HASIL PILKADA SOLO : Obrolan 15 Menit Cairkan Kebekuan Politik Rudy dan Anung
Calon wali kota (Cawali) Solo dari PDI Perjuangan, F.X. Hadi Rudyatmo (dua dari kanan), berbincang dengan cawali dari Koalisi Solo Bersama (KSB), Anung Indro Susanto (dua dari kiri), saat berkunjung ke kediaman pribadi Anung di Jl. Markisah II, Karangasem, Laweyan, Solo, Kamis (10/12/2015). Kunjungan tersebut untuk menjalin silaturahmi setelah Pilkada 2015 berlangsung. (Ivanovich Aldino/JIBI/Solopos)

Hasil Pilkada Solo, cawali dari PDIP F.X. Hadi Rudyatmo menyambangi kediaman cawali dari KSB Anung Indro Susanto.

Solopos.com, SOLO--“Peleme sami wonten pundi [mangganya di mana]Pak Anung?” tanya Y.F. Sukasno, saat bertandang ke kediaman calon wali kota Solo nomor urut satu Anung Indro Susanto di Jl. Markisa II No. 67 Karangasem, Laweyan, Kamis (10/12/2015) siang.

“Sampun digopek [sudah dipanen] anak-anak sekitar sini. Pohon mangga ini bisa membantu paru-paru kota hlo Pak Rudy,” sahut Anung sembari melirik calon wali kota Solo nomor urut dua F.X. Hadi Rudyatmo yang duduk di sebelahnya.
Mendengar namanya tiba-tiba disebut, Rudy sontak kaget dan menimpali obrolan Anung. “Hla bagaimana mau penghijauan untuk paru-paru kota, di sini tidak diberi anggaran sama Pak Kasno,” kelakarnya. Tawa ketiganya menggema di ruang tamu keluarga kediaman Anung.

Obrolan basa-basi tersebut seketika mencairkan tensi pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2015 yang puncaknya digelar, Rabu (9/12/2015) lalu. Didampingi politikus PDIP Y.F. Sukasno dan Honda Hendarto, Rudy mengisi aktivitas perdananya selepas Pilkada dengan menyambangi tempat tinggal rivalnya.

Kedatangan Rudy diantar mobil Kijang Innova hitam berpelat nomor B 1465 UZL yang dikemudikan Honda Hendarto. Dia langsung disambut Anung serta sejumlah sukarelawan pendukungnya yang berbaju kotak-kotak.

Dari dalam rumah, Sri Subakti, istri Anung, menyambut tamunya dengan suguhan secangkir teh dan bakpia.

“Silaturahmi adalah budaya wong Solo. Sejak awal, kami sudah kumpul beberapa tahun kemarin. Sebelum jadi wali kota, saya juga sudah kenal Pak Anung lama,” ujar Rudy menjelaskan maksud kedatangannya.

Rudy yang siang itu datang mengenakan baju batik mengajak Anung ke depan bersama-sama ikut berkontribusi dalam pembangunan Kota Bengawan. “Ke depan, saya mengajak Pak Anung merawat kebhinnekaaan untuk membangun Kota Solo yang lebih baik. Kalau ada yang perlu dikritisi, silakan disampaikan. Keberhasilan Solo juga keberhasilan rakyat Solo,” kata Rudy.

Anung yang menjadi tuan rumah menyambut tawaran rivalnya dengan senyuman. “Tadi pagi jam sembilan saya menelpon Pak Rudy untuk mengucapkan selamat. Beliau lalu bilang mau ke sini siang ini,” tuturnya.

Disinggung soal rencananya ke depan, sosok yang terakhir menjabat Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (Bapermas P3A dan KB) itu mengaku akan rehat sejenak dari panggung politik.

“Saya mau istirahat beberapa saat. Lelahnya [kampanye] baru terasa sekarang. Kita lihat nanti perjalananya ke depan seperti apa,” katanya.

Anung dalam kesempatan tersebut juga mengakui keunggulan pasangan Rudy-Purnomo meskipun hasil rekapitulasi KPU resmi belum final. “Saya akui kemenangan Rudy-Purnomo,” singkatnya.

Pertemuan singkat selama 15 menit tersebut ditutup dengan ucapan pamitan. “Sampun cekap. Matur sembah nuwun sampun diaturi teh kalian bakpia. Donga dinonga nggih [Sudah cukup. Terimakasih sudah disuguhi teh dan bakpia. Saling berdoa ya] Pak Anung,” kata Rudy sembari menepuk-nepuk pundak Anung.


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya



Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho