Hasil Pilkada Semarang 2010 dan Kandasnya Gugatan Sengketa

Pada 18 April 2010, merupakan puncak pertarungan bagi lima calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

SOLOPOS.COM - Pilkada Semarang 2010 (istimewa)

Solopos.com, SOLO – Pada 18 April 2010, merupakan puncak pertarungan bagi lima calon wali kota dan wakil wali kota Semarang dalam pemilihan kepala daerah (pilkada).

Para kandidat saat itu berupaya memanen kepercayaan warga. Namun, pada tahun itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Semarang ternyata juga memanen gugatan setelah hasil pilkada tersebut keluar.

Dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2010, lima pasangan kandidat yang maju yaitu Mahfudz Ali-Anis Nugroho Widharto dengan nomor urut satu, Harini Krisniati-Ari Purbono dengan nomor urut dua (2), Bambang Raya Saputra-Kristanto nomor urut tiga (3), M Farchan-Dasih Ardiyantari nomor urut empat (4), dan Soemarmo HS-Hendi Hendrar Prihadi nomor urut lima(5).

Melansir dari data kpu-semarangkota.go.id, Sabtu (15/8/2020), Soemarmo H.S-Hendi Hendrar Prihadi kemudian unggul dengan perolehan 211.323 suara atau 34,28%. Di posisi kedua, terdapat Mahfudz Ali-Anis Nugroho Widharto yang hanya berbeda 3,23% dari perolehan pasangan nomor urut lima.

Pasangan nomor satu tersebut memperoleh 191.427 suara atau 31.05%. Bambang Raya Saputra-Kristanto memperoleh 16.79% atau 103.482 suara. Sedangkan, pasangan nomor urut dua dan empat hanya mampu memperoleh 9,47% atau 58.394 suara dan 8,41% atau 51.854 suara. Dalam pemilihan itu, pasangan Harini Krisniati-Ari Purbono sempat memperoleh 13 suara di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang.

Gugutan Sengketa

Terdapat 1.10.337 pemilih yang terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap di 16 kecamatan yang ada di Kota Semarang. Namun, persentase warga dalam pemilu tersebut, hanya 60,06%. Total suara yang terkumpul adalah 660.851 suara, dengan rincian 616.3480 suara sah dan 44.371 suara tidak sah.

Setelah Pilkada usai, KPU mendapatkan gugatan oleh pasangan Mahfudz Ali-Anis Nugroho Widharto dan pasangan Bambang Raya Saputra-Kristanto ke Mahkamah Konstitusi (MK). Namun, gugatan sengketa Pilkada tersebut kandas karena majelis berpendapat dalil-dalil yang diajukan tidak berdasar dan tidak beralasan hukum.

Dikutip dari hukumonline.com, Sabtu (15/8/2020), dalam permohonan yang diajukan, pemohon memaparkan ada kecurangan sistemik dalam Pilkada Kota Semarang 2010. Salah satu penggugat yaitu Kristanto yang menjadi calon wakil wali kota dengan Bambang Raya juga meradang.

Agamanya diubah oleh KPU Kota Semarang di kertas pengumuman resmi milik KPU. Sejatinya, Kristanto beragama Katolik tetapi ditulis Islam. Meskipun akhirnya, kesalahan tersebut diakui oleh KPU Kota Semarang tetapi MK menilai, masalah tersebut tidak ada kaitannya dengan hasil Pilkada di MK. Akhirnya, pasangan Soemarmo-Hendi Hendrar Prihadi resmi sebagai pemenang Pilkada Kota Semarang tahun 2015 menggantikan bupati sebelumnya, Sukawi Sutarip.

Berita Terbaru

Bawaslu Jateng : Ada 16 Pelanggaran Prokes di Kampanye Pilkada 2020

Solopos.com, SEMARANG – Badan Pengawas Pemilu Jawa Tengah atau Bawaslu Jateng menemukan sejumlah pelanggaran protokol kesehatan yang dilakukan pasangan...

Bawaslu Awasi Medsos Paslon di Pilkada Grobogan 2020

Solopos.com, PURWODADI -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Kabupaten Grobogan terus melakukan pengawasan tahapan kampanye Pilkada Grobogan 2020. Tidak...

Dikritik Program Belum Terealisasi, Cabup Petahana Sragen Langsung Kasih Jawaban

Solopos.com, SRAGEN — Calon bupati (cabup) petahana di Pilkada Sragen 2020, Kusdinar Untung Yuni Sukowati, menyampaikan terdapat 8.569 lapangan...

Bawaslu Sukoharjo Perpanjang Lagi Masa Pendaftaran Pengawas TPS, Masih Kurang Berapa?

Solopos.com, SUKOHARJO -- Badan Pengawas Pemilu atau Bawaslu Sukoharjo kembali memperpanjang pendaftaran rekrutmen calon pengawas tempat pemungutan suara atau...

Bawaslu Boyolali Perpanjang Pendaftaran Pengawas TPS 10 Kecamatan, Kekurangan Paling Banyak Ngemplak

Solopos.com, BOYOLALI -- Masa pendaftaran pengawas Tempat Pemungutan Suara atau TPS Pilkada Boyolali 2020 diperpanjang hingga Senin (19/10/2020). Perpanjangan...

KPU Wonogiri Coret 57.497 Data Tak Memenuhi Syarat

Solopos.com, WONOGIRI—Komisi Pemilihan Umum Wonogiri mencoret 57.497 data pemilih tak memenuhi syarat (TMS) melalui tahapan pencocokan, penelitian, pencermatan, dan...

Gibran-Teguh Panasi Mesin Tim Pemenangan Internal PAN Solo, Ini Targetnya

Solopos.com, SOLO -- DPD PAN Solo mengukuhkan tim pemenangan untuk pasangan cawali-cawawali, Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa atau Gibran-Teguh, pada...

Saat Sri Mulyani Bicara Pengembangan Wisata Klaten hingga Hobi Olahraga

Solopos.com, SOLO-- Klaten terkenal dengan surganya wisata air, mulai dari Umbul Ponggok yang sudah terkenal dengan hingga mancanegara hingga...

Romantis, Ini Cerita Sri Mulyani tentang LDR hingga Drakor

Solopos.com, SOLO- Sebagai ibu rumah tangga dan istri, Calon Bupati Klaten Sri Mulyani pastinya memiliki kegiatan yang padat. Beruntungnya,...

Jumlah Pemilih Terbanyak Pilkada Klaten Ada di Trucuk, Kebonarum Paling Sedikit

Solopos.com, KLATEN — Jumlah pemilih terbanyak di Pilkada Kalten 2020 berada di Kecamatan Trucuk. Sedangkan jumlah pemilih paling sedikit...