HARI NATAL 2016 : Demi Liburan, KAI Semarang Siagakan 300 Personel
Ilustrasi transportasi kereta api (KA). (JIBI/Solopos/Dok.)

Hari Natal 2016 memicu masa liburan yang membikin PT KAI kerepotan.

Solopos.com, SEMARANG — PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) IV Semarang menyiagakan 300 personel untuk membantu pengamanan angkutan Hari Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 di wilayah tersebut.

"Ada 300 personel pengamanan yang kami siagakan untuk masa angkutan Natal dan Tahun Baru. Nanti, mereka ini dibagi di stasiun-stasiun," kata Kepala PT KAI Daops IV Semarang Wiwik Widayanti di Semarang, Jumat (23/12/2016).

Jumlah personel pengamanan sebanyak itu, kata dia, merupakan gabungan dari internal PT KAI, yakni polisi khusus kereta api (polsuska), dibantu personel dari Polri dan TNI, sebagaimana tahun-tahun sebelumnya.

Ia menjelskan KAI sudah menyiapkan seluruhnya, mulai sarana, prasarana, operasional, hingga pelayanan untuk angkutan Natal dan Tahun Baru sehingga penumpang bisa melaksanakan mudik atau liburan dengan lancar.

"Untuk internal, pegawai kami (KAI, red.), ya, seperti biasa. Dilarang cuti. Ya, selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru yang dimulai pada 23 Desember 2016-8 Januari 2017," kata Wiwik yang baru sehari dilantik sebagai Kepala PT KAI Daops IV Semarang itu.

Wiwik sebelumnya Kepala PT KAI Daops VIII Surabaya menggantikan Andika Tri Putranto sebagai Kepala PT KAI Daops IV Semarang yang kini ganti dipercaya memimpin Daops VIII Surabaya.

Meski sudah disiapkan pengamanan, ia mengimbau para penumpang untuk tetap menjaga keamanan barang-barang secara pribadi, terutama selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru yang pasti dipadati penumpang.

Untuk sisi lainnya, kata dia, selama ini memang cukup banyak kerawanan yang harus diwaspadai, seperti teror, narkoba, dan sebagainya sehingga akan dilakukan pengamanan untuk mengantisipasi kerawanan tersebut.

Bahkan, selama masa angkutan Natal dan Tahun Baru ini diterjunkan pula anjing pelacak dan personel Gegana di posko-posko keamanan di stasiun untuk mengantisipasi adanya barang-barang terlarang atau membahayakan.

"Kalau untuk lonjakan penumpang, saat ini memang sudah terlihat full. Tadi dari pelayanan juga sudah melaporkan," katanya. Selain posko keamanan, Wiwik mengatakan di stasiun-stasiun di wilayah Daops IV juga dibuka posko kesehatan lengkap dengan dokter dan alat medis yang siap siaga membantu penumpang yang mengalami gangguan kesehatan.

KLIK dan LIKE di sini untuk lebih banyak berita Semarang Raya



Tulis Komentar Anda

Berita Terkini Lainnya




Kolom