Hari Pertama Lebaran, Tak Ada Pemudik Turun di Terminal Klaten
Terminal Ir Soekarno Klaten. (Dephub.go.id)

Solopos.com, KLATEN -- Pada hari pertama Lebaran, tidak ada satupun pemudik tiba di Terminal Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten. Terminal itu terpantau dalam keadaan sepi penumpang.

Data yang dihimpun Solopos.com, jumlah pemudik atau penumpang bus malam yang turun di Terminal Tipe A Ir. Soekarno Klaten sempat mencapai 11 orang di H-1 Lebaran. Petugas jaga di terminal langsung mendata sekaligus memeriksa kesehatan para pemudik.

Jumlah pemudik yang turun di terminal langsung berkurang drastis pada hari pertama Lebaran 2020. Pada Minggu, tak ada satu pun pemudik yang turun dari bus malam di Terminal Klaten.

Bertambah dari Arab Saudi & Kuwait, WNI Positif Covid-19 di Luar Negeri Jadi 872

"Berdasarkan data yang kami miliki, Minggu (24/5/2020) pukul 00.00 WIB-11.00 WIB, tak ada penumpang yang turun di terminal. Ini cukup berbeda dengan sehari sebelumnya, yakni ada 11 penumpang yang turun [pemudik]," kata Kepala Terminal Tipe A Ir, Soekarno Klaten, Marjono, kepada Solopos.com, Senin (25/5/2020).

Terpisah, Bupati Klaten, Sri Mulyani, selalu mengingatkan seluruh warga Kabupaten Bersinar agar tidak mudik terlebih dahulu saat Lebaran 2020. Hal itu menjadi salah satu upaya memutus rantai persebaran virus corona.

Bagi setiap pemudik Klaten yang pulang kampung diwajibkan menaati protokol pencegahan Covid-19. "Jumlah pemudik di Klaten masih sedikit [sekitar 24.000 orang]. Sementara jumlah penduduk di Klaten mencapai 1,4 juta orang," katanya.

Inilah Daftar 23 Kasus Positif Covid-19 di Boyolali dan Klasternya

Penurunan Jumlah Penumpang

Sebelumnya, penurunan pemudik ini juga terjadi pada awal Mei lalu. Jumlah pemudik tiba di Terminal Tipe A Ir Soekarno Klaten merosot drastis sejak ada pemberlakuan pelarangan Mudik per 24 April lalu. Selama sepekan terakhir, hanya ada 11 penumpang turun di terminal tersebut.

Informasi yang dihimpun Solopos.com, jumlah total pemudik yang tiba di Terminal Tipe A Ir Soekarno Klaten sejak 16 Maret hingga 1 Mei sebanyak 1.651 orang. Jumlah pemudik turun di terminal sempat mengalami peningkatan signifikan pada hari pertama pemberlakuan larangan mudik, Jumat (24/4/2020) lalu yang mencapai 110 orang.

Setelah hari pertama tersebut, pemudik tiba merosot tajam yakni tiga orang pada Sabtu (25/4/2020). Lalu, empat orang pada Minggu (26/4/2020) dan satu orang pada Senin (27/4/2020). Lalu, tidak ada pemudik tiba pada Selasa-Rabu (28-29/4/2020).

Sementara, pada Kamis (30/4) ada dua orang penumpang turun dan satu orang pemudik tiba pada Jumat (1/5/2020).


Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya





Kolom

Langganan Konten

Pasang Baliho