Tutup Iklan
Rizal Danyarta (Istimewa)

Solopos.com, SOLO - Gamer asal Solo, Rizal Danyarta, melebarkan kariernya hingga ke Thailand. Pemuda 25 tahun itu diikat kontrak berdurasi lima bulan oleh Bangkok Glass Panthum Untied (BGPU) Leo E-Sports untuk bertanding dalam kompetisi di Thailand.

Saat ini, penggemar klub Liga Inggris Arsenal tersebut telah berada di Thailand. Ia terus mempersiapkan diri jelang laga perdana yang rencananya akan dimulai pada 6 April 2019 mendatang. Tak main-main, lelaki yang akrab disapa Tobey itu akan bersaing dengan sembilan klub Thai League lainnya.

Rizal mulai berkenalan dengan game sejak muncul Play Station (PS) 2. Namun, ia baru iseng-iseng ikut turnamen pada game sepak bola berlabel Pro Evolution Soccer (PES) 2013 lalu. Ia kemudian sering meraih juara. Hobi itu terus ia kembangkan dan Rizal serius di sana hingga sekarang.

Kontrak yang disodorkan BGPU Leo E-Sports tentu bukan tanpa alasan. Sederet prestasi sudah dia torehkan. Pada 2019, ia meraih juara pertama dan Best of Four PES 2019 Open National Tournament Determinan Gaming. Ia juga menjadi juara pada 1st,2nd,3rd Open Tournament PES 2019 EYES Gaming Entertainment Surabaya.

Rizal juga meraih juara pada 1st,2nd, best of four PES 2019 Galaxy Game Malang Open Tournament. Dirinya juga menjadi juara pada 1st,2nd,3rd DD23 PES 2019 Pati Open Tournament. Lalu, ia jadi juara ajang 1st PES 2019 Open Tournament Main Hall Lipo Plaza Batu Malang. Sedangkan pada 2018, Rizal menjadi juara pada Indonesia Garuda Team Asia Invitation Championship (AIC) PES 2018.

“Saya merasa bangga dapat kontrak dari tim Thailand. Enggak semua gamer dapat kesempatan seperti ini,” ujarnya kepada Solopos.com, Sabtu (23/3/2019).

Rizal menceritakan, sebetulnya ada dua tim yang menjalin komunikasi intensif dengannya sejak Januari atau menjelang penutupan Pre Season Thai E League Pro. Namun, setelah menimbang semua hal khususnya keseriusan kedua tim, ia akhirnya memilih bergabung dengan BGPU.

“Mereka menjanjikan saya akan satu tim dengan teman Indonesia saya, Ady Qwa. Karena hal itu sangat membantu dalam hal berkomunikasi dalam debut pertama saya di Thai E League Pro,” terangnya.

Ia menilai BGPU sebagai tim yang serius dalam E-Sports yang ditunjukkan dengan membangun stadion E-Sport untuk tim mereka. Menurutnya BGPU punya jenjang yang panjang di E-Sports, khususnya PES.

Sebagai seorang debutan, Rizal tak ingin mematok target muluk-muluk. Ia akan berusaha bermain semaksimal mungkin dan bermain dengan rasa bangga. Ia berharap hal itu mampu memberikan hasil semaksimal mungkin. “Kalau target tim ya pasti semua tim ingin timnya juara. Yang pasti kami berusaha tampil semaksimal mungkin,” ulasnya.

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten