Hari Pangan Sedunia 2021, Momentum Evaluasi Ketahanan Pangan Indonesia

Selama ini aktivitas manusia dalam mencapai ketahanan pangan sering menurunkan atau menghancurkan habitat alami dan berkontribusi pada kepunahan spesies.

 Ilustrasi ketahanan pangan. (Freepik)

SOLOPOS.COM - Ilustrasi ketahanan pangan. (Freepik)

Solopos.com, SOLO-Setiap 16 Oktober  diperingati sebagai Hari Pangan Sedunia 2021, yang merupakan momentum tepat untuk mengevaluasi ketahanan pangan kita.  Perayaan ini bertujuan untuk mempromosikan kesadaran dan tindakan global bagi mereka yang menderita kelaparan, dan untuk menyoroti perlunya memastikan pola makan yang sehat untuk semua.

Saat ini di masa pandemi Covid-19, ketahanan pangan dunia merosot terlihat dari angka kelaparan terus meningkat. Hal ini tentunya membebani sistem pangan di beberapa negara. Pada 16 Oktober 2021 merupakan kali kedua masyarakat dunia memperingati Hari Pangan Sedunia ketika beberapa negara sedang mengalami dampak dari pandemi Covid-19.

Espos Premium merupakan layanan khusus dari Solopos.com yang lebih relevan dan memiliki diferensiasi dibandingkan free content. Untuk membaca artikel ini selengkapnya silahkan login atau daftar di SoloposID.

Espos Premium

Terpopuler Hari Ini

Resmi Bergabung ke Persis Solo, Ini Komentar Jacksen F Tiago

Persis Solo secara resmi menunjuk Jacksen Ferreira Tiago sebagai Manajer Tim Laskar Sambernyawa.

Sah! Jacksen F Tiago Gabung Persis Solo

Mantan Pelatih Persipura Jacksen Fereirra Tiago resmi bergabung ke Persis Solo.

Hindari Bakul Jamu, Honda Brio Nyemplung ke Sawah di Sidoharjo Sragen

Mobil Honda Brio miliki warga Desa Jambanan, SIdoharjo, Sragen, terjun ke sawah setelah mencoba menghindari bakul jamu yang membawa beronjong.

Tabrak Sepeda Motor, Bus Restu Terguling di Jalan Madiun

Bus Restu berpelat nomor N 7643 UG terguling di Jalan Raya Madiun-Surabaya, tepatnya di Desa Sidorejo, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun, Sabtu (27/11/2021).

2 Tahun Dipugar, Begini Wajah Baru Pemandian Air Panas Bayanan Sragen

Pemkab Sragen membuka objek wisata Pemandian Air Panas Bayanan untuk uji coba sejak Sabtu hingga Selasa besok. Selama uji coba pengunjung bisa masuk gratis.

Viral! Ada Bocah Punya Bulu Lebat di Lengan, Begini Penampakannya

Seorang bocah memiliki keunikan pada lengannya yang tumbuh bulu lebat menjadi perhatian warga sekitar rumahnya dan netizen.

Murah Meriah! Jenang Gempol Bu Kiryanti Klaten Cuma Rp5.000

Jenang gempol menjadi makanan tradisional yang biasanya dijadikan sebagai santapan saat sarapan.

Jacksen Jadi Manajer di Persis Solo, Eko Purdjianto Tetap Jadi Pelatih

Persis Solo resmi menunjuk Jacksen Ferreira Tiago sebagai manajer. Posisi pelatih kepala masih diduduki oleh Eko Purdjianto.

Selamatkan Bebek Tercebur Sungai, Gembala Asal Delanggu Terseret Arus

Tukang gembala bebek asal Delanggu, Danu Fantani, 24, terseret arus sungai irigasi di Desa Boto, Wonosari, Jumat (26/11/2021) saat hendak menyelamatkan bebeknya.

Resmikan Persis Store & Cafe, Ini Kata Wawali Solo

Persis Store and Cafe milik klub sepak bola kebanggaan wong Solo, Persis Solo, resmi beroperasi pada Sabtu (27/11/2021) sore.

Kotak Infak Masjid di Karangpandan Dibobol, Pelaku Terekam Kamera CCTV

Masjid Al Madinah Al Munawwaroh di Desa Karang, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar kembali jadi korban pembobolan kotak infak. Pelakunya ada dua orang yang terekam kamera CCTV.

Polisi Ringkus Residivis Spesialis Penipuan Sepeda Motor

Modus yang digunakan pelaku adalah dengan menyaru sebagai calon pembeli. Ia mencoba sepeda motor sasaran sebelum akhirnya dibawa kabur.

Gandeng UMKM, Persis Solo Luncurkan Official Merchandise Store Pertama

Persis Store berlokasi di kompleks Stadion Manahan di Jl. Menteri Supeno No.10, Banjarsari, Kota Solo. Selain merchandise Persis Solo, ada juga produk UMKM yang dijajakan.

Viral! Pria Ini Curi Kutang di Jemuran, Dicium Dulu Baru Diambil

Seorang pria diketahui maling kutang milik warga yang dijemur di depan rumah dan direkam salah seorang warga.

Uniknya Air Panas Bayanan Sragen, Dipercaya Bisa Obati Penyakit Kulit

Mata air Bayanan mitosnya ditutup dengan gong agar orang yang mandi di sana tidak berhalusinasi.

Guru dan Murid di Sragen Terjaring Razia Prokes Tim Gabungan

Tim gabungan kembali menggelar razia prokes di sejumlah wilayah. Seorang guru dan beberapa pelajar dikenai sanksi sosial karena terjaring tak mengenakan masker.