Heboh Badarawuhi Di Film KKN Desa Penari, Di Solo Juga Ada Ular Mistis

Seperti kisah Badarawuhi, lelembut berwujud asli ular di film KKN Di Desa Penari, di Solo juga ada cerita rakyat mengenai kemunculan ular mistis di beberapa kesempatan.

 Pemeran hantu cantik Badarawuhi dalam film KKN di Desa Penari, Aulia Sarah. (Instagram/@owliasarah)

SOLOPOS.COM - Pemeran hantu cantik Badarawuhi dalam film KKN di Desa Penari, Aulia Sarah. (Instagram/@owliasarah)

Solopos.com, SOLO — Publik Tanah Air dihebohkan dengan film KKN di Desa Penari yang konon dibuat berdasarkan kisah nyata. Cerita dalam film itu mampu mengaduk-aduk emosi penonton. Lebih dari itu, karakter-karakter dalam film itu juga menarik perhatian.

Salah satunya sosok Badarawuhi yang diceritakan sebagai lelembut berwujud asli ular. Sosok Badarawuhi diperankan dengan baik oleh aktris Aulia Sarah. Kesan mistis dibangun dengan baik oleh sang aktris yang memerankan siluman ular.

PromosiUMi Youthpreneur 2022 Bentuk Dukungan PIP Terhadap Wirausahawan Muda

Hingga sekarang sosok Badarawuhi masih ramai menjadi perbincangan hangat warganet. Ternyata, cerita tentang makhluk gaib atau lelembut berwujud ular banyak berkembang di tengah masyarakat berbagai wilayah Indonesia.

Tidak terkecuali di Solo, kota kecil pusat dari kawasan aglomerasi Soloraya. Pencinta sejarah Solo yang juga Ketua Solo Societeit, Dani Saptoni, saat berbincang dengan Solopos.com mengungkapkan cerita rakyat atau folklore tentang ular gaib di Solo yang mirip di film KKN Di Desa Penari.

Salah satunya sosok ular besar penunggu Dalem Kusumabratan di sebelah barat dari Alun-alun Kidul Keraton Solo. Menurutnya, pada era 2000-an pernah ada cerita seseorang yang ke rumah itu dan ditemui sesosok ular besar.

Baca Juga: Josss! KKN di Desa Penari Tembus 6 Juta Lebih Penonton

“Pada sekitar tahun 2000 pernah viral juga ada orang ke situ [Dalem Kusumabratan] jare ditemoni ula gede, terus wonge kui dadi paranormal kondang. Sekarang wonge wes almarhum,” tuturnya melalui sambungan telepon, Selasa (17/5/2022).

Kisah lainnya tentang ular mistis seperti di kisah film KKN Di Desa Penari yakni tentang kemunculan ular besar yang menjebol tembok timur Keraton Solo ketika terjadi banjir besar tahun 1966. Bencana alam yang masih lekat dalam ingatan warga Solo itu dibarengi dengan kemunculan ular besar.

Tembok Keraton Dijebol Ular

“Kantor Kelurahan Baluwarti ke selatan sithik terus ngetan. Ada tembok jebol di situ. Ceritanya, jebolnya tembok waktu banyu meluap dibarengi ada ular besar njebol tembok. Jadi sampai tembok bisa jebol bukan karena banjir,” katanya.

Baca Juga: Rumah Tempat Syuting Film KKN Desa Penari Kini Kosong, Angker Gak?

Berdasarkan cerita penduduk yang Dani dengar dari para orang tua, sosok ular dimaksud menjebol tembok Keraton dari arah dalam ke luar. Cerita lain tentang sosok ular menurutnya datang dari para praktisi spiritual yang sedang berziarah.

“Para praktisi spiritual yang ziarah di Sitinggil bekas omahe Ki Gede Sala juga sering melihat di atas Kori Brajanala, pintu masuk Keraton dari utara, di atasnya ada ular melingkar. Sering praktisi spiritual yang nglakoni kejawen melihat,” urainya.

Tapi, Dani tidak tahu apakah tiga sosok ular yang diceritakan di tiga momen dan lokasi berbeda itu sama atau berbeda. Menurut cerita yang beredar, sosok ular yang diceritakan itu sangat besar dengan wujud seperti ular senormalnya.

Baca Juga: Asal-Usul Badarawuhi Asli, Hantu Cantik di Film KKN Desa Penari

“Sosok yang dilihat ular biasa yang berbadan besar, bukan bermahkota atau bagaimana. Besarnya sama dengan dua pohon kelapa, menurut paranormal yang meninggal tadi. Tapi di luar cerita tadi, tak ada cerita lagi soal ular itu,” katanya.

Simak berbagai berita pilihan dan terkini dari Solopos.com di Grup Telegram "Solopos.com Berita Terkini". Klik link https://t.me/soloposdotcom kemudian join/bergabung. Pastikan Anda sudah menginstall aplikasi Telegram di ponsel.

Solopos.com Berita Terkini

Berita Terkait

Berita Lainnya

Espos Plus

Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

+ PLUS Mengayuh Sejarah Becak yang Lahir di Jepang sejak Restorasi Meiji

Di banyak negara berkembang di Asia dan Afrika, bahkan negara maju seperti di Jepang, becak masih menjadi sarana transportasi. Restorasi Meiji menjadi momentum sejarah lahirnya becak sebagai sarana transportasi di Jepang.

Berita Terkini

Di Sukoharjo, Gubernur Ganjar Ajak Bolo Ternak Tekan Penularan PMK

Ganjar menyaksikan proses penyuntikan vaksin PMK terhadap sapi di kandang milik warga Sukoharjo.

Aman! Seluruh Bus Bumel yang Mengaspal di Wonogiri Laik Jalan

Dinas Perhubungan (Dishub) Wonogiri memastikan Bus Bumel yang masih beroperasi di Kabupaten Wonogiri laik jalan.

Jan Ethes Cucu Presiden Jokowi Tengah Libur Sekolah, Banyak Bermain?

Cucu Presiden Jokowi, Jan Ethes Srinarendra, yang baru lulus dari Taman Kanak-Kanak kini tengah menikmati libur sekolah. Apa saja aktivitasnya?

UMKM di Sragen Ini Temukan Teknik Menggoreng yang Hemat Migor 30 Persen

Pelaku UMKM jamur krispi di Sragen berhasil menemukan teknik menggoreng hemat minyak goreng. Teknik ini meraih juara I dalam lomba Kreasi dan Inovasi (Krenova) 2022 yang digelar Pemkab Sragen.

Update PMK Sukoharjo: 800 Kasus Terjangkit, 1.300 Ternak Sudah Divaksin

Jumlah total jatah vaksin PMK yang diterima Sukoharjo ada 2.100 dosis, dengan prioritas penyuntikan di zona hijau.

Terkuak! Penyebab Air Sungai Berbusa di Karangdowo Klaten

Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) mengecek ke lokasi alur sungai di Dukuh Jetis, Desa Tulas, Kecamatan Karangdowo yang sempat berbusa, Rabu (29/6/2022) sore.

Berduaan di Kamar Hotel Klaten, Sejoli Remaja Ini Alasan Mampir Mandi

Sebanyak enam pasangan tak resmi terjaring razia tim gabungan, Kamis (30/6/2022). Dari keenam pasangan itu, ada satu pasangan yang masih usia remaja.

Alasan Makam Mbah Lenguk Tak Dipindah Saat Pasar Jamu Nguter Dibangun

Makam Mbah Lenguk ada di ujung lorong Pasar Jamu Nguter Sukoharjo yang terlindungi bangunan mungil mirip rumah lengkap dengan pintu kayu.

Koki Janda Semua, Warung Makan di Sukoharjo Ini Masakannya Suedeep!

Koki di warung makan Rudy 21 di Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban, Sukoharjo, semuanya berstatus janda.

Klaten Hari Ini: 30 Juni 2014, Pernah Ditemukan Ayam Terinfeksi Kolera

Delapan tahun lalu, tepatnya 30 Juni 2014, Solopos.com menurunkan berita tentang temuan ayam potong terinfeksi penyakit kolera yang dijual bebas di Pasar Kota Klaten.

Ngangeni Lur! Ini Nama Bus Bumel Trayek Solo-Wonogiri

Bus bumel trayek Solo-Wonogiri pernah berjaya pada era 1980 hingga awal tahun 2000. Namun sekarang, bus bumel berpotensi tergilas roda zaman.

Ironis, Sejumlah SD Inklusi di Karanganyar Tak Punya Guru Inklusi

Sejumlah SD inklusi di Karanganyar tak memiliki guru inklusi. Persoalan ini muncul setelah kewenangan pengelolan SLB ditarik pemerintah provinsi.

Naik Rp200.000/Ekor, Segini Harga Kambing Jelang Iduladha Di Kota Solo

Harga kambing yang dijual sejumlah pedagang di Pasar Hewan Semanggi, Pasar Kliwon, Solo, naik hingga Rp200.000 per ekor menjelang Iduladha.

Bawang Merah Langka dan Mahal di Boyolali, Kulakan Pun Harus Rebutan

Pedagang mengaku untuk mendapatkan bawang merah juga penuh dengan perjuangan.

Jelang Pemilu 2024, Ormas Karanganyar Diajak Lawan Berita Berita Hoaks

Aparat penegak hukum di Karanganyar meminta organisasi masyarakat atau ormas di Bumi Intapari itu mengambil peran dalam memerangi berita hoaks menjelang Pemilu 2024.

Tersangka Penjebolan Keraton Kartasura Tidak Ditahan, Cuma Wajib Lapor

Tersangka penjebolan benteng bekas Keraton Kartasura siap membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.