Hasil Penelitian: Kacang Kedelai Kurangi Risiko Penyakit Jantung

Hasil penelitian terbaru mengungkapkan kedelai ampuh mengurangi risiko penyakit jantung. Dokter David J.A. Jenkins selaku peneliti mengatakan, kacang kedelai memiliki protein sebagai penurun kolesterol.

Hasil Penelitian: Kacang Kedelai Kurangi Risiko Penyakit Jantung

SOLOPOS.COM - Ilustrasi kedelai (Freepik)

Solopos.com, SOLO – Hasil penelitian terbaru mengungkapkan kedelai ampuh mengurangi risiko penyakit jantung. Dokter David J.A. Jenkins selaku peneliti mengatakan, kacang kedelai mengandung protein yang berfungsi menurunkan kolesterol.

Sebagai informasi, penyakit jantung disebabkan banyak hal, salah satunya kadar kolesterol tinggi. Menurut hasil penelitian terbaru itu, kacang kedelai rendah kalori dan lemak. Sehingga peneliti merekomendasikan kacang kedelai sebagai obat alami penurun kolesterol.

Dikutip dari situs resmi Kementerian Kesehatan (Kemkes) Republik Indonesia, Jumat (23/8/2019), penyakit kardiovaskular merupakan penyebab kematian nomor satu di Indonesia. Penyakit itu disebabkan gangguan fungsi jantung serta penyumbatan pembuluh darah, contohnya; jantung koroner dan gagal jantung. Tingkat kematiannya mencapai lebih dari 40 juta orang per tahun.

Hasil penelitian yang dilakukan dokter David J.A. Jenkins menerangkan, kedelai dapat mengurangi penyakit kardiovaskular. Protein yang terkandung di dalamnya dapat digunakan sebagai sumber kalori pengganti makanan berkarbohidrat. Selain itu, protein kedelai juga dijadikan pengganti protein hewani dan nabati lainnya.

Hasil penelitian lain yang dilakukan Omer Kucuk dari Universitas Emory, Amerika Serikat, mengungkapkan kacang kedelai rendah gula dan lemak. Maka dari itu, olahan kacang kedelai dapat digunakan sebagai pelengkap nutrisi tubuh selain olahraga, mengonsumsi sayuran, serta makanan atau minuman suplemen lainnya.

Menurut Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat, dalam sehari tubuh membutuhkan setidaknya 25 gram protein. Untuk mencukupi nutrisi tersebut, manusia dianjurkan mengonsumsi makanan dan minuman olahan kacang kedelai sebanyak empat porsi per harinya. (Egitya Eryaningwidhi/Solopos.com)

Berita Terkait

Berita Terkini

Solo PPKM Level 4, Bhayangkara FC Belum Putuskan Latihan

Para pemain belum akan dikumpulkan dalam waktu dekat menyusul aturan PPKM di Kota Solo.

Kisah Petani Cawas, Rela Tak Ke Sawah Demi Vaksinasi di Polres Klaten

Seorang petani asal Pakisan, Kecamatan Cawas, rela meninggalkan sawahnya demi mengikuti vaksinasi Covid-19 yang digelar di Mapolres Klaten.

FKSPN Karanganyar Kembali Mediasi Pekerja dengan Perusahaan

Dari dua permasalahan yang diadukan sejak 2020 tersebut, muncul kesepakatan bersama terkait nominal pesangon yang diterima pengadu.

Mengecat Pesawat Terbang Tak Semudah Mengecat Gapura Buat Tujuhbelasan

Pengecatan adalah bagian dari proses perawatan karena selama beroperasi, pesawat akan terpapar suhu ekstrem, sangat dingin atau sangat panas.

Jadi Tersangka Aksi Bikini, Dinar Candy Dikenai Wajib Lapor

Dinar Candy terancam hukuman 10 tahun penjara.

Viral Polisi Bantu Pedagang Tua Jualan Koran di Gemblegan Solo, Netizen Terenyuh

Aksi polisi yang membantu pedagang berjualan koran di Solo terekam video viral di media sosial dan menuai pujian netizen.

Warga Terpapar Covid-19 di Wonogiri Ditempatkan di Isolasi Terpusat

Satuan Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wonogiri sudah membuat satu tempat isolasi terpusat, yakni di Gedung PGRI Kecamatan Wonogiri.

Baliho AHY Disoal, Demokrat Sebut Dulu untuk Melawan Moeldoko

Baliho dipasang sejak lama bukan untuk kepentingan Pilpres melainkan digunakan melawan KSP Moeldoko yang sempat melakukan kudeta.

Update Covid-19 Indonesia: Hari Ini Tambah 35.764, Pasien Sembuh 39.726

Dengan tambahan 35.764 kasus, jumlah total kasus Covid-19 yang ditemukan di Indonesia sejak Maret 2020 hingga hari ini menjadi 3.568.331 kasus.

Eks Menkes Sarankan Presiden Jokowi Divaksinasi Nusantara

Vaksin Nusantara dinilai sudah membuktikan keampuhannya sampai tahap uji klinis fase 2 dan akan segera masuk fase 3.

Belum Beroperasi, RS Darurat Covid-19 Asrama Haji Donohudan Tunggu Alat-alat Kesehatan

Proses penataan Gedung Madinah Asrama Haji Donohudan (AHD) menjadi RS darurat Covid-19 (RSDC) masih berlangsung.

Akhir Agustus, Vaksinasi Covid-19 di Boyolali Ditarget 70%

Percepatan vaksinasi tersebut ditujukan untuk mengimbangi Kota Solo yang realisasi vaksinasinya sudah mencapai 60%-70%.