Tutup Iklan

Heboh Ceceran Darah Misterius di Pasar Jumantono Karanganyar

 Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

SOLOPOS.COM - Solopos Digital Media - Panduan Informasi dan Inspirasi

Solopos.com, KARANGANYAR – Ceceran darah di Pasar Jumantono (Kakum), Genengan, Karanganyar, membuat heboh warga sekitar, Minggu (25/8/2019). Bercak darah yang belum diketahui asal muasalnya itu ditemukan di dinding sumur,keramik lapak sayur, depan kamar mandi pasar, dan depan lapak pengggilingan daging.

Anggota Inafis Polres Karanganyar mengambil sampel darah yang tercecer di dinding sumur di Pasar yang beroperasi setiap Pahing dan Wage itu. Hari ini, Minggu, bertepatan dengan hari operasional pasar yakni Pahing.

Pantauan Solopos.com, selain di dinding sumur, ceceran darah juga ditemukan di lantai keramik lapak sayur, depan kamar mandi pasar, dan depan lapak pengggilingan daging. Ceceran darah paling banyak ditemukan di depan lapak penggilingan daging.

Informasi yang dihimpun Solopos.com dari pedagang ikan segar yang berjualan di dekat sumur, Triyono, dia mengetahui bercak darah itu sejak membuka lapak pukul 04.30 WIB. Tetapi dia baru melapor ke polisi sekitar pukul 09.30 WIB. Dia beralasan menunggu pedagang rampung berjualan supaya tidak menimbulkan kegaduhan. 

“Itu kami lihat ke dalam sumur. Khawatir kalau sesuatu itu masuk sumur. Enggak kelihatan, gelap. Pakai senter enggak kelihatan. Lalu pakai bantuan kaca spion memantulkan cahaya matahari kelihatan warna merah dan sesuatu seperti usus. Lalu kami lapor,” ujar dia saat berbincang dengan Solopos.com, Minggu.

Anggota Tim SAR Karanganyar, BPBD Karanganyar, Polsek Jumantono, dan Satuan Reskrim Polres Karanganyar ke lokasi kejadian. 

Salah satu anggota Tim SAR Karanganyar turun ke dalam sumur untuk memastikan informasi tersebut. Anggota SAR Karanganyar  tidak menemukan binatang atau tubuh manusia di dalam sumur. 

Dari dalam sumur berdiameter 50 sentimeter dan kedalaman 25 cm itu, Anggota SAR Karanganyar mengambil kain pita warna merah, gembok dan kunci. Pita warna merah terlilit pada kunci. Kain pita warna merah itu yang dilihat warga dari bibir sumur seperti darah dan menyerupai usus. 


Berita Terkait

Espos Premium

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Berita Terkini

Saluran Limbah 2 Pabrik Farmasi di Jakut Ditutup DLH DKI Jakarta

Saluran outlet air limbah dua pabrik farmasi di Jakarta Utara ditutup Dinas Lingkungan Hidup atau DLH DKI Jakarta.

Isu Reshuffle: PAN Sodorkan Kader, Partai Gerindra Pasrah

PAN semenjak dinyatakan bergabung dengan koalisi partai politik pemerintah pada 25 Agustus 2021 lalu memang belum terakomodasi dalam kabinet pemerintahan Jokowi-Maruf.

Jelang Reuni 212, Tangerang Batasi Akses Masuk ke Jakarta

Jika ada warga yang terindikasi hendak mengikuti Reuni 212, pihaknya akan langsung menyuruh mereka untuk memutar balik ke arah Kota Tangerang.

Kawal Presidensi G20, Kominfo Luncurkan Website Baru

Kementerian Kominfo luncurkan website baru untuk dukung Presidensi G20 Indonesia.

Asyik! Ikut Tes Acak Covid-19, Siswa di Klaten Dapat Doorprize

Satgas Penanganan Covid-19 Kecamatan Wedi menggelar uji petik tes antigen kepada siswa dan guru secara acak.

#Bangkit Bersama: Dari Solo untuk Indonesia

Beda dengan tahun lalu, saat perjalanan bisnisnya gelagepan. Seperti terkena virus corona bergejala berat. Kesulitan bernapas, seperti orang berenang mau tenggelam. Tapi tahun ini ceritanya lain.

Nissan Bakal Mulai Bisnis Baru dan Gelontorkan $17,6 Miliar

Skema Nissan hadapi era elektrifikasi, salah satunya gelontorkan dana untuk bangun infrastruktur.

Waspada Omicron, Pejabat Negara Dilarang Bepergian ke Luar Negeri

Larangan terhadap pejabat negara tersebut berlaku kepada seluruh lapisan jabatan, terkecuali bagi yang melaksanakan tugas penting negara.

Diterjang Lahar, Jaringan Air Bersih di Kali Boyong Sleman Putus

Hujan deras yang turun di puncak Merapi pada Rabu (1/12/2021) menyebabkan putusnya jaringan air bersih di Kali Boyong, Pakem, Sleman.

Reuni 212 bakal Digelar di Plaza Manahan, Kapolresta Solo: Tidak Boleh!

Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjuntak menegaskan akan membubarkan massa yang nekat menggelar Reuni 212 Soloraya di Plaza Manahan maupun tempat terbuka lainnya.

Alami Gangguan Jiwa, Suami di Kudus Bacok Istri

Seorang ibu di Kudus, Jawa Tengah (Jateng), menjadi korban penganiayaan atau pembacokan suami yang mengalami gangguan jiwa.

Pembuang Bayi dalam Kardus Di Nguter Sukoharjo Diduga Warga Sekitar

Polisi menduga pelaku pembuang bayi yang ditemukan meninggal dalam kardus di Desa Pondok, Kecamatan Nguter, Sukoharjo, adalah warga sekitar.

Tidur Sambil Duduk, Baik atau Buruk untuk Kesehatan?

Jika dilakukan dalam jangka waktu lama, apakah ada risiko jika tidur dalam posisi duduk tersebut?

Indonesia Bertekad Hasilkan Terobosan Besar dari Forum G20

Presidensi G20 Indonesia merupakan kesempatan bagi Indonesia untuk berkontribusi lebih besar bagi pemulihan ekonomi global, dengan partisipasi aktif membangun tata kelola dunia yang lebih sehat.

Sebut Penetapan UMK 2022 Jateng Inkonstitusional, Buruh Siapkan Gugatan

Buruh di Jateng yang tergabung dalam Aliansi Buruh Jawa Tengah menyebut penetapan UMK 2022 di Jateng yang diputuskan Gubernur Ganjar Pranowo inkonstitusional.

Bupati Grobogan Minta Permasalahan Pertanian di MT Satu Diselesaikan

Bupati Grobogan Sri Sumarni mengingatkan masih ada pekerjaan rumah terkait pertanian pada musim tanam satu (MT-1).