Tutup Iklan

Hati-Hati Lewat Jembatan di Badran Sukoharjo, Rawan Ambrol!

Jembatan di Dukuh Badran RT 003/RW 008 Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, rawan ambrol. Fondasi pagar milik warga setempat sepanjang tiga meter yang berbatasan dengan talut jembatan bahkan sudah ambrol setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir.

Hati-Hati Lewat Jembatan di Badran Sukoharjo, Rawan Ambrol!

SOLOPOS.COM - Fondasi pagar rumah warga di Badran, Kedungsono, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, ambrol mengancam talut jembatan. (Istimewa/BPBD Sukoharjo)

Solopos.com, SUKOHARJO -- Jembatan di Dukuh Badran RT 003/RW 008 Desa Kedungsono, Kecamatan Bulu, Sukoharjo, rawan ambrol. Fondasi pagar milik warga setempat sepanjang tiga meter yang berbatasan dengan talut jembatan bahkan sudah ambrol setelah diguyur hujan deras selama beberapa hari terakhir.

Meski demikian jembatan penghubung antardukuh tersebut hingga kini masih bisa dilalui kendaraan bermotor. Hanya, Kepala Badan Pelaksana Bencana Daerah (BPBD) Sukoharjo Sri Maryanto meminta warga hati-hati saat melintas di jembatan tersebut.

“Kondisinya [jembatan] masih aman untuk dilalui kendaraan. Hanya perlu diwaspadai jika talut jembatan ambrol karena fondasi pagar warga yang ada di pinggir talut sudah ambrol,” katanya kepada wartawan, Jumat (18/1/2019).

Dia khawatir ambrolnya fondasi pagar akan meluas sehingga berdampak pada talut jembatan. Berbagai langkah antisipasi telah dilakukan warga bersama BPBD Sukoharjo, salah satunya memasang jejaring karung yang berisi pasir di  lokasi tanah longsor tersebut. Harapannya agar lahan yang ambrol tidak semakin meluas.

“Fondasi pagar warga ini ambrol pada Kamis [17/1/2019] sore karena terkikis air hujan. Kondisinya waktu itu saat hujan disertai angin, tiba-tiba ambrol,” katanya.

Dia mengatakan hujan deras disertai angin kencang tidak hanya membuat fondasi pagar rumah warga ambrol, namun juga menumbangkan beberapa pohon di wilayah Begajah, Sukoharjo, tepatnya di timur SMKN 2 Sukoharjo.

Hujan deras disertai angin kencang diprediksi terus terjadi hingga akhir bulan ini. Selain potensi banjir, BPBD juga meningkatkan kewaspadaan ancaman bencana tanah longsor dan angin puting beliung. Beberapa daerah rawan longsor telah dipetakan berada di Kecamatan Weru, Bulu dan Tawangsari.

Pemantauan semakin diintensifkan dengan pengecekan langsung ke semua wilayah sampai di tingkat desa atau kelurahan. Dia mengatakan siaga kebencanaan tidak hanya pada pantauan kondisi alam.

Kesiapan personel atau sukarelawan dari Tagana, TNI, Polri, dan instansi terkait juga ditingkatkan. Logistik, obat-obatan, dan perlengkapan evakuasi sudah siap. Pemkab telah menyiapkan dana tidak terduga senilai Rp15 miliar dalam APBD 2019 yang bisa digunakan untuk membiayai penanggulangan kebencanaan.

Berita Terkait

Berita Terkini

Habis Kunker, Puluhan Anggota DPRD Bantul Swab PCR, Hasilnya?

Anggota Dewan menjalani swab PCR karena Ketua DPRD Bantul dan salah satu anggota Komisi B dinyatakan positif Covid-19 seusai kunker.

Mangkrak 1 Tahun, Begini Kondisi SDN 2 Kragilan Sragen yang Disiapkan untuk Isolasi Pasien Covid-19

Bangunan SDN 2 Kragilan, Kecamatan Gemolong, Sragen, sudah tidak terpakai sejak setahun terakhir akan digunakan untuk tempat isolasi.

Terlambat Naik, Penjala Ikan di Banjarnegara Ini Terjebak di Tengah Sungai

Seorang penjala ikan di sungai serayu, Desa Bandingan, Kecamatan Sigaluh, Kabupaten Banjarnegara yang terjebak di tengah arus aliran deras sungai.

Euro 2020 Malam Ini: Cheska Vs Inggris dan Kroasia Vs Skotlandia

Inggris dan Rep Cheska sudah pernah bertemu sebanyak empat kali sejak 1998. Hasilnya, Inggris mampu menyabet dua kemenangan, Republik Cheska satu kali menang, sementara sisanya berakhir imbang.

Sepeda Anti Jatuh dari Tiongkok, Tetap Seimbang Saat Berhenti

Seorang Vlogger asal Beijing, Tiongkok menunjukkan sebuah sepeda otonom yang mampu tetap seimbang tanpa jatuh saat dalam keadaan berhenti.

Hipertensi Komorbid Penyebab Kematian Terbanyak Pasien Covid-19

Selain menjadi komorbid penyebab kematian terbanyak pasien Covid-19, hipertensi dikenal juga sebagai silent killer.

Marak Bangunan Liar di Tepi Jalan Solo-Purwodadi, Ini Sebabnya!

Jumlah bangunan liar di tepi jalan Solo-Purwodadi, tepatnya di saluran irigasi Kedung Kancil di wilayah Doyong dan Soko, Kecamatan Miri, Sragen, terus bertambah.

Lokasi Pendidikan Anak-Anak Perusak Makam Mojo Solo Tak Berizin, Kemenag Jateng: Bubarkan!

Kemenag memastikan tempat pendidikan anak-anak pelaku perusak makam di Mojo, Pasar Kliwon, Solo, tidak berizin dan harus dibubarkan.

Nilai Transaksi Pasar Modal di Soloraya Turun, Kenapa?

Jumlah investor di Soloraya naik signifikan pada semester I tahun 2021, meski nilai transaksi turun karena kondisi pasar modal kurang bagus.

PO Ini Operasikan Bus Premium, Salah Satunya Berpusat di Palur

Bus-bus kelas premium jadi cara sejumlah PO untuk menggaet penumpang saat berpergian, salah satunya PO itu ada di Palur Karanganyar.

Pencurian Toko Ponsel di Madiun Terekam CCTV, Pelaku Kenakan Masker

Aksi pencurian terekam dalam CCTV atau kamera pengintai yang terpasang di dalam toko ponsel Majuhardware, Caruban, Kabupaten Madiun.

Nongkrong Berkerumun di Klaten, Siap-Siap Jadi Sasaran Swab Antigen

Pemkab Klaten akan melakukan tes swab antigen terhadap warga yang ketahuan nongkrong berkerumun dan melewati batas jam malam.