Hasil Penelitian: Minuman Panas Tingkatkan Risiko Kanker

Mengawali hari dengan menghirup secangkir teh panas memang terasa nikmat. Namun, suatu hasil penelitian memaparkan, menghirup minuman yang terlalu panas meningkatkan risiko kanker.

Hasil Penelitian: Minuman Panas Tingkatkan Risiko Kanker

SOLOPOS.COM - Ilustrasi teh panas (Fox News)

Solopos.com, SOLO – Minum teh panas di pagi hari merupakan kebiasaan sejumlah orang. Mengawali hari dengan menghirup secangkir teh memang terasa nikmat. Namun, perhatikan suhu teh yang diminum. Pastikan teh tersebut tidak terlalu panas karena berbahaya bagi kesehatan.

Hasil penelitian terbaru mengungkap adanya risiko pertumbuhan kanker kerongkongan akibat kebiasaan minum teh panas. Dikutip dari Medical Daily, Senin (25/3/2019), minum teh panas dengan suhu lebih dari 60 derajat celsius meningkatkan risiko kanker hingga 90 persen.

Penelitian tersebut dilakukan terhadap 50.000 orang di Golestan, Iran, dengan rentang usia 40-75 tahun. Penelitian ini dilakukan sejak 2004 hingga 2017. Hasilnya, diketahui 300 orang menderita kanker kerongkongan. Tim peneliti mengungkap kanker itu muncul dipengaruhi temperatur teh yang terlalu panas.

“Kebanyakan orang gemar menikmati teh, kopi, atau minuman lainnya dalam kondisi panas. Berdasarkan hasil temuan kami, minum teh yang terlalu panas meningkatkan risiko kanker tenggorokan. Jadi, lebih baik menunggu suhunya turun terlebih dahulu sebelum diminum,” ungkap salah seorang peneliti, Farhad Islami.

Penelitian yang dipublikasikan di International Journal of Cancer mendukung penelitian sebelumnya tentang hubungan teh panas dan kanker tenggorokan. Tetapi, penelitian ini lebih fokus meneliti temperatur suhu yang membahayakan.

Sementara itu, kanker kerongkongan bisa saja muncul karena cedera berulang akibat rokok, konsumsi alkohol, serta refluks asam. Hasil penelitian ini menunjukkan minuman panas bisa jadi penyebab munculnya kanker.

Berita Terkait

Berita Terkini

Update Covid-19 Indonesia: Hari Ini Tambah 35.764, Pasien Sembuh 39.726

Dengan tambahan 35.764 kasus, jumlah total kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 3.568.331 kasus.

Warga Terpapar Covid-19 di Wonogiri Ditempatkan di Isolasi Terpusat

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri sudah membuat satu tempat isolasi terpusat, yakni di Gedung PGRI Kecamatan Wonogiri.

Eks Menkes Sarankan Presiden Jokowi Divaksinasi Nusantara

Vaksin Nusantara dinilai sudah membuktikan keampuhannya sampai tahap uji klinis fase 2 dan akan segera masuk fase 3.

Belum Beroperasi, RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Tunggu Alat-alat Kesehatan

Proses penataan Gedung Madinah Asrama Haji Donohudan (AHD) menjadi RS darurat Covid-19 (RSDC) masih berlangsung.

Akhir Agustus, Vaksinasi Covid-19 di Boyolali Ditarget 70%

Percepatan vaksinasi tersebut ditujukan untuk mengimbangi Kota Solo yang realisasi vaksinasinya sudah mencapai 60%-70%.

Gubernur Ganjar Jamin Stok Vaksin Jateng Ditambah Setiap Pekan

Penambahan stok vaksin setiap pekannya dilakukan menyusul tingginya antusiasme warga Jateng dalam mendapatkan suntikan vaksin Covid-19.

FOTO : Hujan Deras, Sejumlah Kendaraan Mogok di Depok

Genangan air akibatkan kendaraan mogok di Jl. Margonda Raya, Depok, Jabar

Dulu Ganjar Disindir Puan, Kini Ditegur Megawati

Dari layar zoom, tampak Ganjar Pranowo merespons dengan senyuman terkait antisipasi banjir rob di Semarang.

Pengukuran Lahan Rel Layang Joglo Disampaikan, Warga Diberi Waktu Sanggah Sepekan

Warga diberi kesempatan menyanggah hingga sepekan ke depan baru kemudian nilai aprraisal santunan turun.

Bocoran Spesifikasi Xiaomi Mi Mix 4, Ponsel Pertama Dengan Chipset Snapdragon 888 Plus

Berikut bocoran spesifikasi Xiaomi Mi Mix 4 yang akan rilis pada bulan Agustus ini dan menjadi ponsel pertama dengan chipset Snapdragon 888 plus.

LSP UNS Gandeng LSP PEP dan BNSP Gelar Sertifikasi Kompetensi Kerja

Rektor UNS Prof. Jamal Wiwoho mengatakan bahwa adanya LSP di UNS merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab UNS.

Persis Gotong Royong Absen Liga 3 Jateng 3 Musim Beruntun

Kali terakhir Persis GR terjun berkompetisi pada musim 2017 atau saat mereka menembus final Liga 3 zona Jateng.