Pemain Tottenham Hotspurs, Lucas Moura (kedua dari kiri) dan Dele Alli, berselebrasi setelah mengalahkan Ajax Amsterdam di Amsterdam Arena, Kamis (9/5/2019) pagi WIB dan memastikan diri lolos ke final Liga Champions. (Reuters-Matthew Childs)

Solopos.com, SOLO -- Lucas Moura menitikkan air mata saat para jurnalis menyodorkan rekaman pertandingan https://bola.solopos.com/read/20190509/498/990709/menit-akhir-mematikan-spurs-ke-final-liga-champions-lewat-lubang-jarum" target="_blank" rel="noopener">Tottenham Hotspur melawan Ajax Amsterdam di Johan Cruijff Arena, Kamis (9/5/2019) dini hari WIB. Lewat telepon seluler, Moura melihat cuplikan dirinya saat mencetak gol yang membuat kedudukan menjadi 3-2 untuk Spurs, hanya beberapa detik sebelum pertandingan usai.

Memanfaatkan sudut sempit, Moura melepaskan tembakan ke pojok kiri gawang yang gagal dijangkau Andre Onana. Seketika itu pula para pemain Spurs berhamburan ke lapangan untuk merayakan gol penentu kelolosan mereka ke final Liga Champions. Di layar ponsel tampak komentator Brasil, Jorge Iggor, yang begitu emosional saat meneriakkan nama Moura.

Sang pemain pun terdiam. Dia menangis haru ketika ditunjukkan momen dramatis itu. “Sulit menjelaskan perasaan saya. Ini adalah anugerah yang besar dari Tuhan. Saya ingin membaginya dengan rekan setim dan fan,” ujar pemain 26 tahun itu, seperti dilansir Daily Mail, Kamis.

Mungkin tak banyak yang menyangka eks winger Paris Saint Germain itu bakal menjadi pahlawan di leg II semifinal Liga Champions. Pelatih Mauricio Pochettino memang “terpaksa” memasang Moura sebagai starter lantaran Harry Kane masih dibelit cedera.

Keputusan Pochettino terbukti tepat. Moura bermain sangat efektif dengan melepaskan lima tembakan, tiga di antaranya on target dan semuanya berujung gol.

Gol pertama di menit ke-59 menunjukkan ketenangan Moura untuk keluar dari tekanan mental setelah tertinggal 0-2 di babak pertama. Gol kedua empat menit kemudian memperlihatkan kecerdikannya yang mampu merebut bola liar di depan mulut gawang sebelum melesakkan gol. Gol ketiga di ujung laga giliran menunjukkan kejeliannya membidik bidang sasaran di tengah kawalan para bek Ajax.

Whoscored pun tak segan memberi rating sempurna (10) untuk performa Moura. “Dialah penentu kemenangannya, dia layak dengan ini [babak final] setelah sebuah musim yang bak roller coaster. Saya harap dia mendapatkan patung di Inggris setelah ini,” ucap rekan Moura, Christian Eriksen.

Aksi Moura ini turut membawanya ke daftar elite para pemain yang mampu mencetak hattrick di laga semifinal Liga Champions. Sebelumnya hanya ada empat pemain yang melakukannya yakni Alessandro Del Piero, Robert Lewandowski, Ivica Olic dan Cristiano Ronaldo seperti dilansir Opta.

Avatar
Editor:
Adib M Asfar

Tulis Komentar Anda

Berita Terkait

Berita Terkini Lainnya

Kolom

Langganan Konten