y, 28 dan GG, 29 sebagaimana diberitakan liputan6.com dan Suara,com, mengiming-imingi wanita-wanita di desa untuk dijadikan PSK.

Y dan GG ini kerap menawarkan PSK kapsul perawan di aplikasi Instagram, Facebook, WhatsApp dan Wechat. Praktik prostitusi PSK kapsul perawan ini bahkan dilakukan lintas provinsi.

Ketagihan Pakai Tisu Magic? Lakukan 5 Hal Ini Biar Perkasa

Untuk mengelabui para pria hidung belang, dua orang muncikari mengakali keperawanan puluhan PSK di Bogor dengan memasukkan kapsul berisi cairan berwarna merah ke dalam alat kelaminnya.

Dengan menawarkan PSK yang masih perawan maka, tarif yang dipatok muncikari tinggi. Bahkan di online, PSK kapsul perawan dipatok hingga Rp20 juta.

Heboh! 3 Kambing Milik Warga Wonogiri Ditemukan Tersembelih, 2 Lainnya Raib

"Iya jadi setelah main [berhubungan intim] kelihatan darah," ungkap Kapolres Bogor AKBP M Joni, Kamis (24/10/2019) sebagaimana dikutip Liputan6.com.

Joni menambahkan, biasanya kapsul tersebut digunakan satu jam sebelum berhubungan intim. Muncikari memasukkan sendiri kapsul perawan ke organ intim para PSK yang dijualnya.

ABG Wonogiri Diperkosa 6 Orang, Polisi Buru Pelaku Lain

Dari keterangan kedua pelaku isi kapsul tersebut terbuat dari bahan jamu yang dibelinya di toko obat.

"Iya kayak pil gitu. Mereka beli di toko obat," kata Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Bogor, Ipda Silfi Adi Putri.

Gerebek Hotel

Satreskrim Polres Bogor, sukses menyibak tabir jaringan prostitusi kapsul perawan ini ketika menggerebek kamar hotel di kawasan Sentul City, 15 Oktober lalu.

PSK Karawang Dibunuh Gara-Gara Tisu Magic

"Saat itu kami mengamankan kedua pelaku, termasuk pelanggan dan korban [PSK]. Jaringan ini lintas provinsi, karena ada gadis desa yang dibohongi, dipasangi kapsul cairan itu ke dalam organ intim dan dikirim ke Samarinda,” kata Joni sebagaimana diunggah Suara.com.

5 Cara Sederhana Usir Sakit Kepala Tanpa Obat

Berdasarkan jejak digital, terdapat jaringan PSK yang berasal dari beragam kalangan. “Merujuk jejak digital jaringan ini di media sosial, ada 25 orang PSK. Ada yang gadis desa, pelajar, dan pekerja lepas,” kata dia.

Joni mengatakan, tak tertutup kemungkinan kedua muncikari itu juga menjual gadis di bawah umur.

Whatsapp Bikin Baterai Smartphone-mu Boros? Mungkin Ini Sebabnya

Kedua tersangka kini dijerat memakai Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang, dan terancam 15 tahun penjara.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten