HARI PERS NASIONAL : Hari Pers Nasional, Benarkah 9 Februari?

 Ilustrasi peringatan Hari Pers Nasional (Twitter.com/@SMS_Serpong)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi peringatan Hari Pers Nasional (Twitter.com/@SMS_Serpong)

Hari Pers Nasional diperingati pada 9 Februari, namun masih ada perdebatan mengenai hal itu.

Solopos.com, JAKARTA —  Ada perdebatan di kalangan awak pers mengenai peringatan Hari Pers Nasional (HPN), yang ditetapkan pada 9 Februari.

Perdebatan di kalangan pers mengenai perayaan Hari Pers Nasional ini, lantaran penetapan HPN pada 9 Februari bertepatan dengan kelahiran sebuah organisasi profesi wartawan, yakni Persatuan Wartawan Indonesia (PWI). Organisasi tersebut lahir pada 9 Februari 1946.

Sehubungan dengan perdebatan soal HPN ini, mantan Kepala Penelitian Pengembangan (Litbang) Kompas, Daniel Dhakidae memandang keputusan pemerintah pada 1985 keliru. Ketika itu, pemerintah menetapkan peringatan HPN pada 9 Februari berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5 Tahun 1985, yang ditandatangani Presiden kedua RI Soeharto.

Menurut Daniel, penetapan hari pers tidak merujuk kepada hari lahir sebuah organisasi wartawan. Seharusnya, penetapan hari pers nasional merujuk terhadap lahirnya pers nasional itu sendiri, yang ketika itu masih dalam bentuk surat kabar.

“Jadi pertimbangannya bukan melihat sebuah lahirnya organisasi yang dijadikan hari pers, kelahiran pers ya kelahiran pers, yaitu surat kabar bukan organisasi,” kata Daniel, sebagaimana dilansir Okezone, Selasa (9/2/2016).

Daniel mengatakan, jika ditelisik dari sejarah, maka kelahiran Medan Prijaji pada medio, Januari 1907, adalah titik kelahiran pers nasional. Hal tersebut karena Medan Prijaji adalah surat kabar pertama milik pribumi, yang terbit secara mingguan.

“Memang harus dicari hari lahirnya pers, yang menurut saya hari lahirnya Medan Prijaji lah harus diangkat sebagai hari lahirnya pers Indonesia atau pers nasional,” terang Daniel.

Senada dengan Daniel, Ketua Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Suwarjono berpendapat, sikap serius pemerintah soal peringatan HPN semestinya bisa diwujudkan dengan benar-benar menelusuri sejarah perkembangan pers, sehingga bisa menentukan waktu untuk tonggak kelahiran pers nasional.

“AJI menolak penetapan 9 Februari sebagai HPN, karena tanggal tersebut hari lahir PWI. Ini perayaan HUT PWI, bukan HPN,” kata Suwarjono.

Penolakan yang dilakukan AJI ini bukan tanpa alasan, pasalnya penentuan HPN ini sendiri tidak berdasarkan kajian sejarah dan keinginan seluruh komunitas pers ketika itu. Selain itu, Suwarjono menyebut, pihaknya tak sepakat dengan penggunaan dana APBN dan APBD untuk membiayai kegiatan HPN yang dilakukan setiap tahun.

“Ke depan, kami mendorong pemerintah untuk meninjau ulang HPN dengan melakukan kajian dengan masyarakat pers dan pada sejarawan untuk menentukan HPN. Agar peringatan yang dimaksud tidak hanya untuk merayakan satu organisasi pers saja,” ungkap Suwarjono.

Di sisi lain, salah satu anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), yang juga Ketua Pelaksana HPN 2016, Teguh Santoso menyebut wajar jika masih ada perdebatan mengenai penetapan HPN yang jatuh pada 9 Februari. Menurutnya, akan lebih baik jika semua pihak tak terjebak dalam perbincangan yang tak produktif.

“Saya mengajak kita semua tidak terjebak dalam perbincangan yang tidak produktif dan tautalogis. Pekerjaan kita sebagai jurnalis adalah mengawal perjalanan bangsa ini ke depan. Kontribusi kita untuk bangsa dan negara ditunggu masyarakat. Ini jauh lebih penting,” ujar Teguh.

Berita Terkait

Espos Premium

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Akhirnya Indonesia Pilih Kapal Perang Baru Desain Inggris

Indonesia membeli lisensi desain kapal perang jenis frigat yang akan dibuat oleh PT PAL di Surabaya. Desain yang dipilih adalah Arrowhead 140 dari Babcock, Inggris, yang berbobot lebih dari 5.000 ton dan akan menjadi kapal frigat terbesar Indonesia.

Berita Terkini

KKN UNS Tim 361 Edukasi Warga Ngargisari Sragen Hidup Sehat di Masa Pandemi

Tim 361 KKN UNS kemudian berinisiatif mengadakan sosialisasi pola hidup sehat di Desa Ngargosari, Sumberlawang, Kabupaten Sragen.

Upaya Penyisiran Lokasi Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV di Perairan Cilacap

Tenggelamnya Kapal Pengayoman IV menyebabkan dua orang meninggal

Jangan Sampai Jadi Korban, Ini Tips Terhindar dari Penipuan Arisan Online

Saat ini banyak orang yang menggunakan tameng arisan online sebagai modus penipuan yang menimbulkan banyak korban.

Mau Tahu Harta Kekayaan Para Artis yang Jadi Anggota DPR? Ini Daftarnya

Masyarakat sebenarnya bisa ikut memantau harta kekayaan para artis yang jadi anggota DPR ini.

Kelola Sampah Organik dengan Maggot, Omah Limbah Gempol Klaten Wakili Jateng ke Tingkat Nasional

Omah Limbah Gempol mengelola sampah organik agar berdaya guna sebagai pakan utama maggot alias belatung dari lalat BSF.

Hati-Hati Lur! Jembatan Trobayan Sragen Retak-Retak, Rawan Ambles

Jembatan Trobayan di Kalijambe Sragen kembali rusak hingga mengancam keselamatan pengguna jalan, khususnya pengemudi kendaraan roda empat atau lebih.

Belajar Bahasa Inggris sambil Rebahan? Yuk, Simak Cara Berikut Ini

Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris sebagai bahasa global bukan lagi menjadi sebuah pilihan, melainkan sebuah kebutuhan.

Kisah Kades Gempol Klaten yang Diprimpeni Arwah Leluhur saat Jalani Isoman

Kepala Desa (Kades) Gempol, Kecamatan Karanganom, Edy Suryanta, merupakan salah seorang penyintas Covid-19 di desanya, Jumat (17/9/2021).

Ella Skin Care Menginspirasi melalui 1.000 Serum

Ella Skin Care dengan produknya Matcha Sebo Control Serum mengatasi masalah jerawat yanpa efek samping.

Silaturahmi ke Kediaman Habib Luthfi Pekalongan, Airlangga: Beliau Orang Tua Kita

Ketua Umum Partai Golongan Karya (Golkar) Airlangga Hartarto sowan ke kediaman Maulana Al-Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Yahya atau Habib Luthfi.

Viral Pelajar SMA Jadi MUA, Hasil Riasannya Bikin Kaget Warganet

Seorang pelajar SMA yang diketahui bernama Desi menjadi sorotan karena keterampilannya jadi MUA. 

Potensi Pendapatan Rp42 Triliun, Ini 5 Fakta Merger Indosat dan Tri

Induk PT Indosat Tbk., Ooredoo Q.P.S.C., dan induk PT Hutchison 3 Indonesia, CK Hutchison Holdings Limited resmi bergabung atau merger.

Tak Hanya White Tiger, Monstera Variegata Marble Juga Jadi Primadona, Harganya Rp3 Juta per Daun

Petani dan pedagang tanaman hias di lereng Gunung Lawu ini menyebut bukan hanya Monstera White Tiger yang sedang hits. Dia menyebut Monstera Variegata Marble juga menjadi primadona.

Tak Cuma Dapat Bantuan Uang Buat Ngontrak, Sekeluarga Tidur di Wedangan Kartasura Juga Dapat Motor

Sekeluarga yang tidur dikolong meja di wedangan di Kartasura, Sukoharjo, mendapat bantuan senilai Rp32.650.000. Bantuan itu kemudian diwujudkan dalam bentuk motor, uang kontrakan, dan sebagainya.

118,36 Juta Dosis Telah Disuntikkan, Pemerintah Terus Upayakan Akselerasi Vaksinasi

Akselerasi vaksinasi baik dalam hal distribusi maupun pelaksanaannya terus dilakukan Pemerintah.

Para Penyanyi Tanah Air Ini Pernah Alami Insiden Memalukan di Panggung

Berbagai insiden memalukan yang dialami para penyanyi ini saat tampil di panggung adalah terjungkal hingga kostum melorot.