Harus Tertib! Minggu Ini Denda Masker di Karanganyar Mulai Berlaku

Bupati Karanganyar, Juliyatmono, berharap penerapan sanksi Rp20.000 bagi warga tak tertib mengenakan masker bisa membantu menekan angka persebaran Covid-19.

SOLOPOS.COM - Petugas Satpol PP menertibkan warga yang tidak memakai masker saat keluar rumah di Colomadu beberapa waktu lalu. (Istimewa/ Satpol PP Karanganyar)

Solopos.com, KARANGANYAR — Aturan sanksi denda tertib mengenakan masker mulai diberlakukan di Karanganyar per Kamis (1/10/2020). Meski begitu, penegakan sanksi denda akan mulai aktif diterapkan pada Minggu (4/10/2020).

5 Pasien Covid-19 Klaten Sembuh, Tapi Masih Ada Tambahan Kasus Baru

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Satpol PP Karanganyar, Yophy Eko Jatiwibowo, kepada Solopos.com Kamis (1/10/2020). Dia mengatakan aturan sanksi sudah mulai efektif berjalan per Kamis.

Namun, tindakan awal yang dilakukan bukan langsung menegakkan peraturan, melainkan sosialisasi melalui media sosial terlebih dulu dan edaran ke perangkat desa serta RT dan RW.

“Memang hari ini kami sudah mulai berlaku aturan sanksi dendanya. Tapi kami belum menindak atau mendenda warga yang melanggar. Kami masih baru sosialisasi dan koordinasi dengan bidang terkait untuk pelaksanaan operasi razia masker,” jelas dia.

Lagi, Hajatan di Sragen Dibubarkan karena Tak Berizin

Denda Masker Karanganyar

Yophy menjelaskan mulai Minggu, pihaknya akan bekerjasama dengan polisi dan OPD terkait lainnya untuk razia masker. Nantinya akan ada sekitar 50 personel gabungan yang dikerahkan untuk menerapkan tindakan. Lokasi yang disasar antara lain tempat keramaian publik dan jalan raya.

“Nanti kemungkinan itu dibagi menjadi dua tim. Lokasinya pastinya yang ramai dan di jalan. Tapi titik-titik mana saja masih kami koordinasikan dengan yang lainnya secara internal,” jelas dia.

Terkait masker scuba, Yophy menerangkan tidak akan menindak warga yang memakai masker scuba. Pasalnya, belum ada keterangan resmi larangan melainkan hanya anjuran saja. Namun, bagi warga yang mengenakan masker tidak tepat tetap akan ditindak.

Sosok Gundul Pringis Hingga Si Cantik yang Menghantui Danau UNS Solo

“Contohnya masker hanya dikalungkan atau dipasang di dagu sambil merokok di jalan kan tidak boleh. Jadi tetap ditindak. Tapi kalau scuba tidak kami sanksi. Intinya yang penting pakai masker dulu dan tertib,” beber dia.

Sebelumnya, Bupati Karanganyar, Juliyatmono, berharap penerapan sanksi Rp20.000 bagi warga tak tertib mengenakan masker bisa membantu menekan angka persebaran Covid-19. Meski demikian, Bupati menyarankan agar aparat pemerintah tidak berlaku keras saat mengingatkan dan menertibkan masyarakat.

Berita Terbaru

Biar Aman, Jangan Lupa Cuci Tangan Saat Mengunjungi Taman di Sragen

Solopos.com, SRAGEN -- Dinas Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Sragen pada Juni lalu mulai membuka tiga taman...

Wisata di Alam Terbuka Lebih Aman Saat Pandemi? Ini Penjelasan Dokter

Solopos.com, SOLO -- Wisata di alam terbuka dinilai lebih aman daripada di ruang tertutup dalam hal mencegah penularan Covid-19....

11 Positif Covid-19 di Klaster Perkantoran Karanganyar, Lakukan Ini Agar Aman

Solopos.com, KARANGANYAR -- Penularan Covid-19 atau klaster di Karanganyar terjadi di perkantoran. Sebanyak 11 orang di salah satu kantor di...

Objek Wisata Bukit Sidoguro Klaten Buka Lagi Mulai Minggu, Mau Piknik Jangan Lupa 3M!

Solopos.com, KLATEN -- Objek wisata Bukit Sidoguro, Desa Krakitan, Kecamatan Bayat, Klaten, bakal buka kembali mulai Minggu (1/11/2020). Rencananya,...

Di Klaten, Pengawasan Hajatan Saat Pandemi Dilakukan Berjenjang

Solopos.com, KLATEN – Pelaksanaan kegiatan hajatan di tengah pandemi Covid-19 diwanti-wanti menerapkan perilaku baru. Satpol PP Klaten memastikan pengawasan...

Protokol 3M Diterapkan Ketat di Acara Silaturahmi Kapolres Sragen

Solopos.com, SRAGEN — Sejumlah awak media yang memasuki RM Ragil Resto untuk menghadiri silaturahmi dengan Kapolres Sragen, AKBP Yuswanto...

Pembelajaran Tatap Muka Masih Terlarang di Karanganyar

Solopos.com, KERANGANYAR — Pembelajaran tatap muka masih menjadi kegiatan terlarang di di Karanganyar, Jawa Tengah. Keputusan itu diambil Kantor...

Suhu di Atas 37 Derajat Celsius, Wisatawan Grojogan Sewu Langsung Di-Rapid Test

Solopos.com, KARANGANYAR -- Sebanyak 11 wisatawan dan penjaga loket di kawasan wisata Grojogan Sewu, Tawangmangu, Karanganyar jalani rapid test...

Tegakkan Protokol Kesehatan, Paguyuban Alun-Alun Wonogiri Bentuk Satgas

Solopos.com,WONOGIRI -- Paguyuban pedagang kaki lima (PKL) Alun-Alun Giri Krida Bakti Wonogiri membuat satuan tugas mandiri untuk mengawasi penerapan...

Sragen Hadirkan Layanan PKSAI untuk Lindungi Anak Saat Pandemi

Solopos.com, SRAGEN — Pelaksana Tugas (plt) Bupati Sragen Dedy Endriyatno di halaman Dinas Sosial (Dinsos) Sragen, Selasa (27/10/2020), meluncurkan...